Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aplikasi Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Anemia dengan Intervensi Konsumsi Jus Buah Bit untuk Peningkatan Hemoglobin : Application of Nursing Care for Pregnant Women with Anemia through the Intervention of Beet Juice Consumption to Increase Hemoglobin Levels Cintia, Ummi; Surmiasih; Riska Hediya Putri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.197

Abstract

Pendahuluan: Berbagai risiko gangguan kesehatan mengancam ibu hamil dan bayi dalam kandungan, anemia juga mengancam kondisi ibu dan janinnya. Jus bit (Beta vulgaris L.) yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C, merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan informasi umum tentang perawatan kesehatan ibu hamil anemia dengan aplikasi intervensi keperawatan mengkonsumsi  jus buah bit.Metode: Penelitian dilakukan pada dua ibu hamil dengan anemia ringan yang disediakan jus buah Bit seberat 50 gr atau 250 ml diminum sekaligus atau sedikit demi sedikit setiap hari. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran  kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi selama 3 hari, pemeriksaan fisik, dan wawancara.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi, kadar hemoglobin meningkat setelah tiga hari, yaitu pada pasien pertama dari 9,7 g/dL menjadi 10,8 g/dL dan pada pasien kedua dari 9,8 g/dL menjadi 11,1 g/dL. Selain itu, terdapat faktor subjektif seperti berkurangnya kelelahan. Kesimpulan: Hasil studi kasus, ibu hamil dengan anemia dapat ditingkatkan kadar hemoglobinnya dengan mengkonsumsi jus buah bit setara berat buah Bit 50rg/dilarutkan dalam 250 ml air setiap hari selama 3 hari.
Aplikasi Asuhan Keperawatan Manajemen Laktasi dengan Posisi Menyusui Cross Cradle : Lactation Management Nursing Care Application with Cross Cradle Breastfeeding Position Rica Micolla, Bunga; Surmiasih; Riska Hediya Putri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.198

Abstract

Pendahuluan: Menyusui tidak efektif merupakan salah satu masalah umum yang dihadapi ibu setelah melahirkan, dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan bayi, seperti gangguan nutrisi dan peningkatan risiko infeksi. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah dengan penerapan teknik manajemen laktasi menggunakan posisi menyusui cross cradle. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan masalah menyusui tidak efektif melalui intervensi penerapan posisi menyusui cross cradle . Metode: Penelitian dilakukan secara studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek penelitian adalah dua orang ibu post partum primipara yang mengalami masalah menyusui tidak efektif dan memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut di PMB Dian Novisa Pekon Yogyakarta Selatan, kabupaten Pringsewu dengan penerapan edukasi serta praktik teknik menyusui posisi cross cradle.. Hasil: Evaluasi menunjukkan perbaikan kemampuan menyusui pada kedua pasien, yaitu peningkatan perlekatan bayi pada payudara, pengosongan payudara yang optimal setelah menyusui, meningkatnya kenyamanan ibu saat menyusui, serta peningkatan rasa percaya diri ibu dalam memberikan ASI. Keluhan nyeri pada payudara, puting lecet, dan produksi ASI yang dirasa kurang juga mengalami penurunan. Kesimpulan: Intervensi posisi menyusui cross cradle dapat menjadi intervensi yang wajib diajarkan dan dicoba oleh ibu post partum primipara yang belum memiliki pengalaman menyusui sebelumnya.
Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang CPPT Dan Penerapan Handover Menggunakan Metode SBAR Dengan Kualitas Asuhan Keperawatan Wulandari, Rizki Yeni; Elasari, Yunina; Surmiasih; Jingga Marsanda, Jingga
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i1.690

Abstract

Background: CPPT and SBAR communication during handover are essential components in nursing care. However, some nurses are still not optimal in documenting CPPT and implementing SBAR during shift handovers. This can affect the continuity and quality of nursing care provided to patients in hospital inpatient units. Objective: This research to examine the relationship between nurses' knowledge of CPPT and the implementation of handover using the SBAR method with the quality of nursing care in the inpatient unit of RSU Muhammadiyah Metro. Method: This study applied a quantitative approach with a cross-sectional research design and analysed data using the Gamma statistical test. The research sample consisted of nurses in the inpatient ward of Muhammadiyah Metro General Hospital, with a total of 107 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The research instruments used three questionnaires: a questionnaire on nurses' knowledge about Integrated Patient Development Notes (CPPT), a Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) handover method questionnaire, and a nursing care quality questionnaire. The research was conducted from September 13-20, 2024. Result: There is a significant relationship between nurses' knowledge of Integrated Patient Progress Notes (CPPT) and the quality of nursing care, with a p-value of 0.007. Additionally, there is a significant correlation between the implementation of patient handover using the Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) method and the quality of nursing care, with a p-value of 0.011. Conclusion: The hospital is expected to conduct supervision on CPPT documentation and the implementation of SBAR handover method, to improve the quality of nursing care provided to patients.