Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komparasi Algoritme X-Means dan K-Medoids pada Klasterisasi Data Akademik Mahasiswa Cepi Ramdani
ELANG: Journal of Interdisciplinary Research Vol 1 No 01 (2023): ELANG: Journal of Interdisciplinary Research
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/elang.v1i01

Abstract

Data akademik mahasiswa dapat diolah menjadi Informasi yang sangat penting dalam pengambilan kebijakan maupun keputusan bagi pengelola program studi (Prodi) dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan, keberhasilan pembelajaran, dan perbaikan kurikulum. Salah satu cara pengolahan data adalah klasterisasi. Berbagai algoritme klasterisasi telah banyak dikembangkan diantaranya Algoritme X-Means dan K-Medoids. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klasterisasi optimal kinerja akademik mahasiswa berdasarkan data akademik dengan membandingkan hasil klasterisasi algoritme X-Means dan K-Medoids. Dataset didapatkan dari Sistem Informasi Akademik Kampus XYZ Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi, diperoleh data sejumlah 483 dari angkatan 2017 hingga 2020 yang terdiri dari 11 atribut. Komparasi hasil klasterisasi kedua algoritme dilakukan dengan menghitung nilai Davies-Bouldin Index (DBI). Berdasarkan hasil perhitungan DBI didapati bahwa Klasterisasi Algoritme K-Medoids lebih baik daripada X-Means dengan nilai DBI K-Medoids 0.061 dan X-Means 0.091. Hasil klasterisasi K-Medoids menunjukkan bahwa 97% mahasiswa memiliki kinerja akademik baik dan sisanya belum baik sebanyak 3%.
BERMAIN PASIR UNTUK ANAK SERING MENANGIS Iis Basyiroh; Cepi Ramdani; Fajrin Nur Padmi
Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 1 (2023): Vol 1 No 1 (2023) BANUN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI
Publisher : Prodi PIAUD STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menangis adalah ungkapan kesedihan yang wajar bagi tiap individu. Bayi menangis adalah cara komunnikasi dengan orang tuanya untuk mengungkapkan ketidaknyamanan atau kebutuhan yang harus segera terpenuhi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode historis, yaitu terdiri dari 1) Heuristik 2) Kritik 3) Interpretasi dan 4) Historiografi. Secara praktis penelitian ini dilakukan dengan cara studi pustaka, yakni sebuah tahap dengan mengumpulkan literatur yang berkaitan dengan judul penelitian untuk diadaptasi, dikonversi bahkan dikorborasi agar mengashilkan tulisan yang utuh, mengena dan dapat dipertanggung jawabkan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu terapi sangat efektif diterapkan kepada anak jika tadinya sering menangis di rumah atau di sekolah bisa lebih mengendalikan emosinya dan tidak menangis jika tidak perlu menangis. Terapi ini bukan satu-satunya solusi untuk memecahkan masalah yang dihadapi orang tua atau guru. Tetapi terapi bermain pasir ini salah satu cara kita mengetahui perasaan anak dan mencari solusi bersama-sama dengan orang tua atas permasalahan yang dihadapi.
Application of Automatic Fertilization Technology in Aquaponic Farming System Based on Internet of Things Sarosa Castrena Abadi; Muhammad Nursyam Rizal; Suharyadi Pancono; Siti Aminah; Noval Lilansa; Cepi Ramdani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i2.5865

Abstract

Rural communities in Cibodas, East Bandung, face serious challenges in aquaponic farming practices, particularly in the uneven application of conventional fertilizers. This imbalance results in suboptimal crop quality, reducing the potential for agricultural productivity in the region. To overcome this obstacle, an innovative solution is needed in the form of an Internet of Things (IoT)-based automatic liquid fertilizer irrigation system. This system is designed to distribute fertilizer evenly to all plants, ensuring that each part of the plant receives adequate nutrients, and that fertilizer is applied efficiently. The use of this system not only increases the efficiency of farmers' work, but also contributes to improving the overall quality and quantity of crop yields. The stages of activities in the implementation of this community service are the development of an automatic liquid fertilizer irrigation system based on the Internet of Things (IoT), the application or implementation of the system, and finally the socialization of the use of the system. This community service activity is a series of student community service activities carried out in October 2024. The elements involved are the community of Cibodas Village, lecturers and students of Politeknik Manufaktur Bandung. As a result of this service activity, the community understands and can apply agricultural technology, in this case IoT-based automatic liquid fertilizer spraying technology with remote control. The liquid fertilizer spraying and watering system can increase the efficiency of time and energy. It is hoped that the technology that has been developed will be one of the effective solutions to the problem of uneven spraying of plant fertilizers.
Komparasi Algoritme X-Means dan K-Medoids pada Klasterisasi Data Akademik Mahasiswa Cepi Ramdani
ELANG: Journal of Interdisciplinary Research Vol. 1 No. 01 (2023): ELANG: Journal of Interdisciplinary Research
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/elang.v1i01

Abstract

Data akademik mahasiswa dapat diolah menjadi Informasi yang sangat penting dalam pengambilan kebijakan maupun keputusan bagi pengelola program studi (Prodi) dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan, keberhasilan pembelajaran, dan perbaikan kurikulum. Salah satu cara pengolahan data adalah klasterisasi. Berbagai algoritme klasterisasi telah banyak dikembangkan diantaranya Algoritme X-Means dan K-Medoids. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klasterisasi optimal kinerja akademik mahasiswa berdasarkan data akademik dengan membandingkan hasil klasterisasi algoritme X-Means dan K-Medoids. Dataset didapatkan dari Sistem Informasi Akademik Kampus XYZ Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi, diperoleh data sejumlah 483 dari angkatan 2017 hingga 2020 yang terdiri dari 11 atribut. Komparasi hasil klasterisasi kedua algoritme dilakukan dengan menghitung nilai Davies-Bouldin Index (DBI). Berdasarkan hasil perhitungan DBI didapati bahwa Klasterisasi Algoritme K-Medoids lebih baik daripada X-Means dengan nilai DBI K-Medoids 0.061 dan X-Means 0.091. Hasil klasterisasi K-Medoids menunjukkan bahwa 97% mahasiswa memiliki kinerja akademik baik dan sisanya belum baik sebanyak 3%.
RANCANG BANGUN MUSHAF QURAN DIGITAL DENGAN KENDALI HALAMAN UNTUK IMAM SHALAT Adam Nibros Lausarodan; Ismail Rokhim; Cepi Ramdani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58914

Abstract

Advances in control systems and digital media have opened opportunities for applying electronic devices to support the performance of worship, particularly for prayer leaders (imams) who recite long passages of the Qur'an. The use of a printed mushaf during prayer often requires additional hand movements to turn pages, which can disturb the imam's focus and solemnity. This study aims to design and build a digital Qur'an (mushaf) system equipped with a wireless remote-based and voice-recognition-based page control to help imams manage their recitation more ergonomically. The system was developed using the Agile method, covering the stages of requirement, design, development, testing, deployment, and review. The application was built and runs on an Android TV, integrated with a Bluetooth-based wireless remote and a voice-recognition module as control inputs. Testing was conducted to evaluate the system's responsiveness, the accuracy of page transitions, and system stability under simulated prayer scenarios. Black-box testing on twenty functional scenarios showed that all tested features, including page navigation, dashboard display, and voice-based control, functioned as expected. These results indicate that the digital mushaf system is able to perform page navigation responsively with minimal physical interaction, making it easier for imams to use. The system is expected to improve the comfort, efficiency, and solemnity of imams leading congregational prayer, while also serving as a reference for the development of digital interface technology for religious applications.