Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI : PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI Mukhlis Mukhlis; Busyra
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 3 No. 1 (2019): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v3i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memilih komoditas perkebunan sebagai komoditas unggulan subsektor perkebunan. Diklaksanakan tahun 2018 di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Data sekunder yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode LQ (Location Quotien), SSA (Shift Share Analysis), dan AEZ (Agro Ecology Zone) kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap stake holder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan berdasarkan hasil analisis keunggulan komparatif, kompetitif dan sesuai agro ecology zona tertinggi di Kabupaten Muaro Jambi adalah tanaman kelapa sawit dan kakao. Lahan yang sesuai marginal untuk tanaman kelapa sawit 138.281 ha dan untuk kakao seluas 207.066 Ha. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai berikut;1) Menyusun kebijakan daaerah dalam mendukung pengembangan komoditas kelapa sawit dan kakao di Kabupaten Muaro Jambi 2) Menerapkan konsep agribisnis dan mengembangkan hilirisasi kedua produk dalam bentuk bahan baku berkualitas, barang setengah jadi atau barang jadi) sesuai permintaan pasar berupa barang setengah jadi atau barang jadi. 3) Dukungan pemerintah daerah dan stake holder (OPD Perkebunan, Disprindag, PUPR dan Pihak Swasta) Secara terintegrasi dan berkesinambungan melalui dukungan program dan kegiatan terhadap komoditas kelapa sawit dan kakao.
PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI : PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI Mukhlis, Mukhlis; Busyra
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 3 No. 1 (2019): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v3i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memilih komoditas perkebunan sebagai komoditas unggulan subsektor perkebunan. Diklaksanakan tahun 2018 di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Data sekunder yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode LQ (Location Quotien), SSA (Shift Share Analysis), dan AEZ (Agro Ecology Zone) kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap stake holder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan berdasarkan hasil analisis keunggulan komparatif, kompetitif dan sesuai agro ecology zona tertinggi di Kabupaten Muaro Jambi adalah tanaman kelapa sawit dan kakao. Lahan yang sesuai marginal untuk tanaman kelapa sawit 138.281 ha dan untuk kakao seluas 207.066 Ha. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai berikut;1) Menyusun kebijakan daaerah dalam mendukung pengembangan komoditas kelapa sawit dan kakao di Kabupaten Muaro Jambi 2) Menerapkan konsep agribisnis dan mengembangkan hilirisasi kedua produk dalam bentuk bahan baku berkualitas, barang setengah jadi atau barang jadi) sesuai permintaan pasar berupa barang setengah jadi atau barang jadi. 3) Dukungan pemerintah daerah dan stake holder (OPD Perkebunan, Disprindag, PUPR dan Pihak Swasta) Secara terintegrasi dan berkesinambungan melalui dukungan program dan kegiatan terhadap komoditas kelapa sawit dan kakao.
HIPERTENSI DAN PENINGKATAN KOLESTEROL TOTAL PADA KEJADIAN RETINOPATI DIABETIK: HYPERTENSION AND ELEVATED TOTAL CHOLESTEROL IN THE INCIDENCE OF DIABETIC RETINOPATHY Balqis, Aida; Risanti, Erika Diana; Ermawati, Sahilah; Busyra
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.870

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme dengan tanda adanya peningkatan kadar gula darah lebih dari normal yang terjadi secara kronis. Penyebab utama kebutaan baru pada pasien diabetes melitus tipe 2 adalah retinopati diabetik. Pada tahun 2020, retinopati diabetik memengaruhi sekitar 103 juta penderita diabetes melitus di seluruh dunia. Prevalensi retinopati diabetik di Indonesia sendiri mencapai 43,1% dengan angka sight threatening retinopati diabetik sebesar 26,1%. Hipertensi dan tingginya kolesterol total berkontribusi pada patogenesis terjadinya retinopati diabetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan hipertensi dan peningkatan kolesterol total terhadap kejadian retinopati diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian adalah cross-sectional yang dilaksanakan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan mendapatkan hasil sejumlah 78 pasien diabetes melitus tipe 2. Data diperoleh dari data rekam medis pasien yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan software SPSS versi 25. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa kadar kolesterol total berhubungan erat secara signifikan terhadap kejadian retinopati diabetik (p = 0,008), sedangkan hipertensi tidak berhubungan secara signifikan terhadap kejadian retinopati diabetik (p = 0,614).
SKRINING DAN EDUKASI ANEMIA PADA SISWI SMP MUHAMMADIYAH 7 PROGRAM UNGGULAN COLOMADU KARANGANYAR Bestari, Rochmadina Suci; Aisyah, Riandini; Busyra; Mahmuda, Iin Novita Nurhidayati; Sulistyani; Kamila, Aulida Azkia; Ripdianti, Arum Dyah; Kadarsih, Wulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 6. No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kesehatan remaja merupakan isu publik yang signifikan secara global dan di Indonesia. Faktor-faktor seperti kebiasaan gaya hidup dan kurangnya pengetahuan berkontribusi terhadap masalah ini, termasuk anemia. Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, dengan prevalensi tinggi pada remaja putri. Kegiatan ini bertujuan untuk skrining anemia dan memberi edukasi tentang anemia pada siswi SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Februari 2025, melibatkan 22 siswi kelas 7, 8, dan 9 di SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu. Metode yang digunakan adalah skrining Hb dan edukasi tentang anemia, termasuk pengisian kuesioner pengetahuan. Hasil skrining menunjukkan 9,09% siswi menderita anemia. Rata-rata skor pengetahuan adalah 10,5. Analisis uji-t independen menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan siswi yang anemia dan yang tidak anemia (p = 0,917). Hal ini menyimpulkan bahwa pengetahuan bukan satu-satunya faktor penentu status anemia, karena faktor lain seperti nutrisi dan pola makan juga berperan dalam kondisi anemia. ABSTRACT Adolescent health is a significant public issue globally and in Indonesia. Factors such as lifestyle habits and lack of knowledge contribute to this problem, including anemia. Anemia remains an important public health issue in Indonesia, with a high prevalence among adolescent girls. This activity aims to screen for anemia and provide education about anemia to female students at SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu. This activity was conducted on February 19, 2025, involving 22 female students in grades 7, 8, and 9 at SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu. The methods used were Hb screening and education about anemia, including filling out a knowledge questionnaire. The screening results showed that 9.09% of female students suffered from anemia. The average knowledge score was 10.5. Independent t-test analysis showed that there was no statistically significant difference between the knowledge scores of students with anemia and those without anemia (p = 0.917). This concludes that knowledge is not the only determining factor for anemia status, as other factors such as nutrition and diet also play a role on anemia condition.