Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Peningkatan Sinergitas Pusat dan Daerah Berbasis Penta Helix Collaboration dalam Penyelenggaraan Penyuluhan Perikanan Nurwanti; Alfitri; Sriati; Thamrin, Muhammad Husni
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5378

Abstract

Pelaksanaan kolaborasi Penta Helix dalam penyelenggaraan penyuluhan perikanan melibatkan lima unsur utama, yaitu pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat, dan media. Model kolaboratif ini dipandang penting mengingat tantangan nyata yang dihadapi di lapangan, seperti tekanan politis, intervensi kepentingan lokal, dan lemahnya koordinasi antar pihak terkait. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian mencakup Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung, dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan terhadap dimensi kolaborasi, sinergitas pusat dan daerah, serta dimensi kesejahteraan kelompok pelaku usaha perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kolaborasi Penta Helix masih menghadapi berbagai hambatan. Pada aspek komitmen, masyarakat sebagai pelaku usaha belum menunjukkan sikap proaktif. Komunikasi antara akademisi dan stakeholder lain masih terbatas. Interaksi antara pelaku usaha dan penyuluh juga belum optimal, seperti halnya keterlibatan media yang masih rendah. Program dan layanan pemerintah masih bersifat top-down dan kurang sesuai dengan kondisi lokal. Namun, pada aspek konteks, pelaksanaan sudah berjalan dengan baik. Dalam hal sinergitas, koordinasi antara pusat dan daerah masih bersifat egosentris dan sektoral, meskipun komunikasi sudah mulai terbentuk meski masih terbatas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan semua stakeholder dalam pengembangan kebijakan peningkatan sinergitas.
Webinar Transformasi Organisasi melalui Budaya Organisasi Nurwanti; Gulo, Yupiter; Tjahyanti, Setia; Sunny, Gloria Christina; Suhendra, M. Fariz Raihan Ramadhan
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/jr6h5p96

Abstract

Organizational transformation is crucial in a constantly changing era, but these efforts often fail because they overlook the vital role of organizational culture as the primary foundation. This webinar aims to provide an understanding of the importance of organizational culture through a conceptual approach from Dr. Nurwanti and a real-world case study from Mr. Yupiter Gulo, particularly in the transformation process of PT Kereta Api Indonesia (KAI). The information from the webinar shows that strengthening the organizational culture, such as implementing the AKHLAK values, is a key factor in achieving significant and sustainable change, as evidenced by KAI's improved performance. This article concludes that true transformation begins with a shift in values and mindset and serves as a guide for leaders in driving positive change.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Komitmen Organisasi Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Mediasi Ramadhania, Rezeta Novwan; Wardy, Andes; Nurwanti; Tjahjadi, Karel
Media Bisnis Vol. 17 No. 1 (2025): Media Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/hjmaav41

Abstract

This study aims to find out how person–job fit, work-life balance, and working conditions affect organizational commitment through job satisfaction as a mediating variable. This type of research is descriptive and causal, which is a method of analyzing causal relationships between variables. The total population in this study was 186 employees of PT. Padma Soode Indonesia, with 135 employees being used, selected using purposive sampling techniques. This study used a quantitative approach with a method of collecting data using questionnaires and then analyzed with a licert scale.Data analysis is carried out using Partial Least Square (PLS) techniques in the Smart PLS 4.0 application. Results showed that person–job fit, work-life balance, and working conditions had a significant effect on organizational commitment and job satisfaction. Job satisfaction also has a significant effect on organizational commitment. The role of job satisfaction as a mediation on the influence between person–job fit, work-life balance, and working conditions on organizational commitment has been shown to mediate significantly. 
Kegiatan PKM: Pelatihan Mengenal Potensi dan Tantangan menghadapi Industri 4.0 untuk siswa/I SMA Ananda Bekasi Widayati, Nurti; Nurwanti; Haryanti, Denny Septa; Beny; Prasetio, Arton Bryan; Karmudiandri, Arwina
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/be8az695

Abstract

Pelatihan yang berjudul “Mengenal Potensi dan Tantangan Menghadapi Industri 4.0 bagi Siswa/i” diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadapi transformasi digital yang semakin pesat. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan mendalam mengenai Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan integrasi teknologi digital, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan sistem siber-fisik dalam berbagai lini pekerjaan. Pelatihan dihadiri oleh siswa-siswi dari berbagai tingkat kelas dan menyajikan perspektif komprehensif mengenai perubahan dunia industri, keterampilan masa depan yang dibutuhkan, serta strategi untuk membangun citra diri profesional di era digital. Materi pelatihan mencakup lima fokus utama: konsep dasar Industri 4.0 dan tuntutan keterampilan seperti adaptasi, inovasi, literasi digital, serta pemecahan masalah; pentingnya mengenali potensi diri sebagai modal awal untuk bersaing, termasuk anjuran melakukan self-assessment dan menerapkan growth mindset; tantangan nyata di era digital seperti tingginya tuntutan kombinasi hard skills dan soft skills, serta fenomena digital distraction; peluang kerja dan strategi memasuki dunia kerja modern, menekankan profesi baru berbasis teknologi dan pentingnya portofolio serta pengalaman praktik; dan terakhir, strategi personal branding sebagai keharusan untuk membangun identitas profesional yang kuat, konsisten, dan beretika di ranah digital. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pemahaman diri dan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan nilai. Siswa didorong untuk memposisikan diri sebagai individu yang mampu berkarya melalui teknologi, tidak hanya sebagai pengguna. Pelatihan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membentuk pribadi siswa yang adaptif, kreatif, dan profesional, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan global di masa depan.