Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE SUNGAI AFVOUR BULUBENDO ALOHA ASID, NURUL JANNAH
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6 No 2 (2022): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v6i2.1986

Abstract

Sungai Afvour Bulubendo merupakan bagian dari sistem saluran drainase Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo yang dialiri dari Sungai brantas. Sepanjang aliran Sungai Afvour Bulubendo merupakan daerah yang sering mengalami genangan akibat banjir setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas pada aliran yang dapat ditampung, menganalisis kapasitas penampang pada saluran debit rencana, serta dapat membandingkan antara Qrencana dan Qlapangan pada kala 10 tahun. Dengan mengumpulkan data dari instansi terkait yaitu data curah hujan, dimensi saluran, skema jaringan. Analisis curah hujan cenderung menggunakan distribusi Normal, dari analisis curah hujan rencana diperoleh curah hujan rencana dengan kala ulang 10 tahun yaitu 115.711 mm/jam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif evaluatif. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis diskriftif kualitatif yaitu metode penelitian yang bertujuan menggambarkan sifat sifat individu, keadaan atau gejala tertentu pada lokasi penelitian. Saluran drainase di Desa Aloha Kecamatan Gedangan secara keseluruhan dikatakan kurang baik, karena terbukti dengan titik titik adanya genangan di beberapa lokasi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh debit yang ada pada tiap ruas saluran dari hasil perhitungan diantaranya 0,180 m3/s – 96,420 m3/s. Kemudian, untuk dimensi hasil perhitungan untuk lebar dasar saluran (b) antara 0,2 m – 0,15 m. dan kedalaman saluran (h) antara 0,2 m – 0,7 m. Kata Kunci: Drainase, Kapasitas Saluran, Dimensi
STUDY INVESTIGASI EMBUNG NGEPUNG DI KABUPATEN NGANJUK ASID, NURUL JANNAH
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i2.2368

Abstract

Secara geografis Desa Ngepung berada di tengah lahan perhutani seluas 1660 Ha yang berada di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk Kecamatan Lengkong. Desa ini berada 15 Km dari Kecamatan, Desa kecil dan terpencil yang berada di ujung utara Kabupaten Nganjuk atau perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro ini adalah kawasan potensi kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada musim kemarau, masyarakat setempat hanya menggandalkan bantuan air bersih dari daerah yang didroping dua hari sekali. Tugas Akhir ini adalah mengkaji cara meningkatkan keandalan pasokan air baku tersebut. Salah satu cara meningkatkan keandalan penyediaan air adalah dengan melakukan Study Investigasi Embung. Tugas Akhir ini didasarkan pada beberapa metode yang saling melengkapi.Metode pertama adalah penentuan lokasi, Analisis Hidrologi, analisis kapasitas tampungan, analisis debit andalan, analisis kebutuhan air. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan mulai dari analisa hidrologi,analisa kapasitas tampungan, hingga analisa kestabilan, maka dapat disimpulkan, Jumlah total kebutuhan air Penduduk pada tahun 2037 adalah 16204.00 m3 dengan volume tampungan 58.058 m3. Mengingat hasil analisa penelitian, bahwasanya rencana pembangunan Embung Ngepung adalah layak dari segi teknik, ekonomi dan lingkungan.
Evaluasi Sistem Drainase untuk Antisipasi Limpasan Debit dengan Prinsip Zero Delta Q Studi Kasus: Perumahan The Savanna Batu Asid, Nurul Jannah; Kucaravita, Sekar Ayu; Apriliani, Rizki Astri; Ridlwan, Yusuf
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2724

Abstract

Batu City as one of the tourist centers in East Java Province has resulted in the need for very fast property development. The Savanna complex is currently one of the most popular among consumers. One of the things that must be considered in housing construction is the wastewater and rainwater disposal system because it concerns the comfort of residents. Housing construction on land that was originally rice fields and catchments will cause problems related to additional water runoff. Based on this, a drainage system is needed that does not increase water runoff before and after construction. The Zero Delta Q policy is a "flood alert" concept by implementing restrictions on water runoff due to development where the difference between the water runoff discharge before construction and after construction must be 0 (zero). The current drainage channels use concrete pipes with a diameter of 0.6 m for primary channels and 0.4 m for secondary channels. After analyzing rainfall, topography and contour data as well as land use, planned discharge data for each channel was obtained. The existing channel dimensions can still meet the planned runoff discharge so there is no need to increase the channel dimensions. However, there was an increase in runoff discharge amounting to 2876,386 m3. Initially, before construction, the runoff discharge was 2331.3 m3. After construction, the runoff discharge was 2331.3 m3. 5207,731 m3. To minimize the difference in runoff discharge, 41 infiltration wells are planned with dimensions of 1.2 m wide and 3 m high..
EVALUASI KINERJA DAERAH IRIGASI NGAGLIK I KABUPATEN KEDIRI Asid, Nurul Jannah; Hardiyanzah, Saputra
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v12i1.2328

Abstract

Ketersediaan air irigasi mempengaruhi kinerja irigasi dan pertumbuhan tanaman. Kinerja irigasi yang maksimal maka efisiensi kinerja irigasi juga akan baik dan pertumbuhan tanaman juga akan maksimal. Salah satu masalah dalam kinerja irigasi adalah perbandingan antara kebutuhan air dan ketersediaan air. Evaluasi kinerja Daerah Irigasi Ngaglik I Kabupaten Kediri, pada sektor kebutuhan dan ketersediaan airnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai maksimum maupun minimum kebutuhan air irigasi serta untuk membandingkan antara ketersediaan air yang ada dengan kebutuhan air agar pemanfaatan air bisa dilakukan dengan maksimal dan seefektif mungkin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, pada lahan seluas 18 ha penelitian dimulai dengan pengumpulan data, investigasi dan dokumentasi, kemudian lanjut untuk pengolahan data hingga perhitungan menggunakan cara manual yang mengacu pada konsep KP 01. Hasil dari analisis perhitungan didapatkan kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 0.687 l/dt/ha dan kebutuhan minimum sebesar 0.027 l/dt/ha. Pada hasil perhitungan kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi Ngaglik I didapatkan pada bulan Juni baik terjadi ketidak seimbangan antara kebutuhan dengan ketersediaan air yang ada, dimana kebutuhan air sebesar 0.012 m3/dt dan ketersediaan air yang ada hanya sebesar 0.011 m3/dt, serta adanya debit 0 yang terjadi pada bulan Agustus hingga November dampak dari musim kemarau ditambah lagi dengan kondisi banguan dan saluran irigasi yang kurang maksimal. Alternatif yang digunakan untuk permasalahan di bulan Juni yaitu dengan menggunakan sistem rotasi pembagian air yang dibagi menjadi 2 golongan. Pehitungan debit rencana didapatkan Q100% (seluruh golongan diberi air secara terus menerus) sebesar 17.24 l/dt/ha dan Q50% ( 1 golongan diberi air sedangkan 1 golongan lainya tidak) sebesar 8.62 l/dt/ha, pengairan dilakukan bergiliran setiap 3 hari 12 jam. Sedangkan untuk permasalahan di bulan Agustus hingga November harus dilakukan perbaikan dan optimalisasi baik untuk bangunan dan saluran irigasi agar sistem pengairan irigasi dapat berjalan secara baik dan maksimal terutama di musim kemarau.
Redesain Sistem Drainase Area Gedung A,B,C,D,E dan F di Kampus UNITOMO Asid, Nurul Jannah; Zuraidah, Safrin; Susilo, Yunus; Nugroho, Wisnu Abiarto; Ridlwan, Yusuf
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 1 (2024): Vol. 6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n1.p11-17

Abstract

Gedung A, B, C, D, E, dan F adalah Gedung yang digunakan untuk perkuliahan dan kantor bagi aktivitas dosen dan tendik di Universitas Dr Soetomo. Pada saat terjadi hujan dengan intesitas yang lama sering terjadi banjir. Banjir menyebabkan aktivitas terganggu dan rentan untuk merusak dokumen dan peralatan penting yang ada pada Gedung tersebut. Banjir terjadi karena saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik, beda tinggi lahan yang tidak beraturan, beda tinggi dengan saluran pembuangan yang lebih rendah, sehingga mengakibatkan air cenderung tidak berjalan dan menggenang. Studi ini akan mengkaji saluran drainase yang ada untuk mengetahui kondisi eksisting saluran dilanjutkan dengan analisa hidrologi untuk mengetahui limpasan debit yang harus ditampung, analisa hidrolika untuk menentukan dimensi saluran, dan analisis kontur tanah untuk menentukan arah aliran air. Berdasarkan temuan analisis, penelitian akan didapatkan rencana drainase terbaru dan rekomendasi sumur resapan. Hasil penelitian didapatkan dari 21 Saluran 17 Saluran memiliki dimesi yag tidak bias menampung air limpasan. Perencanaan ulang desain saluran drainase terbuat dari U-Ditch dengan ukuran 0,3 x 0,3 m – 0,5 x 0,7 m. a. Kebutuhan sumur resapan pada area lapangan Gedung f sampai pintu masuk kampus adalah 40 titik dengan ukuran panjang 1,2 m, lebar 1 m dan tinggi 3 m.
Analisis Potensi Air Tanah Dengan Geolistrik Sebagai Alternatif Sumber Air Irigasi Pada Desa Bagetango, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa Besar: Analysis Groundwater Potential Using Geoelectric As Alternative Water Irrigation In Bagetango Village, Lombok Regency Sumbawa Besar Asid, Nurul Jannah; Balafif, Sabri
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12 No. 3 (2024): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v12i3.6121

Abstract

Climate conditions affect the water balance in an area. Bange Tango Regency is an area that is dominant with agricultural land, so it requires good irrigation to develop the potential of agricultural land, however meeting agricultural irrigation water needs is still difficult, especially entering the peak dry season in early August to mid-late October with average temperatures. -The highest average is above 32°C, even in October, with an average lowest temperature of 33°C with a low water vapor concentration even though it is influenced by the southeast wind which blows from the Australian Continent towards the Asian Continent which passes through the Sumbawa Island area and its surroundings. . This research was carried out to detect new water sources apart from the use of surface water sources such as river dam water, lakes and shallow wells (dig wells) in the context of land extensification to increase the usability of agricultural land in the dry season. This research is experimental for the detection of groundwater potential using the Schlumberger configuration resistivity geoelectric method with two sounding point distances of 200 m. The research results show that the aquifer layer in this area is sandstone with a resistivity value of 26.15 Ωm and at a depth of 48.56 to a depth of 54.77 MBMT, while the estimated optimum pumping discharge is ± 1.00 liters/second.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI SUB PEMATUSAN KALI RUNGKUT SURABAYA Asid, Nurul Jannah; Harjanto, Didik; Fanisah, Nurul
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 2 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2024) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i2.2741

Abstract

Surabaya City is the provincial capital as well as the largest city in East Java. Infrastructure development to support the development of the city of Surabaya and the impact that occurs to meet the needs of the community causes the transfer of land functions. As a result, it can increase the impermeable layer on the soil surface which will reduce rainwater seeping into the soil and creating a burden on drainage channels. This should be reviewed against the dimensions of existing drainage channels to minimize flooding. Based on the results of hydrological calculations and hydraulics calculations, conclusions were obtained for the study of the capacity analysis of the drainage channel of the Surabaya Rungkut River Sub-Commissioning as follows: In the 1.25-year anniversary period, the Medokan Rungkut channel has been unable to accommodate flood discharge. In the 5-year anniversary period, the Rungkut Asri channel is no longer able to accommodate flood discharge. And in the 10-year anniversary period, the Rungkut channel was no longer able to accommodate flood discharge. The dimensions of the 3 channels are enlarged so that they can accommodate the flood discharge that occurs. The capacity of the Rungkut channel becomes 6.3 m3/s, the Rungkut Asri channel becomes 5.6 m3/s, the Rungkut Medokan channel becomes 5.6 m3/s. The pump capacity is taken from the Rungkut channel with flood discharge Q10 = 6.1285 m3/s, with a pipe diameter design of 2.25 m and a large water power of 343.6 HP.
Penilaian Kinerja Irigasi Air Tanah Dengan Perhitungan AKNOP (Angka Kebutuhan Nyata Operasi Dan Pemeliharaan) Studi Kasus SDPB 019 Di Kabupaten Probolinggo Purwito, Eko; Nurul Jannah Asid; Bambang Sujatmiko
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.25869

Abstract

Kegiatan penilaian angka kebutuhan operasional dalam rangka operasi dan pemeliharaan sarana air tanah merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mendata kondisi saat ini dan mendata kerusakan pada bangunan Jaringan Irigasi Air Tanah sekaligus inventarisasi prasarana air tanah untuk mewujudkan kemanfaatan irigasi secara berkesinambungan. Maka untuk itu perlu dilakukan kegiatan penilaian angka kebutuhan operasional sarana air tanah dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan guna menjaga kinerja sarana air tanah. Tujuan penelitian ini ialah untuk Menganalisa gambaran umum lokasi pekerjaan, data teknis, kondisi fisik dan sarana kinerja serta Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan JIAT SDPB 019 yang ada di Kabupaten Probolinggo. Dari hasil Analisa perhitungan menggunakan metode AKNOP didapatkan didapat bobot penilaian prasarana utama 34,98%, bobot penilaian produktivitas tanam sebesar 7,75%, bobot penilaian sarana penunjang sebesar 4,40% dan bobot penilaian organisasi personalia sebesar 10,44%. dan nilai angka kebutuhan nyata (AKNOP) untuk sarana JIAT SDPB 019 di kabupaten Probolinngo yaitu sebesar Rp. 151.505.787,00
Analisis Pengaruh Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi Menggunakan Metode Random Sampling Bustamin, Maulidya Octaviani; Asid, Nurul Jannah; Alnurtama, Muchamad Raditya
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 5 No 2 (2023): Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p99-107

Abstract

Pada proyek konstruksi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat berpengaruh terhadap kinerja pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor penereapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja pekerja konstruksi pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode random sampling, teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran angket (kuisioner). Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh penerapan K3 berpengaruh positif terhadap kinerja pekerja pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya, hal ini dapat dibuktikan dari nilai F hitung > F table pada output SPSS dimana 12,691 > 3,16 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja ada variabel Keselamatan Kerja (X1), SPSS menunjukkan yang paling dominan berpengaruh terhadap variabel terikat adalah variabel bebas yaitu Keselamatan Kerja (X1) sebesar 52 %. Faktor-Faktor yang paling berpengaruh pada variabel Keselamatan kerja adalah kesesuaian ruang gerak dengan jenis pekerjaan dengan persentase 11,3%, kebersihan lingkungan kerja dengan persentase 11,1% serta ketersediaan Alat Pelindung Diri dengan persentase 10,8%, yang artinya meningkatkan kebersihan lingkungan kerja dan juga melengkapi Alat Pelindung Diri.
Evaluasi Sistem Perpipaan Plambing Gedung Asrama Mahasiswa ITS Surabaya Agustina, Nuria; Nurul Jannah Asid; Rizki Astri A
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.21929

Abstract

ITS Surabaya Student Dormitory Building uses PDAM clean water services and is also equipped with a fire extinguishing installation whose distribution network system uses clean water. As students' needs increase, their need for clean water will also increase. And because of this, this building often experiences problems distributing clean water during peak usage hours due to simultaneous use, there is a decrease in the flow of each unit of piping equipment due to uneven installation of the clean water distribution system. Therefore, the distribution system in pipes requires special handling which often experiences problems in terms of quantity, pressure and continuity of water. The aim of this research is to analyze the magnitude of energy loss in the plumbing pipe network in the ITS Surabaya Dormitory Building, and also to analyze the causes of closed pipes experiencing energy loss. At which point the energy loss is highest, so is the remaining energy at the last pipeline node. The method used in this research is a quantitative method by analyzing the condition of the existing pipe network in clean water installations and fire extinguishing installations in terms of pipe dimensions, pipe length and reservoir elevation which will then be carried out by running tests with the program to find out how much The large energy losses that occur in plumbing pipe networks are assisted by a simulation program using Epanet 2.2. From the results of this research, there are several conclusions that the results of the analysis of the Clean Water pipe network of the ITS Surabaya Student Dormitory Building for clean water installations have the highest velocity (Velocity) of 0.2 m/s in pipe 15 on the 1st Floor, and the sprinkler pipe has a velocity (Velocity). ). ) the highest is 0.08 m/s on pipe 01 Floor 2. There are still many pipes whose speed is less than 0.1 m/s, which means the pipe speed in the network does not meet the design criteria. And for the pressure of the clean water pipe network and sprinklers at all node points with a value of ≥0.5 bar (according to planning standards). Based on the results of running unit headloss, the clean water pipe network and sprinklers have a value of <10 m/Km (according to planning standards) and no pipes experience negative pressure or pressure drop.