Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Pada Bpbd Provinsi Jawa Barat Dengan Model Supply Chain Operation Reference (Scor) Salsabila, Tiara Rizky; Kusuma , Putu Giri Artha; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat adalah fokus utama dalam usaha penanggulangan bencana. Dalam konteks ini, didirikannya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memiliki tujuan untuk memastikan bahwa penanggulangan bencana dapat terlaksana secara terencana, terpadu, dan terkoordinasi di wilayah yang rawan bencana ini. Tujuan dari studi ini adalah untuk merancang sistem pengukuran kinerja yang sesuai. Metode penelitian melibatkan observasi terhadap BPBD Provinsi Jawa Barat dan analisis berbagai dokumen terkait, dengan mengacu pada peraturan, literatur terkait, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa BPBD Provinsi Jawa Barat menggunakan Cascading Kinerja sebagai kerangka kerja untuk mengukur kinerja rantai pasok, dengan sasaran utama meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat. Meskipun terdapat satu indikator utama dan delapan sub-indikator dalam kerangka kerja tersebut, namun pengukuran kinerja saat ini hanya berfokus pada kriteria keandalan (reliability). Oleh karena itu, penelitian ini merancang KPI tambahan dengan Model Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang mencakup kriteria daya tanggap (responsiveness), kelincahan (agility), dan biaya (cost), yang telah diverifikasi melalui kuesioner kepada pihak terkait. Sistem pengukuran kinerja rantai pasok yang diusulkan mencakup proses perencanaan, pengadaan, distribusi, dan penyimpanan. Kata Kunci : Pengukuran Kinerja, Key Performance Indicator (KPI), Kriteria, BPBD Provinsi Jawa Barat, Supply Chain Operation Reference (SCOR).
Perancangan Sistem Pemilihan Vendor Penyedia Jasa Telekomunikasi Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS Pada PT XYZ Rofifah , Atikah; Pambudi , Hardian Kokoh; Yulianti , Femi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT XYZ merupakan perusahaan yangberoperasional di kota Bekasi untuk memenuhi kebutuhan jasalayanan jaringan telekomunikasi. Dalam memberikan jasalayanan tersebut, PT XYZ melakukan pekerjaan jaringan fiberoptik dalam kegiatan pengadaan perusahaan. Namun, PT XYZmengalami masalah dalam mencapai target kinerja pengadaanpada indikator persentase jumlah pekerjaan terlambat. Targetyang ingin dicapai yaitu sebesar 0%, sedangkan total persentasejumlah pekerjaan terlambat dari bulan September hinggaDesember 2022 sebesar 17,19%.Berdasarkan masalah yang terjadi, dilakukan perancangansistem pemilihan vendor untuk menyelesaikan masalah denganmengusulkan perancangan sistem pemilihan vendormenggunakan metode AHP untuk memperoleh bobot kriteriadan subkriteria pemilihan vendor dan TOPSIS untukmendapatkan urutan alternatif vendor. Selain itu, dirancangsistem pendukung keputusan menggunakan metode RAD yangbertujuan untuk membantu pengambilan keputusan.Hasil yang diperoleh yaitu didapatkan 6 kriteria dan 17subkriteria untuk memilih vendor dengan urutan subkriteriatertinggi merupakan kualitas hasil pekerjaan dengan bobot14,79%. Selain itu, didapatkan tiga peringkat teratas yaituVendor 4, Vendor 8, dan Vendor 14. Hasil pengolahan datakemudian dirancang sistem pendukung keputusan (SPK)dengan hasil sistem dapat dijalankan dengan baik memenuhiperencanaan kebutuhan setelah melalui mekanisme uji coba. Kata kunci — Pemilihan Vendor, Telekomunikasi, AHP, TOPSIS, SPK
Usulan Perancangan Rute Distribusi Baterai Menggunakan Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) Dengan Metode Saving Matrix Guna Meminimasi Biaya Bakar Minyak (BBM) (Studi Kasus: PT. XYZ) Khoirunnisa, Alifa; Yulianti, Femi; Pratiwi, Gisti Ayu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan logistik yang menangani distribusi produk baterai. Masalah utama yang dihadapi adalah perencanaan rute pengiriman yang belum tepat, menyebabkan tingginya biaya bahan bakar (BBM). Pengiriman dilakukan ke 10 pelanggan di Jabodetabek menggunakan tiga kendaraan bersifat homogen dengan kapasitas 5 ton. Pada periode 4–8 November 2024, total biaya BBM tercatat Rp5.249.600, melebihi anggaran Rp4.500.000 dengan GAP sebesar 16,66%. Penelitian ini menggunakan pendekatan Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) yang dipadukan dengan metode Saving Matrix. CVRP memperhitungkan kapasitas kendaraan, sedangkan Saving Matrix membantu menggabungkan rute berdasarkan penghematan jarak. Hasil perhitungan menunjukkan minimasi biaya BBM menjadi Rp3.950.800. Nilai ini lebih rendah dari anggaran, dengan GAP baru sebesar 12,2%, dan penghematan sebesar Rp1.298.800 atau 24,74%. Metode ini terbukti membantu perusahaan merancang rute yang lebih hemat dan menurunkan penggunaan bahan bakar. Kata kunci— Optimasi Rute Pengiriman, VRP, CVRP, Saving Matrix, Minimasi Biaya, Minimasi Jarak
Perancangan Kebijakan Persediaan Bahan Baku Sodium Perchlorate dan Decision Support System Berbasis VBA Menggunakan Metode Continuous Review (r, Q) Untuk Meminimasi Biaya Persediaan di PT XYZ Putra, Kresna Nurfajri Setya; Yulianti, Femi; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan perusahaan yang berada di Subang, Jawa Barat. Perusahaan ini merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, migas serta untuk pertahanan. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah mengenai persediaan bahan baku sodium perchlorate yang mengalami overstock Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tugas akhir perancangan kebijakan persediaan bahan baku sodium perchlorate dan decision support system berbasis VBA menggunakan metode continuous review (r, Q) untuk meminimasi biaya persediaan di PT XYZ dengan tujuan mengoptimalisasi kuantitas barang pada saat melakukan pengisian ulang persediaan sehingga dapat meminimasi jumlah overstock dan meminimasi biaya persediaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil dari tugas akhir ini dapat meminimasi total biaya persediaan dari kondisi aktual yang ada pada perusahaan. Disarankan untuk melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai hasil penelitian tugas akhir ini.Kata kunci- sodium perchlorate, overstock, backorder, persediaan bahan peledak, continuous review, biaya persediaan
Perancangan Rute Pengiriman Produk PT. XYZ Menggunakan Algoritma Genetika pada Vehicle Routing Problem Pick-Up and Delivery with Time Window untuk Minimasi Overtime Kerja Sukma, Tania Ayu; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ merupakan perusahaan distributor produk minuman dalam kemasan botol yang memasok sejumlah outlet di Provinsi Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. PT. XYZ memiliki permasalahan yaitu adanya overtime kerja pada supir dan kernet truk. Sebanyak 6 dari 7 perjalanan truk 1 dan 4 dari 7 perjalanan truk 3 melebihi batas waktu kerja. Batas waktu kerja yang dimaksud yaitu selama 8 (delapan) jam kerja. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang rute usulan distribusi barang PT. XYZ sehingga dapat meminimalkan durasi perjalanan yang melebihi batas waktu kerja. Berdasarkan kondisi aktual, dapat diketahui bahwa PT. XYZ memiliki permasalahan dalam hal transportasi yang dapat diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem dengan jenis Pick-up and Delivery serta Time Window. Untuk mendapatkan rute usulan data akan diolah dengan menggunakan algoritma genetika dan pengolahan data akan dibantu dengan menggunakan sebuah bahasa pemograman phyton. Hasil dari perhitungan ini akan berupa sebuah rute usulan pengiriman yang dilakukan setiap hari dengan hasil yang berbeda berdasarkan dengan jumlah muatan truk, pilihan truk, dan tujuan pengiriman. Rute usulan pengiriman diharapkan dapat meminimasi durasi perjalanan sehingga tidak ada yang melebihi batas waktu kerja.Kata kunci-vehicle routing problem, pick-up and delivery, durasi perjalanan, batas waktu kerja, algoritma genetika
Usulan Perancangan Rute Transportasi di PT. XYZ Menggunakan Algoritma Tabu Search Pada Heterogeneous Fleet Vehicle Routing Problem dengan Time Window untuk Meminimasi Biaya Transportasi Hakim, Linda Arini; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan tekstil yang memiliki konsumen yang tersebar di seluruh kota Surakarta. PT. XYZ memenuhi permintaan konsumen dengan mengirimkan produk secara langsung kepada konsumen dengan menggunakan lima unit kendaraan dengan kapasitas yang berbeda. Penentuan rute dilakukan oleh pengemudi berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya mengenai jalan di kota Surakarta. Apabila pengemudi tiba di lokasi konsumen sudah melebihi dari time window maka produk akan dikembalikan ke perusahaan dan akan di kirimkan esok harinya. Keterlambatan yang sering terjadi dikarenakan tidak adanya perencanaan rute yang akan dilalui dalam proses pengiriman produk yang mengakibatkan pada peningkatan biaya transportasi. Oleh sebab itu, penentuan rute perjalanan sangat penting untuk meminimalkan biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dan juga untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman produk. Pendekatan VRP yang dapat dilakukan berdasarkan kasus yang terjadi adalah dengan menggunakan heterogeneous fleet dan time window. Untuk mendapatkan rute usulan yang sesuai dengan kebutuhan PT. XYZ maka perancangan rute dilakukan dengan menggunakan algoritma tabu search dan pengolahan data akan dibantu dengan menggunakan sebuah program bernama MATLAB. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, maka hasil rancangan yang diperoleh telah memenuhi target yang ditentukan di mana target persentase keterlambatan adalah sebesar 0% serta telah meminimasi biaya transportasi sebesar 8%.Kata kunci- vehicle routing problem, heterogeneous fleet, time window, keterlambatan pengiriman, MATLAB
Pemilihan Pemasok Hijau Berdasarkan Metode Analytical Network Process dan Improved Grey Relational Analysis Pada Bahan Baku Kertas Cokelat Rosyid Kriswanto, Muhammad; Nashir Ardiansyah, Muhammad; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri pulp dan kertas yang berada di Indonesia. Produk kertas cokelat yang dihasilkan berasal dari bahan baku kertas bekas (waste paper) yang sebagian besar diperoleh melalui impor karena ketersediaan didalam negeri terbatas. Waste paper memiliki dampak negatif berupa impuritas yang dapat mencemari lingkungan. Peraturan Menteri Perdagangan nomor 31 Tahun 2016 tentang regulasi impor limbah non bahan berbahaya dan beracun, memperbolehkan impuritas sebesar 5% dari total keseluruhan dan kedepannya mencapai 0%. PT XYZ memiliki permasalahan tingginya tingkat impuritas yaitu 9% sedangkan yang diperbolehkan sebesar 5%, sehingga masih terdapat gap 4%. Tujuan dari tugas akhir ini adalah dapat menentukan kriteria dan subkriteria pemasok yang sesuai dengan kebutuhan PT XYZ dan menentukan peringkat prioritas alternatif pemasok guna menurunkan tingkat impuritas pada bahan baku. Dalam melakukan pemilihan pemasok, metode Analytical Network Process (ANP) dan Improved Grey Relational Analysis (IGRA) membantu pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan. Prinsip ANP untuk menghitung bobot prioritas kriteria dan subkriteria. IGRA digunakan untuk mendapatkan ranking prioritas alternatif pemasok. Penelitian ini menghasilkan beberapa skenario perhitungan IGRA untuk mengetahui perbedaan ranking alternatif pemasok, dimulai dari skenario penilaian experts hingga berdasarkan kriteria ekonomi atau kriteria lingkungan.Kata kunci— Pemilihan Pemasok, Analytical Network Process (ANP), Improved Grey Relational Analysis (IGRA)
Perancangan Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Menggunakan Metode Scor Dan Ahp Pada Divisi Parts Pt. United Tractors Tbk Rafi S , Muhammad; Yulianti , Femi; Sriwana, Iphov Kumala
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT United Tractors Tbk merupakan memilikibeberapa lini bisnis yakni, Mesin Konstruksi, KontraktorPenambangan, Pertambangan Batu Bara, Pertambangan Emas,Industri Konstruksi, dan Energi. Untuk lini bisnis MesinKonstruksi, United Tractors merupakan distributor untukbeberapa produk spare parts alat berat salah satunya ialahBomag. Perusahaan memiliki beberapa permasalahan yangmenyebabkan tidak maksimalnya rantai pasok yang terjadi diperusahaan. Hal ini dibuktikan dengan target rencana danrealisasi stok spare parts tidak tercapai dengan target rencanaperusahaan. Kemudian dengan aliran rantai pasok yang tidakmaksimal dibuktikan dengan banyaknya pemangkukepentingan dalam pengambilan keputusan membuat setiapproses menjadi tidak efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuanuntuk menilai kinerja rantai pasok dengan merancang KeyPerformance Indicator (KPI) yang ada di United Tractorsdengan menggunakan metode Supply Chain OperationReference (SCOR) dan Analytical Hierarchy Process (AHP).Dengan mengetahui model referensi manajemen rantai pasokyang ada di perusahaan dapat menjadi acuan dalam perbaikansistem rantai pasok yang ada. Kemudian Analytical HierarchyProcess (AHP) digunakan dalam penentuan bobot prioritasdalam model referensi manajemen telah dirancang gunamenjadi evaluasi dari kinerja rantai pasok yang ada. Kata kunci— Key Performance Indicator (KPI), Supply ChainOperation Reference (SCOR), Analytical Hierarchy Process(AHP).
Perancangan Sistem Pemilihan Pemasok Bahan Baku PP Cosmoplene AS 164 Natural Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hierarcy Process (FAHP) Pada PT XYZ Sri Rejeki, Afifa Rismila; Yulianti, Femi; Ardiansyah , Muhammad Nashir
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaanswasta yang bergerak dibidang manufaktur, yangmemproduksi produk untuk perusahaan-perusahaanmanufaktur berbahan plastik sebagai seperti tube, pipe, spiraltube, profile, rod, tape, dan masih banyak produk lainnya.PT.XYZ tak luput dari aktivitas pengadaan barang.Perusahaan memerlukan bahan baku mentah untukmemproduksi produk-produk mereka dengan jenis bahan bakumentah yang bervariatif juga. Untuk mendapatkan bahan bakudengan kualitas yang sesuai kebutuhan perusahaan, kriteriakriteria yang ditentukan perusahaan menjadi aspek pentingyang akan dijadikan alat ukur dalam memilih pemasok bahanbaku. Saat ini, PT. XYZ mengalami permasalahan yaituketerlambatan yang dilakukan oleh pemasok terpilih. Hal inimenunjukkan bahwa kriteria yang berlaku saat ini belumdisesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Adapun cara yangbisa dilakukan PT XYZ untuk menentukan kriteria dan subkriteria untuk memilih pemasok mereka, serta menghitung nilaibobot kriteria dan sub-kriteria adalah dengan menggunakanmetode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Setelahmelakukan perhitungan nilai bobot kriteria dan sub-kriteria,selanjutnya akan dibangun sebuah rancangan sistempendukung keputusan untuk membantu perusahaan dalammenentukan pemasok terbaik bagi perusahaan. Kata kunci—Fuzzy Analythical Hierarchy Process, Kriteria,Sub-Kriteria.