Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : dimaslia

PENGABDIAN MASYARAKAT “DETEKSI DINI KANKER SERVIKS” DI PLAWONAN RT.04, ARGOMULYO, SEDAYU, BANTUL, YOGYAKARTA Riadinata Shinta Puspitasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 1 No. 1 (2023): DIMASLIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyebab kematian akibat kanker yangterbesar bagi wanita di negara-negara berkembang. Secara global terdapat 600.000 kasus baru dan 300.000kematian setiap tahunnya, yang hampir 80% terjadi di negara berkembang. Jumlah penderita kanker serviksdi Indonesia semakin tinggi. Promosi kesehatan dan deteksi dini menjadi prioritas untuk mencegah danmenangani penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, tiap tahun sekitar 15.000 kasus kankerserviks (leher rahim) ditemukan di Indonesia. Indonesia menjadi negara dengan jumlah kasus kanker servikstertinggi di dunia.Tujuan : Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan “Deteksi Dini Kanker Serviks” audience diharapkan mampumengerti dan paham tentang bagaimana kanker serviks dan mengetahui bagaimana mendeteksi sedinimungkin tanda tanda adanya kanker serviks.Metode : metode penyuluhan dengan diskusi tanya jawab dengan media visual dan lea etHasil : Sasaran memberikan respon baik terhadap penyuluhan. Sasaran dapat penyimpulkan tentang materideteksi dini kanker servik.
PENGABDIAN MASYARAKAT “PENYULUHAN TANDA BAHASA NIFAS” DI KARANGBER, GUWOSARI, PAJANGAN, BANTUL, YOGYAKARTA Riadinata Shinta Puspitasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 1 No. II (2023): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK :Masa nifas merupakan masa yang beresiko terjadi kematian pada ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama setelah persalinan.Penyebab kematian ibu dalam masa nifas diantaranya disebabkan oleh adanya komplikasi masa nifasseperti perdarahan postpartum dan infeksi masa nifas. Tanda bahaya masa nifas merupakan suatu tanda abnormal yang mengindikasikan adanya bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi selama masa nifas seperti perdarahan berlebihan pasca melahirkan, demam tinggi lebih dari 38ᴼ C, sakit kepala hebat, nyeri pada dada, nyeri pada betis, sesak nafas, gangguan buang air kecil, merasa sedih terus menerus, darah nifas berbau menyengat yang mana apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Kira-kira 75 % kematian ibu disebabkan oleh perdarahan parah (sebagian besar perdarahan pasca salin) yaitu perdarahan yang melebihi 500 ml setelah bayi lahir, infeksi (biasanya pasca salin), tekanan darah tinggi saat kehamilan (preeklamsia/eklamsia), partus lama/macet, aborsi yang tidak aman. Penyebab tidak diketahuinya masalah bahaya masa nifas yaitu kurangnya pengetahuan ibu nifas, sehingga ibu nifas tidak menyadari jika mengalami tanda bahaya pada masa nifas. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan, salah satunya dengan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan media audiovisual dan leaflet. Pengabdian ini dilakukan pada bulan februari 2023 di padukuhan Karangber, Guwosari, Pajangan, Bantul.ABSTRACT : The postpartum period is a period that is at risk of death in the mother, around 60% of maternal deaths occur after giving birth and almost 50% of deaths during the postpartum period occur in the first 24 hours after delivery. The causes of maternal death during the postpartum period include complications during the postpartum period such as bleeding. postpartum and postpartum infections. Danger signs during the postpartum period are abnormal signs that indicate danger or complications that can occur during the postpartum period, such as excessive postpartum bleeding, high fever of more than 38°C, severe headaches, chest pain, calf pain, shortness of breath, urinary problems. urinating, feeling sad all the time, postpartum blood has a strong odor which, if not reported or detected, can cause the mother's death. Approximately 75% of maternal deaths are caused by severe bleeding (mostly post-natal bleeding), namely bleeding that exceeds 500 ml after the baby is born, infection (usually post-natal), high blood pressure during pregnancy (preeclampsia/eclampsia), prolonged/obstructed labor. , unsafe abortion. The cause of not knowing the dangers of the postpartum period is the lack of knowledge of postpartum mothers, so that postpartum mothers are not aware if they experience danger signs during the postpartum period. Community service activities can be carried out in various activities, one of which is counseling. Extension activities are carried out using audiovisual media and leaflets. This service will be carried out in February 2023 in Karangber, Guwosari, Pajangan, Bantul
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA BALITA Andani, Mahardika Ratih Resti; Puspitasari, Riadinata Shinta; Latifahanun, Este; Husna, Fauzul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 2 No. 2 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM MULIA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diharapkan masyarakat memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan dengan menjaga, memelihara, dan meningkatkan kualitas kesehatan mereka. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) keluarga adalah salah satu faktor yang menentukan kesehatan keluarga. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga yang ber-PHBS di Indonesia meningkat sebesar 70,62% dari tahun 2017. Namun, data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo menunjukkan bahwa capaian rumah tangga yang ber-PHBS pada tahun 2021 rendah, sekitar 21,71%. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Ibu tentang PHBS dalam rumah tangga melalui penyuluhan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat sehingga keluarga lebih menyadari PHBS. 30 Ibu berpartisipasi dalam kegiatan ini di Posyandu Belik Kalurahan Demangrejo, yang berlangsung pada tanggal 11 Januari 2024. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan Ibu tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebelum dan setelah penyuluhan berpengaruh. Ini adalah indikator keberhasilan kegiatan. Setelah penyuluhan, pengetahuan ibu balita meningkat dari hanya 15 orang (50%) sebelum penyuluhan menjadi 25 orang (83,3%). Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku , Penyuluhan
KONSELING INFORMASI EDUKASI (KIE) TENTANG KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DUSUN DADABHONG, SENDANG SARI, KAPANEWON PAJANGAN BANTUL Pratiwi, Fika; Husna, Fauzul; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 2 No. 2 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM MULIA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasangan Usia Subur adalah Pasangan suami istri yang saat ini hidup bersama, baik bertempat tinggal resmi ataupun tidak, dimana usia istri antara20 tahun sampai 45 tahun. Pasangan usia subur batasan usia yang digunakan disini adalah 20-45 tahun. Pasangan Usia Subur berkisar antara usia 20-45 tahun dimana pasangan (laki-laki dan perempuan) sudah cukup matang dalamsegala hal terlebih organ reproduksinya sudah berfungsi dengan baik. Ibu hamil adalah seorang wanita yaedang mengandung yang dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Kehamilan adalah waktu transisi, yaitumasaantara kehidupan sebelum memiliki anak yang sekarang berada dalamkandungan dan kehidupan nanti setelah anak itu lahir (Ratnawati, 2020) Kehamilan merupakan penyatuan dari spermatozoa dan ovumdan dilanjutkandengan nidasi. Bila dihitung dari saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 9 bulanmenurut kalender internasional. Maka, dapat disimpulkan bahwa kehamilanmerupakan bertemunya sel telur dan sperma di dalam atau diluar Rahimdanberakhir dengan keluarnya bayi dan plasenta melalui jalan lahir (Yulaikhah,2019)
PENYULUHAN TENTANG PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI ASAM ASETAT) TES UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 2 No. 1 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Latar Belakang : Kanker leher Rahim (Kanker Serviks) merupakan kanker tebanyak yang ditemukan oleh Yayasan Kanker Indonesia setelah kanker payudara. Perempuan di dunia setiap bulannya didiagnosa terkena kanker serviks dan 80% berada di negara berkembang termasuk Indonesia. Insiden kanker serviks sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan imunisasi dengan vaksin HPV dan diikuti dengan deteksi dini kanker serviks tersebut melalui pemeriksaan IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Tujuan : kegiatan penyuluhan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran melakukan IVA test sebagai pencegahan kanker servik Metode : kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media power point. Hasil : Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 8 Oktober 2023 pukul 11.00 WIB - selesai. Banyak dari Ibu-ibu arisan Perumahan Bale Catur Permai, Gamping, Sleman merupakan WUS (Wanita Usia Subur). Dengan demikian, kelompok arisan ibu-ibu Perumahan Bale Catur Permai tepat untuk menjadi sasaran penyuluhan. Dalam kegiatan penyuluhan Kesehatan ini, kurang lebih dihadiri oleh 26 orang. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul. Kata kunci : kanker servik,IVA test. ABSTRACK Background: Cervical cancer (Cervical Cancer) is the most common cancer discovered by the Indonesian Cancer Foundation after breast cancer. Women in the world are diagnosed with cervical cancer every month and 80% are in developing countries including Indonesia. The incidence of cervical cancer can actually be suppressed by making primary prevention efforts such as increasing or intensifying outreach activities to the community to lead a healthy lifestyle, avoiding risk factors for developing cancer, immunization with the HPV vaccine and followed by early detection of such cervical cancer through IVA examination (visual inspection using acetic acid). Objective: this extension activity was carried out to raise awareness of performing IVA test as prevention of cervical cancer Method: This community service activity was carried out by lecture method using power point media. Result: This extension activity was held on Sunday, October 8, 2023 at 11:00 AM - completed. Many of the mothers in the residential section Bale Chasur Permai, Gamping, Sleman are WUS (Women of Fertile Age). Thus, the group of mothers and mothers of Housing Bale Chess Permai is right to be subjected to extension. In this Health extension activity, more or less 26 people attended. This extension activity is carried out at Goa Cemara Beach, Sanden, Bantul. Keyword : servical cancer, IVA Test