Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BEBAN KERJA UNTUK PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI DI PERUM JASA TIRTA I MALANG Anggasta, Nanda Giovani; Yuniarti, Rahmi; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.08.10

Abstract

AMDK ASA (Air Minum Dalam Kemasan “Air Sehat Alami”) merupakan unit bisnis dari Perum Jasa Tirta I Malang yang memproduksi 5 jenis produk yaitu cup 120ml, cup 240 ml, botol 330ml, botol 500ml dan galon 19L. Pada bulan Januari hingga Oktober 2018, target produksi yang tidak tercapai, tenaga kerja mengalami lembur,dan waktu produksi belum standar. Sehingga perlu diketahui beban kerja serta waktu baku untuk menghitung kebutuhan pekerjanya. Metode yang digunakan adalah Stopwatch TimeSstudy dan Workload Analysis. Berdasarkan hasil, didapatkan waktu baku produk cup 120ml, cup 240ml, botol 330ml, botol 500ml dan galon berturut – turut 58,32, 58,91, 286,35, 293,99, dan 133,89 detik. Beban kerja tertinggi di stasiunnya adalah pada stasiun packaging 599% , 579%, 122%, 121%, stasiun pengisian air 99%. Jumlah pekerja yang dibutuhkan berturut–turut adalah 10, 10, 10, 10, dan 9 orang. Dan rekomendasi yang diberikan adalah menggunakan pekerja terbanyak dan menggunakan jumlah pekerja sesuai produk yang akan diproduksi.
EVALUASI BEBAN KERJA DALAM PROSES PEMBUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN METODE CARDIOVASCULAR LOAD (CVL) DAN SWEDISH OCCUPATIONAL FATIGUE INVENTORY (SOFI) Pradana, Izzaudin Afif; Sugiono; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.12.02

Abstract

CV Star Block merupakan badan usaha milik pribadi yang bergerak dalam bidang pembuatan produk paving. Dalam proses produksinya banyak yang masih bersifat manual operation sehingga sumber tenaga utama yang digunakan dalam proses produksi adalah tenaga manusia. Berdasarkan wawancara dan hasil kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) mengenai kelelahan ditempat kerja terdapat keluhan berupa kelelahan kerja pada bagian produksi CV Star Block. Pada penelitian ini dilakukan metode analisis kelelahan kerja menggunakan Cardiovascular load (CVL) dan kuesioner Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat dan penyebab dari kelelahan kerja. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode CVL, dari 6 operator produksi seluruh pekerja memiliki klasifikasi beban kerja bermasalah, dengan klasifikasi “diperlukan perbaikan”. Sedangkan hasil kuesioner SOFI, seluruh operator masuk ke dalam klasifikasi tingkat kelelahan kerja menengah. Rekomendasi perbaikan yang dapat diusulkan adalah perbaikan stasiun kerja, penjadwalan waktu istirahat, dan perbaikan tata cara kerja.
EVALUASI BEBAN KERJA MENGGUNAKAN PENDEKATAN WORK SAMPLING DAN WORKLOAD ANALYSIS PADA PRODUKSI BATIK Rizaldi, Nizar Prama; Novareza, Oyong; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.02.01.05

Abstract

CV Subur Makmur merupakan salah satu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Malang yang bergerak di bidang garmen. Batik cap merupakan salah satu produk yang digemari pembeli dikarenakan harganya yang cukup murah namun masih memiliki kualitas yang cukup bersaing. Dalam 3 tahun terakhir, target produksi yang diinginkan pada lini batik cap tidak pernah tercapai dikarenakan terus meningkatnya permintaan namun belum adanya penyesuaian yang dilakukan. Salah satu penyebabnya yaitu belum adanya standar produksi berapa jumlah produk yang dapat dihasilkan tiap satuan waktu. Pada lini batik cap juga belum pernah dilakukan perhitungan mengenai beban kerja yang dimiliki oleh para pekerjanya dimana hal ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu baku yang diperlukan untuk menghasilkan produk dengan metode work sampling dan mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan para pekerja memiliki beban berlebih menggunakan metode workload analysis. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan satu produk, proses pengecapan membutuhkan waktu selama 35,977 menit sedangkan proses pewarnaan membutuhkan waktu selama 73,873 menit. Pada pertengahan hingga akhir bulan terjadi peningkatan beban kerja dimana beban kerja pekerja melebihi 100%. Perusahaan dapat memberikan insentif tambahan sebagai kompensasi dari beban kerja berlebih yang dimiliki para pekerja untuk meminimalisir pengeluaran tambahan.
OPTIMASI TATA LETAK GUDANG UNTUK BAHAN BAKU DAN KEMASAN DENGAN METODE CLASS-BASED STORAGE Syahad, Zakiyya Bidhari; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.05.01

Abstract

Perencanaan Produksi Formulasi pada PT. Kimia Farma plant Watudakon yang memiliki kompleksitas tinggi menyebabkan tingginya variasi bahan baku dan bahan kemas, sedangkan dalam pengambilannya hanya menggunakan ingatan karyawan sehingga waktu pencarian dan pengambilan produk menjadi lama. Oleh karena itu diperlukan perancangan gudang baru bahan baku dan bahan kemas Formulasi dengan tata letak fasilitas yang optimal. Metode yang dilakukan dalam melakukan perancangan gudang baru adalah class based storage. Terdapat dua jenis layout yang akan dirancang yaitu layout ruang HVAC dan non HVAC. Tiap ruang akan diusulkan 3 layout alternatif berdasarkan aliran perpindahannya kemudian dibandingkan dalam 2 parameter, yaitu nilai utilitas ruang dan jarak perpindahan material. Material akan dikelompokan berdasarkan throughput kemudian akan dialokasikan sesuai metode class based storage. Penerapan kebijakan penempatan material sesuai dengan usulan dapat meningkatkan responsibilitas gudang dari segi jarak dan waktu serta memudahkan aktivitas penempatan dan pengambilan material.
PERANCANGAN TITIK DISTRIBUSI OPTIMAL PRODUK SEMEN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GRAVITY LOCATION MODEL Putri, Ferina Yuli; Rahman, Arif; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.05.06

Abstract

PT Indocement Tunggal Prakarsa merupakan salah satu produsen semen di Indonesia. Penelitian dilakukan untuk menentukan warehouse produk semen di Wonogiri. Permasalahan yang dialami perusahaan saat ini khususnya di wilayah Jawa Tengah adalah 99% permintaan semen bag PCC (Portland Composite Cement) dipenuhi oleh distributor sehingga perusahaan harus memberikan subsidi sebesar Rp47.000 per ton kepada distributor. Tahap penentuan jaringan distribusi untuk mendesain sistem dan fasilitas distribusi serta aliran barang. Tahap peramalan merupakan langkah awal untuk menentukan metode yang tepat untuk menentukan peramalan yang sesuai dengan karakteristik permintaan saat ini. Tahap penentuan titik distribusi dengan Gravity Location Model dimulai dengan menghitung jarak antar lokasi, menghitung geometris antar dua lokasi, dan menghitung transportasi jarak dan beban yang dipindahkan. Hasil dari gravity location model yaitu titik koordinat pusat distribusi yang akan didirikan warehouse produk semen.
EVALUASI RISIKO CEDERA MUSKULOSKELETAL PADA AKTIVITAS PRODUKSI KERAJINAN ROTAN MELALUI PENDEKATAN QEC DAN OWAS Anjanu, Sidda; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.06.09

Abstract

TEQ Production Rotan merupakan sebuah industri rumah tangga yang memproduksi mebel berbahan dasar rotan. Sebagai sebuah UKM, TEQ Production Rotan tetap harus memperhatikan postur kerja pada pekerja yang bertujuan untuk mengurangi risiko cedera dan kelelahan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko MSDs dari pekerja. MSDs merupakan cedera atau penyakit pada sistem saraf atau jaringan. Penelitian ini menggunakan metode QEC dan OWAS. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode QEC menunjukkan exposure level pekerja rangka berdiri, pekerja rangka duduk, dan pekerja anyam sebesar 54,83%, 55,12%, dan 58,05%. Sedangkan berdasarkan OWAS mendapat score sebesar 4, 2, dan 4. Rekomendasi yang diberikan adalah perancangan kursi kerja, meja putar, rak kerja, meja kerja,heating torch, dan poster peregangan otot sehingga dapat mengurangi exposure level pada QEC masing-masing level pekerja rangka duduk dan pekerja anyam sebesar 30,73% dan 33,65%. Sedangkan untuk score OWAS sebesar 1 untuk pekerja rangka duduk dan pekerja anyam.
EVALUASI RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI CV SUKSES ABADI DENGAN PENERAPAN METODE HIRA Yassa, Primadana Aly; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.11.09

Abstract

Sukses Abadi adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pencetakan beton pracetak untuk memenuhi kebutuhan pasar konstruksi. Masih adanya data kecelakaan kerja di perusahaan ini menjadi permasalahan yang harus diselesaikan. Minimnya penerapan sistem kesehatan dan kecelakaan kerja pada pekerja di perusahaan ini mengakibatkan tidak adanya identifikasi dan penilaian risiko potensi bahaya pada aktivitas pekerja serta kurangnya kontrol terkait penerapan sistem K3 di perusahaan. Penelitian ini, dilakukan pengumpulan data berupa potensi bahaya yang terjadi pada aktivitas produksi pekerja kemudian dianalisis dengan menggunakan metode HIRA, dilakukan identifikasi bahaya pada setiap proses produksi dan dilakukan penilaian risiko yang didapatkan dari hasil perkalian severity dan likelihood untuk dicari tingkat bahaya tertinggi. Penelitian menunjukkan bahwa penilaian risiko pada area proses produksi CV Sukses Abadi didapatkan bahwa klasifikasi dengan rating high sebanyak 4 bahaya, rating medium sebanyak 10 bahaya, dan rating low sebanyak 2 bahaya. Bahaya dengan rating tertinggi atau high akan diberikan rekomendasi perbaikan untuk dilakukan pengontrolan risiko.
EVALUASI HUMAN ERROR PADA OPERATOR PENGELASAN BOILER SHELL MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMAN RELIABILITY ASSESSMENT DI PT BASUKI PRATAMA ENGINEERING Anzunatama, Daffa; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.12.10

Abstract

PT Basuki Pratama Engineering merupakan perusahaan yang bergerak di bidang engineering dan fabrikasi. dengan produk unggulan steam boiler. Dalam proses produksinya, terdapat dua proses produksi yaitu pressure part dan non-pressure part. Berdasarkan data kuesioner, proses pressure part memiliki tingkat terjadinya human error tertinggi. Sehingga, perlu dilakukan analisis lebih lanjut dan tindakan perbaikan. Pada penelitian ini, digunakan pendekatan Human Reliability Assessment dengan metode Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) serta Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan dari 34 sub-task terdapat 31 error yang terdiri dari 74% kategori A9 (operasi tidak lengkap) dan 26% kategori C2 (pemeriksaan tidak lengkap). Selain itu, terdapat 87% operasi yang dapat menyebabkan peristiwa yang serius. Terdapat 59% task memiliki probabilitas low terjadinya error, 38% medium dan 3% high. Sub-task pengelasan root, proses gouging dan pengelasan filler, dan capping memiliki nilai HEP tertinggi sebesar 57,8%. Sehingga, diberikan 6 rekomendasi perbaikan kepada perusahaan.
EVALUASI RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK JALAN TOL KLBM OLEH PT WASKITA KARYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRADC Matanari, Pascal Sahala Halomoan; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.03.01.10

Abstract

Waskita Karya didirikan pada tanggal 1 Januari 1961, merupakan perusahaan negara terkemuka di Indonesia yang berperan besar dalam pembangunan negara. Objek penelitian ini adalah Proyek Jalan Tol PT Waskita KLBM. Dari hasil dan pembahasan tentang analisis kecelakaan kerja menggunakan HIRADC Pada Pekerjaan Erection Girder, maka kesimpulannya adalah: Pada HIRADC di PT. Waskita Karya khususnya pada Proyek Pembangunan Jalan Tol KLBM telah dilakukan identifikasi bahaya sesuai dengan pekerjaan erection girder dengan melihat aspek bahaya yang ditimbulkan oleh manusia dan peralatan. Dari penilaian tingkat risiko tersebut dapat diketahui pekerjaan yang berisiko rendah, sedang atau tinggi. Pada HIRADC di PT Waskita Karya (Persero) Tbk khususnya pada Proyek Pembangunan Jalan Tol KLBM telah dilakukan pengendalian risiko yang ditinjau secara berkala untuk mengetahui apakah pengendalian risiko pada HIRADC efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan di lapangan atau tidak. Dengan memperhatikan metode kerja dan penilaian risiko maka dapat diketahui pengendalian yang dibutuhkan dalam pekerjaan erection girder.
ANALISIS PENGUKURAN WAKTU KERJA UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA DENGAN METODE MAYNARD OPERATION SEQUENCE TECHNIQUE (MOST) PADA STASIUN KERJA TREATMENT DI PT HSC Kurniawan, Luthfi; Putro, Wisnu Wijayanto
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.04.01

Abstract

Pengukuran waktu merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan waktu baku dari suatu susunan pekerjaan. Pada PT HSC diketahui bahwa selama ini terdapat hasil produksi yang tidak tercapai dikarenakan tidak adanya waktu dan output standar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan kegiatan produksi dan dalam menentukan jumlah karyawan yang optimal terutama di stasiun kerja treatment. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengukuran waktu secara tidak langsung dengan metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST) dan akan digambarkan multiple activity chart. Berdasarkan hasil analisis pada 1 pekerja keranjang di stasiun kerja treatment, didapatkan metode kerja usulan yang dapat membantu meningkatkan produktivitas. Metode kerja usulan tersebut diitung kembali untuk menghasilkan waktu baku usulan. Oleh karena itu, dengan perhitungan waktu baku ini diharapkan dapat digunakan sebagai bagian perhitungan jumlah karyawan yang dibutuhkan serta acuan dan meningkatkan produktivitas perusahaan untuk memenuhi target atau permintaan pelanggan