Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SINERGI BIOCHAR DAN AGEN HAYATI DALAM REHABILITASI LAHAN SERTA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Anggraini, Selviana; Fahrudin, Ahmad; Restiani, Selvi; Kusmari, Diah Pitaloka
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 6 No 1 (2025): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v6i1.288

Abstract

Degradasi lahan pertanian akibat praktik konvensional seperti olah tanah berlebihan, penggunaan pestisida sintetik, dan pupuk kimia yang tidak terkendali telah menyebabkan penurunan produktivitas dan kualitas tanah. Kondisi ini mendesak penerapan inovasi dalam praktik agronomis untuk memulihkan kesehatan tanah dan meningkatkan hasil tanaman secara berkelanjutan. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran optimalisasi penggunaan biochar dan pupuk hayati sebagai solusi inovatif dalam restorasi kesehatan tanah dan peningkatan produktivitas tanaman pada sistem pertanian berkelanjutan. Fokus utama adalah pada perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, serta dampaknya terhadap ketersediaan hara dan hasil panen berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang telah dipublikasikan. Metode SLR melibatkan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur relevan dari basis data ilmiah terkemuka. Hasil sintesis diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas, mekanisme kerja, dan potensi sinergis dari kombinasi kedua amandemen tanah ini. Kata kunci : biochar; pupuk hayati; kesehatan tanah; pertanian berkelanjutan.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PELATIHAN ECOPRINT DAN IDENTIFIKASI POTENSI UMKM DI DESA H. WUKIRSARI WisnuMurti, Wisnu Murti; Novari, Satria; Hendrayudi, Hendrayudi; Faulina, Sri Tita; Lestari, Novi; nansyah, Satria; Anggraini, Selviana
JURNAL UNIV.BI MENGABDI Vol 4 No 2 (2025): Jurnal UNIV.BI Mengabdi : Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/mengabdi.v4i2.2877

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi berdasarkan kebutuhan mendesak di Desa H. Wukirsari, yang meliputi (1) optimalisasi keterampilan kreatif siswa sekolah dasar dan (2) ketersediaan data terkait potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai pendorong ekonomi desa. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam menciptakan karya seni berbasis lingkungan serta memetakan peluang pengembangan UMKM di desa tersebut. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui dua intervensi utama: pelatihan teknik Ecoprint dengan metode pounding yang melibatkan siswa SD secara aktif, dan identifikasi potensi UMKM melalui observasi lapangan serta wawancara terstruktur dengan para pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap kreativitas dan apresiasi siswa terhadap lingkungan, yang terefleksi pada luaran produk Ecoprint yang inovatif. Selain itu, proses identifikasi UMKM berhasil mengelompokkan jenis usaha potensial, memberikan landasan data yang krusial untuk perumusan program pendampingan wirausaha lanjutan. Secara kesimpulan, program pengabdian ini telah efektif dalam mewujudkan sinergi antara pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan dan penyediaan data strategis untuk penguatan ekonomi desa.
BIOKONVERSI LIMBAH PERTANIAN MENJADI BIOPESTISIDA RIZOBAKTERI ANTIFUNGAL Anggraini, Selviana; Murtini, Sri; Vajry, Indri; Khairunnisa, Poppy; Ansiska, Paisal
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v23i2.5386

Abstract

Modern agriculture faces increasing challenges from soil-borne fungal pathogens such as Fusarium oxysporum, Rhizoctonia solani, and Sclerotium rolfsii, which cause severe root and wilt diseases and significantly reduce crop productivity. This study employed a qualitative–descriptive approach supported by controlled laboratory experiments to evaluate the potential of agricultural waste as an alternative, low-cost substrate for producing antifungal rhizobacterial biopesticides. Six types of agricultural waste—rice straw, rice husk, corn cob, sugarcane bagasse, coffee husk, and soybean residue—were assessed based on their C/N ratio, lignin content, biodegradability, and nutrient availability. The results indicated that substrates with moderate C/N ratios (15–25) and low lignin content, particularly soybean residue and sugarcane bagasse, promoted optimal rhizobacterial colonization, robust biofilm formation, and high production of antifungal metabolites such as chitinase and siderophores. Rhizobacteria cultured on soybean residue exhibited the strongest inhibition zone against Fusarium oxysporum (20.5 mm) and the highest plant protection efficacy (88%), with biopesticide stability maintained for up to 120 days. Two conceptual models, Substrate Structure Colonization (SSC) and Media Metabolite Effectiveness (MME), are proposed to explain the relationship between substrate structure, metabolite biosynthesis, and biopesticide performance. These findings provide a sustainable strategy for converting agricultural waste into high-value bio-based inputs, supporting circular economy practices and green agriculture initiatives.