Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perhitungan Produktivitas dan Kebutuhan Karyawan Panen Kelapa Sawit di PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur: Calculation of Employee Productivity and Requirements to Harvest Oil Palm at PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, East Kalimantan Lidia; Ngapiyatun, Sri; wartomo; Winarni, Budi; Pratiwi, Wike
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2919

Abstract

Indonesia merupakan penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten karena keberhasilan perusahaan bisa dinilai baik dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang tinggi dan sebaliknya keberhasilan perusahaan bisa dinilai buruk dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas karyawan panen, mengetahui mutu kualitas tandan buah segar, dan menghitung kebutuhan karyawan panen yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode work sampling. Sampel dalam penelitian ini ditentukan oleh karyawan panen yang menggunakan alat panen dodos dan pada topografi datar dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap karyawan serta wawancara dengan karyawan dan atasan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) produktivitas karyawan panen di PT. Alam Jaya Persada untuk capaian target kerja karyawan sebanyak 76% sedangkan yang belum mencapai target sebanyak 24% karyawan dan tergolong cukup baik, 2) mutu kualitas tandan buah segar yaitu buah masak sebanyak 93,5% angka tersebut menunjukkan kualitas buah baik sekali, dan 3) kebutuhan karyawan panen di Afdeling 3 membutuhkan sebanyak 22 orang karyawan panen dengan target 0,0418 orang/ha.
Pemberdayaan Kelompok Dasawisma RT 06 Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana dalam Program Pengembangan Usaha Olahan Miracle Tree “Kelor” Bustomi, Muhamad Yazid; Sardianti, Andi Lelanovita; Sukariyan, Sukariyan; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Fahrizal, Fahrizal; Suosa Putra, Pandhu Rochman; Pratiwi, Wike; Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana memiliki potensi dalam pengembangan tanaman kelor yang tumbuh di daerah warga setempat yang juga tersedia lahan pekarangan yang cukup luas. Tanaman kelor memiliki potensi dan peluang serta kaya manfaat, baik untuk mencukupi kebutuhan pangan, obat herbal keluarga dan secara tidak langsung juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Salah satu cara dalam menjaga ketahanan pangan keluarga yaitu dengan memanfaatkan kemampuan dalam pengolahan produk pangan. Kegiatan ini dilakukan kepada kelompok dasawisma di RT 06 Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana yang memiliki potensi dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanaman kelor, mengingat khasiat dan manfaat dari tanaman ini. Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi dan praktik untuk menambah keterampilan Ibu-ibu dasawisma, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini memiliki tujuan yaitu mendorong masyarakat untuk dapat memanfaatkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan dalam pengelolaan tanaman kelor melaui pelatihan. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memahami dan mempraktikkan dalam pengolahan tanaman kelor menjadi teh dan tepung yang berbahan baku kelor. Masyarakat menjadi mengetahui bahwa kelor yang diolah menjadi tepung kandungan gizi akan bertambah tinggi. Selain itu juga, masyarakat menjadi tertarik untuk membudidayakan tanaman kelor di pekarangan rumah, walaupun di lahan yang sempit tanaman ini juga dapat berkembang dengan baik.
Pemanfaatan Ekstrak Bunga Rosella Menjadi Selai dan Syrup Pada Kelompok Rumah Tangga RT 20 Kelurahan Sempaja Utara Lelanovita Sardianti, Andi; Yazid Bustomi, Muhamad; Sukariyan, Sukariyan; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Fahrizal, Fahrizal; Suosa Putra, Pandhu Rochman; Pratiwi, Wike; Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3081

Abstract

Kelurahan Sempaja Utara memiliki wilayah yang cukup luas dibandingkan dengan kelurahan lain yang ada di Kota Samarinda. Wilayah yang sebagian besar lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian menjadi potensi dalam pengembangan tanaman rosella. Pekarangan rumah yang di wilayah ini juga masih tergolong luas, sehingga cocok untuk digunakan untuk menanam bunga rosella. Tanaman rosella dapat diolah menjadi beberapa produk olahan yang kaya manfaat, di antaranya yaitu diolah menjadi selai dan syrup. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada kelompok rumah tangga dalam pehamaman manfaat tanaman rosella, pengolahan menjadi syrup dan selai, pemahaman sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, serta pemahaman harga jual dan pangsa pasar syrup dan selai rosella. Metode yang digunakan yaitu dengan sosialisasi langsung kepada peserta dengan mempraktikkan pengolahan bunga rosella. Kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh anggota dasawisma yang menghasilkan produk berupa selai dan syrup yang dibagikan kepada peserta kegiatan. Berbagai manfaat yang terkandung dalam bunga rosella diharapkan dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk dalam memanfaatkannya jika diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini berupa peningkatan softskill pemahaman manfaat tanaman rosella 100%, pemahaman pengolahan menjadi syrup dan selai 100%, pemahaman sebagai peluang bisnis yang menjanjikan 100%, serta pemahaman harga jual dan pangsa pasar syrup dan selai rosella 70%.
Pelatihan Pemanfaatan Nasi Sebagai Campuran Pembuatan Kerupuk Rasa Bawang di Dasawisma Lily RT 25 Kelurahan Harapan Baru Sukariyan, Sukariyan; Sardianti, Andi Lelanovita; Bustomi, Muhamad Yazid; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Fahrizal, Fahrizal; Suosa Putra, Pandhu Rochman; Pratiwi, Wike; Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4212

Abstract

Salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah rumah tangga yaitu dengan mendorong kreativitas di kalangan masyarakat. Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan teknik-teknik terbaik untuk mengolah nasi sisa menjadi kerupuk yang lezat dan bergizi. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu mengajarkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan, dengan harapan peserta mampu menghasilkan produk olahan yang bernilai ekonomis melalui pemanfaatan nasi sebagai campuran pembuatan kerupuk. Metode kegiatan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Peserta kegiatan tertarik untuk menerapkan apa yang disampaikan di rumah masing-masing. Hal ini tergambar dari keseriusan peserta dalam bertanya terkait proses atau urutan dalam pengolahan nasi tersebut, karena sering ditemui nasi yang dimasak masih berlebih dan perlu untuk dimanfaatkan. Kerupuk nasi rasa bawang ini dapat mendorong masyarakat untuk dapat mengurangi biaya dalam pemenuhan menu tambahan yaitu kerupuk yang akan menjadi pelengkap makanan. Selain itu, kegiatan ini juga menambah wawasan dan mind set peserta akan pentingnya pemanfaatan nasi menjadi suatu peluang usaha yang menguntungkan.
Aplikasi Nanopartikel Liat terhadap Peningkatan Kualitas Kekuatan dan Keawetan Kayu Sengon Winarni, Budi; Alex, Taman
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1260

Abstract

Aplikasi nanopartikel liat sebagai bahan pengawet kayu karena nanopartikel bersifat halus dan larut dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keawetan dan kekuatan kayu. Pengawetan kayu dengan bahan nanopartikel liat yang menggunakan teknik impregnasi ke dalam kayu sengon agar dapat meningkatkan sifat kekuatan dan keawetannya. Bahan yang digunakan adalah nanopartikel liat, kayu sengon (Paraserienthis falcataria) yang dibuat contoh uji 2cmx2cmx40cm. Sebanyak 30 contoh uji dikeringudarakan, dari 30 contoh uji dirinci 10 contoh uji dijadikan pembanding tanpa diimpregnasi, sedangkan 20 contoh uji diimpregnasi dengan bahan nanopartikel liat dalam konsentrasi larutan sebesar 5% dan 2,5%. Impregnasi yang dilaksanakan adalah vakum awal sebesar 10 cmHg selama 10 menit dan dilanjutkan dengan tekanan sebesar 60 psi selama 2 jam serta vakum akhir sebesar 10 cmHg selama 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retensi dengan nanopartikel liat pada konsentrasi 5% dan 2,5% nilainya cukup tinggi. Keawetan kayu yang didasarkan pada persentase kehilangan berat dari serangan rayap kayu kering pada kayu sengon yang diawetkan dan tanpa pengawetan menunjukkan hasil yang sangat berbeda, terjadi peningkatan kelas awet, yaitu dari kelas awet empat menjadi kelas awet satu. Kekuatan kayu sengon ditunjukkan oleh adanya perubahan nilai tegangan pada batas proporsi, modulus patah dan modulus elastisitas, yaitu terjadinya peningkatan kekuatan dari kelas kuat lima atau sangat rendah menjadi kelas kuat empat atau rendah.
PEMANFAATAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI LIMBAH ORGANIK DAN ALTERNATIF PUPUK CAIR RAMAH LINGKUNGAN Sukariyan, Sukariyan; Saridanti, Andi Lelanovita; Bustomi, Muhamad Yazid; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Putra, Pandhu Rochman Suosa; Fahrizal, Fahrizal; Marlendi, Sri
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20811

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk ramah lingkungan berupa eco-enzyme sebagai alternatif pupuk cair alami. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya volume limbah organik rumah tangga yang belum terkelola dengan baik serta ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam kegiatan pertanian dan penghijauan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, demonstrasi pembuatan eco-enzyme, serta pendampingan praktik langsung kepada peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kelompok masyarakat peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Hal ini dijelaskan sebelum kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan limbah hanya sebesar 55% peserta memahami pentingnya pengelolaan limbah organik, namun setelah dilakukan pelatihan dan sosialisasi maka pengetahuan tentang eco-enzyme menjadi 82,8% menilai eco-enzyme sebagai solusi efektif dalam mengurangi limbah rumah tangga, dan 89,4% menyadari manfaatnya sebagai pengganti pupuk kimia. Selain itu, 85,8% peserta mengalami dampak perubahan yang pola pikir tentang pemanfaatan eco-enzyme dan berencana membuat eco-enzyme secara rutin dan mengajak keluarga atau tetangga untuk berpartisipasi. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan tingkat kepuasan yaitu 89,4% peserta menilai kegiatan ini bermanfaat bagi diri mereka serta lingkungan sekitar.