Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peace Narratives as a Strategy for Digital Conflict Resolution After Indonesia’s 2024 Elections Dewi Setyorini, Islamia; Risma Saragih, Herlina Juni; Malik, Ichsan; Setiawibawa, Rachmat; Uksan, Arifuddin
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 04 (2025): September - November, International Journal of Education, Vocational and Socia
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i04.2403

Abstract

This study examines the role of peaceful narratives as a conflict resolution strategy in the digital arena following Indonesia's 2024 general elections. Amidst rising political polarization, especially among youth active on social media platforms such as TikTok and X (formerly Twitter), digital spaces have become arenas for both political expression and social division. The research applies qualitative content analysis to explore how "peaceful narratives" can reduce symbolic violence and promote inclusive political awareness. Utilizing Social Identity Theory and Johan Galtung's "peace by peaceful means" framework, the study analyzes the dynamics around the viral hashtag #PrettyGirlsDon'tVote02, which symbolizes political satire and identity polarization. Findings reveal that peaceful narratives counteract digital conflicts by fostering empathy, respectful dialogue, and civic engagement, thereby strengthening social cohesion and democratic deliberation. The study recommends reinforcing political literacy, creating healthier dialogue platforms, promoting public verification of information, and encouraging positive social role models. Ultimately, peaceful narratives not only mitigate digital conflicts but also lay the foundation for national unity and resilience in Indonesia's evolving democratic landscape.
Membangun Perdamaian Melalui Kampanye Digital Warga Jaga Warga Berbasis Digital peacebuilding dan Nilai Non-Kekerasan Mahatma Gandhi Setyorini, Islamia Dewi; Risma Saragih, Herlina Juni; Malik, Ichsan; Setiawibawa, Rachmat; Uksan, Arifuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12629

Abstract

Kampanye Warga Jaga Warga merupakan inisiatif digital di Indonesia yang bertujuan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial melalui media sosial dan aktivitas luring. Berbeda dengan gerakan formal, kampanye ini berfungsi sebagai gerakan kesadaran kolektif yang mendorong warga untuk tetap waspada dan bersatu menghadapi potensi gangguan atau provokasi, terutama pada masa ketegangan sosial. Kampanye ini berhasil memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan pesan perdamaian, solidaritas, dan perlindungan antarwarga, dengan dukungan dari berbagai pihak seperti komunitas lokal, aparat keamanan, LSM, dan influencer. Implementasinya tampak melalui aksi nyata seperti patroli lingkungan, diskusi komunitas untuk mencegah hoaks dan provokasi, serta kegiatan gotong royong membersihkan ruang publik. Tagar viral #WargaJagaWarga menjadi simbol pemersatu yang mengingatkan masyarakat untuk saling melindungi, menjaga kelompok rentan, dan menegakkan harmoni sosial. Pendekatan inklusif ini menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama serta menghidupkan kembali nilai budaya gotong royong dan keamanan bersama, termasuk melalui bentuk tradisional seperti siskamling. Secara keseluruhan, kampanye Warga Jaga Warga menunjukkan bagaimana sinergi antara teknologi digital dan partisipasi akar rumput dapat memperkuat kohesi sosial serta membangun budaya anti-kekerasan di era digital, menjadikannya model penting bagi pembangunan perdamaian dalam lanskap sosial-politik Indonesia yang kompleks.