Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar modal serta mendorong perubahan pola pikir masyarakat Desa Pujotirto terhadap pengelolaan keuangan yang lebih terencana dan berorientasi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatoris melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi interaktif, diskusi, dan simulasi sederhana investasi, dengan melibatkan anggota Karang Taruna dan perangkat desa sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi pasar modal yang signifikan, dengan skor rata-rata pemahaman meningkat dari 51% menjadi 84%. Selain itu, sebanyak 86% peserta menyatakan minat untuk mempelajari investasi lebih lanjut setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan yang dilakukan secara sistematis, partisipatif, dan kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap positif, serta mendorong kesiapan masyarakat dalam mengenal investasi. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi literasi keuangan berbasis masyarakat desa yang berkelanjutan serta berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional.