Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hubungan Motivasi Dengan Kepuasan Kerja Perawat RSUD Mamuju Tengah Pratiwi, Yuyun Ika; Wardiah Hamzah; Ulfa Sulaeman; Andi Multazam; Nugrahayu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.598

Abstract

Motivasi merupakan suatu kekuatan potensil yang ada di dalam diri manusia yang dikembangkan dari diri sendiri (intrinsik) atau luar (ekstrinsik), hal ini tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi orang yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini mengetahui motivasi dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Mmauju Tengah Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 110 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Puposive Sampling. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan metode analisis data yang digunakan univariat, bivariate dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan motivasi intrinsik dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Mamuju Tnegah dengan nilai P = 0,014 nilai p < 0,05. Hubungan motivasi ekstrinsik dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Mamuju Tengah ada hubungan dengan nilai P = 0,013 atau nilai p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik  dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Mamuju Tengah.
Hubungan Personal Hygiene Menstruasi Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Di MAN 2 Barru Darniaty, Nur Suci Permata; Arman; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.738

Abstract

Keputihan di definisikan sebagai cairan dari kelamin perempuan (vagina) yang berlebihan selain air kencing atau darah. Sifatnya bisa normal atau tidak normal. Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang dan keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau atau tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Perilaku personal hygiene merupakan faktor yang sangat penting dalam pencegahan masalah keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan personal hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada remaja di MAN 2 Barru. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan metode sistem random sampling dengan jumlah sampel 117 responden. Metode analisis menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-square. Hasil dari penelitian ini terdiri dari Hubungan personal hygiene dengan kejadian keputihan memiliki P value 0,004, hubungan penggantian pakaian dalam dengan kejadian keputihan memiliki P value 0,001, hubungan pemakaian sabun dengan kejadian keputihan memiliki P value 0,366, hubungan penggantian pembalut dan pantyliner dengan kejadian keputihan memiliki P value 0,000 dan hubungan penggunaan air bersih dengan kejadian keputihan memiliki P value 0,025. Kesimpulan penelitian diperoleh bahwa ada hubungan personal  hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja di MAN 2 Barru.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja PT. Bosowa Propertindo Makassar Hidayat, Nur; Ulfa Sulaeman; Rahman, Aulia
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i4.748

Abstract

  Laporan National Institue of Occupational Health and Safety (NIOSH) menunjukan bahwa terdapat dua penelitian mengenai tingkat stres kerja ditempat kerja di Amerika, yang pertama hasil survei yang telah dilakukan oleh Familier and Work Instituet menunjukan sejumlah 26% pekerja sering mengalami stres ditempat kerja, yang kedua hasil survei yang telah dilakukan oleh Yale University menunjukan sebanyak 20% pekerja mengalami stres kerja.Penelitian ini menggunakan kuantitaf dan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study. yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 pekerja, dan sampel yang di ambil dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 35 pekerja. Metode pengumpulan data yaitu, data primer dan data ssekunder. Analisik data yang digunakan yaitu analisis unuvariat dan analisis bivariat.Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square dan diperoleh beban kerja dengan stres kerja pada pekerja dengan angka p=0,000 <0,05, lingkungan kerja denga stres kerja pada pekerja dengan angka p=0,082 ≥0,05, status gizi dan stres kerja pada pekerja p=0,179 ≥0,05, masa kerja dan stress kerja p=0,085 ≥0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja dan tidak ada hubungan antara lingkungan, status gizi, masa kerja dengan stres kerja pada pekerja di PT. Bosowa Propertindo Makassar Tahun 2022 disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan pada pekerja khususnya pekerja di PT. Bosowa Propertindo.
Distribusi Spasial Faktor Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Hasbi, A.Muhammad Fikri Zainul; Fatmah Afrianty Gobel; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.790

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mycrobacterium tuberculosis yang masuk kedalam tubuh dengan gejala batuk yang berlangsung selama 2 minggu, yang dikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, dan badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, berkeringat pada malam hari tanpa adanya kegiatan fisik dan demam meriang selama satu bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi spasial faktor determinan dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan system informasi geografis yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena yang ditemukan berupa faktor determinan atau masalah kesehatan yang kemudian akan dipetakan menggunakam peta distribusi spasial dengan aplikasi ArcMap 10.8. Populalsi dalam penelitan adalah seluruh penderita Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi yang berjumlah 106 orang dengan menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan suhu, kelembaban dan pencahayaan pada rumah responden penderita TB paru termasuk dalam kategori tidak memenuhi syarat. Penelitian ini menyarankan kepada untuk meningkatkan penanggulangan penyakit Tuberkulosis Paru, serta meningkatkan promosi PHBS dan menjaga lingkungan agar tetap sehat, dan melakukan penyuluhan.
Hubungan Pendidikan Dengan Stres Kerja Pada Sopir AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) Di PT. Borlindo Mandiri Jaya Nurul, Syarifah; Arni Rizqiani Rusydi; Andi Rizky Amelia; Ikhram Hardi S; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.827

Abstract

Tuntutan hidup dan tuntutan perusahaan membuat karyawan mengalami gangguan kesehatan sampai kepada dideritanya suatu penyakit tidak terkecuali pengemudi sopir bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi). Salah satu masalah transportasi yang dihadapi di Indonesia ketika jumlah kendaraan tidak sebanding dengan panjang jalanan dapat berdampak pada lamanya mengemudi yang dapat menyebabkan stres pada pengemudi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan dengan stres kerja pada sopir AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) di PT. Borlindo Mandiri Jaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode kuantitatif. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 32 responden dan pengambilan sampel menggunakan seluruh populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data di analisis dengan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dan nilai α = 0,05. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel independent dengan dependen, yang dimana pendidikan p-value= 0.579> α = 0.05.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang Nurwafiqa Saleh; Ulfa Sulaeman; Abd.Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1276

Abstract

Stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami pegawai dalam menghadapi pekerjaan. Stres kerja ini tampak dari Simptom, antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, merokok yang berlebihan, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami gangguan pencernaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 104 orang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang. Sampel penelitian ini sebanyak 60 guru yang diambil menggunakan metode purposive sampling dengan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan beban kerja diperoleh p-value = 0,003 dan motivasi kerja diperoleh nilai p-valu = 0,004. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja dengan stres kerja pada guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Konjungtivitis Iritan Pada Pekerja Bagian Pengelasan Di PT. IKI (Persero) Siti Nurhalizah; Nasruddin Syam; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1285

Abstract

Industri pengelasan merupakan tempat kerja yang berisiko tinggi menyebabkan gangguan kesehatan dan kelelahan kerja. Asap pengelasan terdapat kandungan debu dan gas, kandungan inilah yang nantinya dapat menimbulkan beberapa gangguan seperti konjungtivitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konjungtivitis iritan pada pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar yang berjumlah 40 pekerja yang diambil menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara paparan asap las (p=0,000), penggunaan APD (p=0,025) dengan konjungtivitis iritan dan tidak ada hubungan yang signifikan pengetahuan (p=0,509) dengan konjungtivitis iritan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara paparan asap las, penggunaan APD dengan konjungtivitis iritan pada pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar.