Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Gizi Seimbang Dan Sanitasi Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Dalam Mencegah Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Pute Paridah, Asni; Yusriani; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.1052

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia yang menjadi perhatian khusus karena jumlah anak yang menderita stunting cukup memprihatinkan. Indonesia sendiri menjadi negara ketiga dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Asia Tenggara. Tingginya angka stunting disebabkan oleh banyak faktor termasuk pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi seimbang dan sanitasi terhadap pengetahuan ibu balita dalam mencegah stunting di wilayah kerja puskesmas Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one-group pre post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 69 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95% (alpha=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi melalui penyuluhan gizi seimbang dan sanitasi dengan metode ceramah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita (p-value=0,000) dalam mencegah stunting. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan gizi seimbang dan sanitasi terhadap pengetahuan ibu balita dalam mencegah stunting di wilayah kerja puskesmas Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan penyuluhan gizi seimbang dan sanitasi tetap diberikan pada kegiatan pospenting sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita dalam mencegah stunting.        
Studi Kualitas Bakteriologis Udara Di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar Miscasari Pratiwi; Hidayat; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.1104

Abstract

National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menyatakan bahwa mikroorganisme merupakan polutan berbahaya di udara dalam ruangan. Bakteri tubuh dalam ruangan dipengaruhi beberapa faktor yaitu suhu terlalu panas, kelembaban yang tinggi, kebersihan lingkungan, penerangan kurang, serta banyaknya orang keluar masuk ruangan dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bakteriologis udara pada Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Jenis penelitian ini ialah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui parameter suhu, kelembaban, pencahayaan, kepadatan hunian dan jumlah bakteri udara. Populasi dalam penelitian ini adalah ruang rawat inap kelas I, II, III dan ruang tunggu poliklinik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa parameter fisik udara yaitu kelembaban, pencahayaan belum memenuhi persyaratan, suhu udara hanya satu ruangan yang memenuhi syarat, kepadatan hunian hanya satu yang tidak memenuhi syarat, sedangkan angka kuman sebagian besar tidak memenuhi syarat sesuai standar persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Adapun saran bagi Rumah Sakit Islam Faisal Makassar untuk melakukan pemantauan kualitas udara ruangan serta pengambilan sampel dan pemeriksaan parameter kualitas udara seperti parameter biologi, fisik dan kimia.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Kandungan Besi Dan Mangan Pada Air Sumur Bor Di Desa Polewali Nur Susi Susanti B; Abd. Gafur; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fdzdbm55

Abstract

Groundwater is the primary source widely used by people in Indonesia, as it is relatively easy to access and considered cleaner. The purpose of this study is to determine the environmental health risks associated with the Fe and Mn content in the drilled well water consumed by the community in Polewali Village, South Baebunta District, North Luwu Regency. This study employs a descriptive observational design with an Environmental Health Risk Analysis (EHR) approach. The results show that of the 30 communities exposed to Fe, three communities have RQ > 1 and 27 communities have RQ ≤ 1, while all 30 communities exposed to Mn have RQ values ≤ 1. Based on these data, it is known that three people exposed to Fe have a risk level that exceeds the safe limit, while 30 communities exposed to Mn are still below the risk level or are not at risk at this time, pending the next few years. Recommendations based on the results of this study suggest that remediation and treatment of drilled well water should be carried out.