Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Becik Ketitik Ala Ketara Kaitan dengan Surah Al Zalzalah Ayat 7 - 8 dalam Penyampaian Pesan Dakwah di Masyarakat Novianto Puji Raharjo
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.385

Abstract

Islam hadir dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat setempat. Pada masyarakat nusantara kebudayaan sebelum islam hadir ialah budaya animisme, dinamisme, agama Hindu serta Budha. Komunikasi antar budaya memandang bahwa masyarakat ialah bentuk dari hubungan yang terjadi baik aspek kecil hingga besar. Komunikasi antar budaya memandang bahwa adanya perbedaan kebiasaan antara budaya satu dengan yang lainnya. Dalam surat Al – Zalzalah ayat 7 – 8 menunjukkan bahwa firman Allah SWT terhadap perbuatan manusia sekecil apapun akan mendapatkan balasannya. Hal ini selaras dengan falsafah jawa yang berbunyi “becik ketitik ala ketara” bermakna “perbuatan baik dan perbuatan yang jelek suatu saat akan nampak dan ketahuan pada akhirnya”. Oleh karena itu penulisan ini bertujuan untuk menggabarkan bagaimana pesan dakwah dari hubungan budaya serta ajaran agama dalam surat Al Zalzalah serta dalam falsafah becik ketitik ala ketara. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa dalam berdakwah untuk memperhatikan etika komuinikasi budaya untuk dapat memahami strategi dakwah di masyarakat serta penyampaian makna yang dapat diterima masyarakat.
Analisis Efektifitas Pesan Dakwah Ustadz Segaf Baharun Pada Media Youtube Novianto Puji Raharjo; Muhammad Faizin Febriansyah
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v2i2.412

Abstract

Komunikasi pada era zaman sekarang dapat memanfaatkan media sosial dalam penggunaanya untuk lebih mempermudah proses komunikasi serta memperluas jangkauan komunikasi. Oleh karena itu penggunaan media sosial youtube yang telah digunakan oleh pendakwah Ustad Segaf Baharun telah sesuai dalam strategi komunikasi dakwah era digitalisasi media saat ini, jangkauan lebih luas, komunikasi lebih efektif dalam segi berdakwahnya. Penulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana pesan dakwah yang tergambarkan dan makna yang ingin disampaikan oleh Ustadz Segaf Baharun melalui Youtube. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan gambaran bagaimana pemanfaatan digitalisasi media saat ini dapat digunakan dalam berdakwah dan bagaimana strategi dakwah yang dapat diterapkan dalam era saat ini. Metode penelitian dalam penulisan ini merupakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif analisis dan disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pesan Dakwah Al-Habib Segaf Baharun lebih condong kepada kajian fiqih dan tasawwuf. Karena guna memperbaiki akhlak dan syari’at islam yang sesuai dengan Al-qur’an dan Sunnah. Efektifitas Al-Habib Segaf Baharun mampu mengubah tatanan ummat islam dari segi syariat yang dimana korelasi keseluruhan data yang diperoleh tersebut mampu dijadikan sebagai indikator atau barometer tingkat kepuasan pengguna sosmed (target dakwah). Pada akhirnya merupakan salah satu ketercapaian tujuan dakwah.
THE CONCEPT OF COMMUNICATION OF THE PESULAP MERAH IN TACKLING OCCULT ALTERNATIVE MEDICINE ACCORDING TO THE PERSPECTIVE OF THE ISLAMIC RELIGION M. Nashoihul Ibad; Novianto Puji Raharjo
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v5i2.715

Abstract

Occult alternative medicine is a treatment of human health using strange things that are not by reason or methods of treatment in scientific medicine. One of the figures who overcome supernatural medicine by dismantling the actions of shamans under the guise of ustad is the Pesulap Merah on his youtube account "PESULAP MERAH OFFICIAL". Does this research want to reveal how the concept of communication is carried out by the Pesulap Merah in tackling shamans under the guise of religion according to the perspective of Islam? The purpose of this study is to find out the concept of communication carried out by the Pesulap Merah in overcoming alternative occult medicine according to the perspective of Islam. The method used in this study is qualitative. The data source uses descriptive results from the observations of the Youtube channel as well as comments from netizens. The results of this study show that the concept of proselytizing communication carried out by the Pesulap Merah wants to reveal the action of occult alternative medicine under the guise of Islam so that people do not fall into misguidance.