Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

GAYA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF PADA LINGKUNGAN ORGANISASI PUBLIK Olivia Tahalele
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.855 KB)

Abstract

Different communication styles in the organizational environment can hinder the quality of public service performance. The diversity of services that must be provided by office employees at the Faculty of Social and Political Sciences, Pattimura University from students, lecturers, education staff forms a variety of communication patterns. The research method used in this research is descriptive quantitative by distributing question sheets to students and lecturers to measure effective communication style. Research findings related to (1). employee effectiveness (Y) 0.691, (2). The organizational communication dimension (Y) is 0.721. (3). The Effectiveness of Employee Work Communication (Y) is 0.704 (70.4%). So it can be concluded that the maximum embodiment of Organizational Communication Effectiveness is at the Faculty of Social
Pemahaman Dan Penguasaan Model-Model Komunikasi (Studi Empiris Terhadap Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Pattimura) Olivia Tahalele; Fatima Suatrat; Sandra Ivonnie Telussa; Johana Nahuway; Haryati Haryati; Andi Muh Akbar Saputra
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3366

Abstract

The communication model is a simple description of what is needed for communication to occur by abstractly representing its important characteristics and eliminating irrelevant details. This study examines the understanding and mastery of communication models by students of the Communication Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Pattimura University. The research was conducted using a quantitative method with a sample size of 30 respondents. The research data consisted of primary and secondary data collected through literature study, observation, structured interviews, and student evaluations. The data were analyzed quantitatively using a descriptive percentage analysis. The results showed that overall, the average achievement of understanding and mastery of communication models by most students was 80%, with only a small percentage of students still lacking understanding and mastery (14%) and a minority who did not understand and master the models (6%). This finding provides valuable input for strengthening the learning process of communication models in lectures and serves as a collective consideration for further actions that should be implemented by course instructors in order to maximize the understanding and mastery of communication models among students of the Communication Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Pattimura University.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI MENDELEY UNTUK PENYUSUNAN KARYA ILMIAH Sri Anjarwati; Mekar Meilisa Amalia; Olivia Tahalele; Yuliana A; Pius Weraman; Jekmal Malau
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan karya ilmiah merupakan tugas yang tak terhindarkan dalam dunia akademik. Namun, banyak mahasiswa, dosen, dan guru yang menghadapi kesulitan dalam mengorganisir referensi dan merujuk pada sumber yang relevan. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley dilaksanakan dengan tujuan memberikan solusi bagi permasalahan tersebut. Pelatihan ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom pada bulan Maret 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 58 orang, yang berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, dosen, dan guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi penyampaian materi secara terstruktur, demonstrasi penggunaan aplikasi Mendeley, serta sesi tanya jawab dan diskusi. Peserta diberikan pemahaman tentang fitur-fitur Mendeley, seperti pencarian, pengelolaan, dan pengutipan referensi, serta penulisan daftar pustaka yang terstruktur. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam penggunaan Mendeley dan kemampuan mereka dalam mengelola referensi serta merujuk pada sumber secara efisien. Peserta juga dapat memanfaatkan fitur kolaborasi Mendeley untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Dengan memanfaatkan Mendeley, proses penyusunan karya ilmiah dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Peserta dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam penyusunan karya ilmiah, meningkatkan kualitas, dan memberikan kontribusi yang lebih baik dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
PROGRAM PENDAMPINGAN PENELITIAN: MENINGKATKAN KUALITAS PENELITIAN DAN PUBLIKASI DI JURNAL SCOPUS MELALUI KOLABORASI ANTARA MAHASISWA DAN DOSEN Muhammad Abdun Jamil; Citra Azhariat Malasari; Zulham Zulham; Mauritz Pandapotan Marpaung; Olivia Tahalele; Rukoyah Rukoyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37091

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada Program Pendampingan Penelitian Meningkatkan Kualitas Penelitian dan Publikasi di Jurnal Scopus. Pentingnya publikasi di jurnal internasional terindeks semakin meningkat dalam konteks akademik, yang mendorong perlunya dukungan dalam proses penelitian bagi mahasiswa dan dosen. Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan mempersiapkan artikel untuk publikasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan workshop interaktif, pendampingan langsung oleh dosen, serta sesi presentasi untuk berbagi temuan penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai teknik penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Selain itu, terbentuknya kelompok kolaboratif antara mahasiswa dan dosen menghasilkan motivasi yang tinggi dalam melanjutkan penelitian. Evaluasi peserta menunjukkan kepuasan dan harapan untuk melanjutkan program ini di masa mendatang. Kesimpulannya, program pendampingan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga menciptakan budaya penelitian yang positif di lingkungan akademik, yang sangat penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan reputasi institusi.
PENGENALAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN: MENGGUNAKAN VIDEO DAN ANIMASI UNTUK EDUKASI Sandra Ivonnie Telussa; Ratna Susanti; Firdaus Firdaus; Olivia Tahalele; Achmad Ardiansyah; Mepa Kurniasih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44393

Abstract

Penggunaan multimedia dalam pembelajaran telah menjadi kebutuhan yang mendesak di era digital saat ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan video dan animasi sebagai media edukasi kepada guru-guru Sekolah Dasar dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Maluku, Surakarta, Kabupaten Barito Kuala (Kalimantan Selatan), dan Jakarta Selatan. Kegiatan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting dan melibatkan 15 guru peserta. Metode pelatihan digunakan dalam bentuk penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan video dan animasi untuk pembelajaran. Evaluasi pre-test dan post-test mengindikasikan adanya peningkatan skor rata-rata pada seluruh aspek yang dilatihkan. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, menghasilkan karya multimedia sederhana, serta menyatakan komitmen untuk menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah masing-masing. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui riset lanjutan yang menelaah implementasi nyata di kelas.
PELATIHAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM DESAIN PEMBELAJARAN INOVATIF BAGI DOSEN Endah Heryanti; Hendra Kasman; Wetri Efita; Olivia Tahalele; Asmawati Asmawati; Conny Oktizulvia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45922

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan pedagogis dosen melalui pelatihan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam desain pembelajaran inovatif. Pelatihan dilaksanakan secara daring selama tiga minggu menggunakan Zoom Cloud Meeting dan melibatkan dosen-dosen dari empat perguruan tinggi: Akademi Akuntansi dan Manajemen Pembangunan Bengkulu, STMIK Dharmapala Riau, Universitas Pattimura, dan Universitas Alifah Padang. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, refleksi, dan asesmen formatif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 59,6%. Selain itu, data kualitatif memperlihatkan antusiasme tinggi dan kemampuan peserta dalam mengintegrasikan aplikasi AI ke dalam desain pembelajaran mereka. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan dosen menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan tinggi.
Analisis Strategi Pemasaran Pantai Natsepa Dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Yoan Pattiselanno; Olivia Tahalele
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of the Marketing Strategy of Natsepa Beach in Supporting Community-Based Tourism Development. Supervisor I: Sandra I. Telussa, and Supervisor II: Olivia Tahalele. Natsepa Beach is a leading tourist destination in Central Maluku Regency that has great potential for the development of nature-based and culinary tourism. This beach is known not only for its natural beauty but also for Rujak Natsepa, which has become a local culinary icon. The combination of beach tourism and culinary tourism serves as the main strength in building the destination’s image. The management of Natsepa Beach is carried out by the Central Maluku Tourism Office with the involvement of the local community, particularly MSME actors and rujak vendors. Community involvement is important because the tourism sector contributes to the economy of local residents. The local government also provides guidance regarding hygiene and serving standards to maintain the quality of local products and the image of the tourist destination. The current marketing strategy of Natsepa Beach utilizes digital media and social media through accounts such as Pesona Maluku Tengah, as well as support from influencers and content creators. Promotion does not only highlight the beach scenery but also tourism activities and Natsepa’s distinctive culinary attractions. However, the absence of an official account dedicated specifically to Natsepa Beach means that promotional information is still combined with information about other destinations. From the perspective of Integrated Marketing Communication (IMC), the marketing of Natsepa Beach includes six main components, namely advertising, sales promotion, public relations, personal selling, direct marketing, and internet marketing. The implementation of these IMC components strengthens the branding of Natsepa Beach as a distinctive natural and culinary tourism destination and supports the economic growth of the local community.