Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Impact of Knowledge Management on Organizational Performance through the Balanced Scorecard at Correctional Facilities in Central Java Ramadhika, Mochamad Fitrah; Kusmiyanti, Kusmiyanti
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (November - De
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i5.5207

Abstract

Digital-based self-reliance development encourages Correctional Institutions (Lapas) in Central Java to improve organizational effectiveness through the implementation of integrated knowledge management. This study aims to examine the effect of knowledge management on organizational performance by using a balanced scorecard (BSC) approach, especially in supporting prisoner independence programs through digital marketing. Quantitative research methods were applied by distributing questionnaires to 159 staff members from the job training (Bimker) and production activities (Giatja) subsection in 28 correctional institutions in Central Java. Data analysis techniques include validity testing, reliability testing, coefficient of determination, Goodness of Fit model testing, F-Square testing, and path coefficient testing, processed using Smart-PLS version 4.1.1.2. The results showed that knowledge management has a positive and significant effect on organizational performance, with a path coefficient value of 0.857 and a p value of 0.000. R squared value of 0.735 indicates that knowledge management affects organizational performance as measured by the Balanced Scorecard of 73.5%. Each dimension of knowledge creation, adoption, adaptation, and embodiment of knowledge management plays an important role in supporting an organization's internal processes. This study provides empirical insight that strengthening technology-based knowledge management is a fundamental element in creating innovative, productive, and digitally responsive correctional institutions.
Policy and practice of self-reliance guidance in Indonesian correctional institutions: A systematic literature review Ayu, Meissy Dwi; Kusmiyanti, Kusmiyanti
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2026): February 2026
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v12i1.20411

Abstract

This study aims to analyze the implementation of self-reliance development programs in Indonesian correctional institutions using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The primary objective is to identify the gap between the regulatory framework and the actual implementation of vocational programs for inmates. The study employs a qualitative design, synthesizing 42 scholarly articles published between 2020 and 2025, selected through PRISMA methodology and accessed via scholarly databases such as Google Scholar, GARUDA, and Publish or Perish. The review focuses on two central issues: the disparity between policies and practices and the factors influencing the low participation of inmates in self-reliance programs. The findings reveal that while the national target for inmate productivity was reported at 71.34%, this figure only represents 3.2% of the total inmate population in Indonesia. Contributing factors include overcrowding, inadequate facilities, lack of qualified personnel, and inconsistent program execution. The study concludes that although self-reliance development is a mandated aspect of correctional rehabilitation, its actual application remains limited and often ineffective. To improve outcomes, the research recommends enhanced infrastructure, strategic partnerships with industry, personalized inmate engagement, and alignment between training content and labor market needs. This study offers actionable insights for policymakers and correctional practitioners to strengthen rehabilitation programs and support the reintegration of inmates into society.
Pengaruh Fleksibilitas Strategi terhadap Kinerja Organisasi pada Lembaga Pemasyarakatan di Sumatera Barat Hidayat, M Hafif; Kusmiyanti, Kusmiyanti
Swabumi Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas strategi terhadap kinerja organisasi pada lembaga pemasyarakatan di Sumatera Barat yang menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan fluktuasi penerimaan negara bukan pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai lembaga pemasyarakatan, dan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling. Populasi penelitian terdiri atas 107 pegawai dari 14 lembaga pemasyarakatan, dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas strategi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Fleksibilitas strategi dalam penelitian ini diukur melalui tiga dimensi, yaitu fleksibilitas perencanaan, fleksibilitas sumber daya, dan fleksibilitas koordinasi. Ketiga dimensi tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap dinamika kebijakan, keterbatasan sumber daya, serta perubahan lingkungan kerja internal. Analisis statistik menunjukkan bahwa fleksibilitas strategi menjelaskan 50 persen variasi kinerja organisasi dengan tingkat pengaruh yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi adaptif dalam manajemen pemasyarakatan untuk mendukung rehabilitasi narapidana, memperkuat program pembinaan kemandirian, serta meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara bukan pajak. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pemasyarakatan memperkuat inovasi program, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya internal, memperluas kerja sama dengan pihak eksternal, serta meningkatkan digitalisasi dalam pemasaran produk hasil karya narapidana.Kata Kunci : Fleksibilitas Strategi, Kinerja Organisasi, Lembaga Pemasyarakatan
Pengaruh Manajemen Kualitas Menyeluruh (Tqm) Pada Performa Organisasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Iia Pamekasan Apriliana Dewi, Tri; Kusmiyanti, Kusmiyanti
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Institusi pemerintahan memiliki peran pada memenuhi kebutuhan masyarakat melalui penyediaan layanan optimal, yang pada akhirnya menghasilkan kepuasan publik. Oleh sebab itu, mutu layanan dan peningkatan performa menjadi aspek krusial pada pemberian pelayanan kepada masyarakat. Secara teoretis, manajemen mutu menyeluruh (TQM) merupakan salah satu bentuk perencanaan strategis yang bisa diaplikasikan untuk meningkatkan performa organisasi berdasarkan enam elemen fundamental, yaitu kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pelanggan, manajemen proses, manajemen sumber daya manusia, serta informasi dan analisis. Kajian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi pengaruh manajemen mutu menyeluruh (TQM) pada performa organisasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan serta menggunakan metode kajian kuantitatif melalui teknik menyeluruh sampling pada 130 pegawai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang didistribusikan melalui formulir berasal daring Google, kemudian dilanjutkan serta analisis data melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien determinasi, Uji Goodness of Fit Model, Uji F-Square, dan uji Path Coefficient yang diproses menggunakan Smart-PLS 4.0. Temuan kajian menunjukkan nilai P-Value sebesar 0,00 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini mengindikasikan adanya pengaruh manajemen mutu menyeluruh (TQM) pada performa organisasi. Hasil uji koefisien determinasi memperoleh nilai R-Square sebesar 0,682 yang menunjukkan bahwa variabel manajemen mutu menyeluruh (TQM) memberikan kontribusi sebesar 68,2% pada variabel performa organisasi, sementara sisanya sebesar 31,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas pada kajian ini. Berdasarkan hasil kajian bisa disimpulkan bahwa terbisa hubungan yang positif dan signifikan antara manajemen mutu menyeluruh (TQM) dan performa organisasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan.