Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD DR SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI JAWA TENGAH Mahardika, Tarisca Dhea; Adiningsih, Retnowati; Mursiany, Anita
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6547

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya dan membutuhkan terapi jangka panjang. Di Kabupaten Wonogiri sendiri terdapat 17.590 penderita DM, namun ketidakpatuhan minum obat masih menjadi penyebab kegagalan pengendalian glukosa darah. Ketidakpatuhan berdampak pada komplikasi serius seperti kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan beban layanan kesehatan. Tujuan:Mengetahui karakteristik pasien dan tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode:Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan karakterisrik hasil penelitian di Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, mayoritas pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah perempuan sebanyak 92%. Usia paling banyak yaitu 55-64 tahun sebanyak 48%. Pendidikan terakhir SMA sebanyak 41%. Sejumlah 64% dengan pekerjaan lain-lain dan menderita diabetes kurang dari lima tahun sebanyak 53%. Berdasarkan Tingkat kepatuhan minum obat pasien didominasi oleh kategori sedang sebanyak 63%, sedangkan kepatuhan tinggi hanya ditemukan pada 37% pasien.
Pemanfaatan Tanaman Herbal dan Pembuatan Mosquito Trap dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Kusuma, Eka Wisnu; Ningrum, Andriani Noerlita; Adiningsih, Retnowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1183

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemanfaatan tanaman herbal dan pelatihan pembuatan mosquito trap di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif dengan sasaran kader dan ibu-ibu PKK. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, pengukuran pengetahuan melalui pretest, penyuluhan mengenai DBD dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai pengusir nyamuk, workshop serta praktik langsung pembuatan mosquito trap, dan evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 76,67 pada pretest menjadi 88,33 pada posttest. Selain itu, peserta mampu membuat dan memahami penggunaan mosquito trap secara mandiri sebagai salah satu upaya pengendalian vektor nyamuk di lingkungan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat serta mendukung penerapan pencegahan DBD berbasis pemberdayaan masyarakat dan teknologi sederhana yang berkelanjutan
Evaluasi penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri di Puskesmas Mojogedang 1 Karanganyar periode Juli – Desember 2024 Adiningsih, Retnowati; Hapsari, Eliza Dian
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/7vkja684

Abstract

Evaluasi penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri penting dilakukan karena pada kelompok usia ini sering mengalami perubahan farmakokinetik dan farmakodinamik yang meningkatkan risiko efek samping. Amlodipin efektif dalam mengontrol hipertensi, tetapi pasien geriatri dengan komorbiditas seperti penyakit ginjal atau penggunaan obat multiple rentan terhadap interaksi obat yang memperburuk efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaaan obat Amlodipin dan memberikan gambaran nyata mengenai kualitas penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan data rekam medis dalam Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Selanjutnya dilakukan evaluasi penggunaan Amlodipin, berdasarkan indikator tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis yang disesuaikan dengan dengan pedoman JNC VIII. Dari 46 pasien, didapatkan 100% tepat pasien, 100% tepat obat, dan 97,83% tepat dosis. Ditemukan ketidaktepatan dosis sebanyak 2,17% yang menunjukkan perlunya perhatian lebih dalam penentuan dosis pada pasien geriatri. Penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri belum sesuai semua dengan pedoman JNC VIII, maka evaluasi penggunaan obat secara berkala tetap perlu dikakukan untuk memastikan terapi yang optimal dan aman pada pasien geriatri.
Evaluation of Amlodipine Use Among Geriatric Patients at Mojogedang I Community Health Center, Karanganyar Hapsari, Eliza; Adiningsih, Retnowati
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v3i3.153

Abstract

Evaluation of Amlodipine use in geriatric patients is important because this age group often experiences pharmacokinetic and pharmacodynamic changes that increase the risk of side effects. Amlodipine is effective in controlling hypertension, but geriatric patients with comorbidities such as kidney disease or those taking multiple medications are vulnerable to drug interactions that exacerbate side effects. This study aims to evaluate the use of Amlodipine and provide a realistic picture of the quality of Amlodipine use in geriatric patients. This is a non-experimental descriptive study with retrospective data collection using medical records in the Community Health Center Management Information System (SIMPUS). The sample was selected using purposive sampling that met the inclusion and exclusion criteria. An evaluation of Amlodipine use was then conducted based on the indicators of appropriate patient, appropriate drug, and appropriate dose, in accordance with the JNC VIII guidelines. Among the 46 patients evaluated, 100% fulfilled the criteria for appropriate patient selection and appropriate drug use, while 97.83% met the criterion for appropriate dosage. A dosage inaccuracy rate of 2.17% was identified, highlighting the need for increased attention to dosage determination in geriatric patients. The use of Amlodipine in geriatric patients does not yet fully comply with the JNC VIII guidelines; therefore, periodic evaluation of medication use remains necessary to ensure optimal and safe therapy for geriatric patients.
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD DR SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI JAWA TENGAH Mahardika, Tarisca Dhea; Adiningsih, Retnowati; Mursiany, Anita
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya dan membutuhkan terapi jangka panjang. Di Kabupaten Wonogiri sendiri terdapat 17.590 penderita DM, namun ketidakpatuhan minum obat masih menjadi penyebab kegagalan pengendalian glukosa darah. Ketidakpatuhan berdampak pada komplikasi serius seperti kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan beban layanan kesehatan. Tujuan:Mengetahui karakteristik pasien dan tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode:Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan karakterisrik hasil penelitian di Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, mayoritas pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah perempuan sebanyak 92%. Usia paling banyak yaitu 55-64 tahun sebanyak 48%. Pendidikan terakhir SMA sebanyak 41%. Sejumlah 64% dengan pekerjaan lain-lain dan menderita diabetes kurang dari lima tahun sebanyak 53%. Berdasarkan Tingkat kepatuhan minum obat pasien didominasi oleh kategori sedang sebanyak 63%, sedangkan kepatuhan tinggi hanya ditemukan pada 37% pasien.