Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan ecobrick sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Desa Sesait Zulfan Hadi; Daharanindra Pradina Arich Ashari; Widya Husmatika Laili; Febrita Susanti; Sri Rahmi Yunianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.40546

Abstract

AbstrakPermasalahan sampah plastik merupakan masalah yang paling banyak ditemukan di sekitar lingkungan, hal ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Kurangnya kesadaran dan tanggung jawab kebersihan masyarakat lingkungan, terhadap belum adanya pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan limbah plastik, Maka dari itu, perlu adanya aksi seruan sanitasi agar masyarakat mampu memahami pentingnya ketersediaan ecobrick yang menunjang bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sesait yakni untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik menjadi kerajinan ecobrick yang bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan yamg dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan kegiatan perizinan, persiapan alat dan bahan, penyuluhan, praktek pembuatan ecobrick berupa sofa dan evaluasi. Dalam penyuluhan ecobrick ini bekerjsama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Utara dan masyarakat Desa Sesait dengan jumlah peserta pelatihan 50 orang. Hasilnya adalah dapat merubah minset atau pola pikir peserta terhadap sampah yang dapat bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis, masyarakat mengetahui tahapan pembuatan ekobrik, masyarakat dapat memahami cara memasarkan hasil produk. Kata kunci: ecobrick; sampah plastik; kerajinan; ecobrik; Sesait. Abstract The problem of plastic waste is the most common problem found around the environment, this can cause environmental pollution. Lack of awareness and responsibility for environmental hygiene, to the absence of public knowledge in the utilization of plastic waste, Therefore, it is necessary to have a sanitation call action so that people are able to understand the importance of the availability of ecobricks that support environmental hygiene and health. The purpose of community service activities in Sesait Village is to increase community knowledge and skills in the management of plastic waste into ecobrick crafts of economic value. The method of implementation carried out in this community service is by licensing activities, preparation of tools and materials, counseling, practice of making ecobricks in the form of a sofa and evaluation. In this ecobrick counseling in collaboration with the North Lombok Regency Environmental Service and the Sesait Village community with a total of 50 training participants. The evaluation carried out is a re-interview of the community who participated in the ecobrick counseling and training to find out whether this counseling and training activity was successfully delivered. The result is that it can change the mindset or thought patterns of participants towards waste that can be useful and has economic value, the community knows the stages of making ecobricks, the community can understand how to market the resulting products. Keywords: ecobrick; plastic waste; crafts; Sesait.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN DESA WISATA KARANG BAYAN Sri Rahmi Yunianti; Sri Apriani Puji Lestari
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.6945

Abstract

Abstrak: Desa Karang Bayan merupakan salah satu desa di Pulau Lombok yang memiliki berbagai kekayaan alam dan budaya. Dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 11 tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Lombok Barat menetapkan Desa Karang Bayan sebagai kawasan cagar budaya desa tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengindentifikasi potensi dan masalah di desa Karang Bayan sehingga pengembangan desa sebagai tujuan wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat berbagai potensi di Desa Karang Bayan yakni potensi alam (pertanian, hasil perkebunan buah, hutan penyangga dan perikanan), potensi wisata dan budaya, serta potensi ekonomi lokal. Selain itu terdapat beberapa permasalahan terkait lingkungan dan budaya yang semakin terkikis. Dari hasil tersebut, dapat dijadikan sebagai arahan bagi masyarakat dan perangkat desa untuk mengembangkan Desa Karang Bayan sebagai desa wisata.Abstract: Karang Bayan Village is one of the villages on the island of Lombok which has a variety of natural and cultural riches. In the regional regulation of West Lombok Regency Number 11 of 2011 concerning the RTRW of West Lombok Regency, Karang Bayan village is designated as a traditional village cultural heritage area. This research was conducted with the aim of identifying the potential and problems in the village of Karang Bayan so that the development of the village as a tourist destination. The method used in this research is descriptive qualitative using SWOT analysis. The results of this study found that there are various potentials in Karang Bayan Village, namely natural potential (agriculture, fruit plantations, buffer forests and fisheries), tourism and cultural potential, and local economic potential. In addition, there are several problems related to the environment and culture that are increasingly being eroded. From these results, it can be used as a direction for the community and village officials to develop Karang Bayan Village as a tourist village.