Articles
Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being Narapidana Perempuan
Budikafa, Siti Fatimah Apriyani;
Suarni, Waode;
Pambudhi, Yuliastri Ambar
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 3 (2021): Juli
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/js.v2i3.17855
Perubahan kehidupan yang dialami narapidana, baik dari segi fisik, psikis maupun sosial dapat mempengaruhi kondisi psychological well-being yang dimiliki. Psychological well-being adalah suatu konsep kesejahteraan multidimensional yang berkaitan dengan kemampuan narapidana untuk berfungsi secara optimal dan mencapai hidup yang berkualitas. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan psychological well-being adalah dukungan sosial, yang mana dapat menimbulkan perasaan nyaman dan dihargai yang membantu narapidana untuk lebih menerima keadaan dirinya. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan dukungan sosial dan psychological well-being pada narapidana perempuan di LAPAS Perempuan Kelas III Kendari. Dengan menggunakan teknik total sampling, diperoleh sampel penelitian sejumlah 83 narapidana perempuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua jenis skala yang disusun oleh peneliti, yaitu skala dukungan sosial dan skala psychological well-being. Metode analisis data menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moment dengan bantuan SPSS 26.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa dukungan sosial dan psychological well-being narapidana perempuan sebagian besar berada pada kategori sedang, Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,627 dengan taraf signifikansi 0,000 (Ï<0,05). Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being pada narapidana perempuan di LAPAS Perempuan Kelas III Kendari.
Locus of Control dan Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir
Saputra, Egi;
Suarni, Waode;
Marhan, Citra
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 3 (2021): Juli
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/js.v2i3.18423
Mahasiswa tingkat akhir dituntut untuk menyusun tugas akhir sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana. Dalam prosesnya, terkadang mahasiswa harus berhadapan dengan beberapa hambatan dan kesulitan, sehingga memicu meningkatnya stres akademik. Salah satu faktor yang mempengaruhi stres akademik adalah locus of control. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan locus of control internal dan eksternal dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir psikologi di Universitas Halu Oleo. Dengan menggunakan teknik total sampling diperoleh 84 subjek penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala locus of control dan skala stres akademik. Metode analisis data menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moment dengan bantuan SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar locus of control subjek penelitian tidak teridentifikasi dan stres akademik sebagian besar subjek penelitian berada pada kategori sedang. Hasil uji hipotesis locus of control internal dengan stres akademik menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,014 dengan taraf signifikansi 0,899 (Ï>0,05) dan hasil uji hipotesis  locus of control eksternal dengan stres akademik menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,360 dengan taraf signifikansi 0,001 (Ï<0,05). Sehingga, dapat disimpulkan tidak ada hubungan locus of control internal dengan stres akademik, tetapi ada hubungan antara locus of control eksternal dengan stres akademik.
Motivasi Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Kecemasan Mendapatkan Pekerjaan
Pambudhi, Yuliastri Ambar;
Suarni, Waode;
Alirudin, Alirudin
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v2i1.14696
Kecemasan mendapatkan pekerjaan merupakan respon terhadap situasi tertentu yang ditandai dengan perasaan yang tidak menyenangkan karena banyaknya persaingan Jurusan untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini dapat memberikan dampak kurangnya motivasi menyelesaikan studi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara motivasi menyelesaikan studi dengan kecemasan mendapatkan pekerjaan pada mahasiswa tingkat akhir Jurusan Antropologi Universitas Halu Oleo. Subjek penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa tingkat akhir dijurusan Antropologi yang berjumlah 60 orang dari angkatan 2014-2016 jenis kelamin laki-laki dan perempuan umur 21-26 tahun. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa diukur dengan menggunakan skala motivasi dan kecemasan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Berdasarkan data penelitian maka disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini tidak diterima. Dari hasil analisis data yang ditemukan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,144 yang artinya tidak ada hubungan antara motivasi menyelesaikan studi dengan kecemasan mendapatkan pekerjaan pada mahasiswa Jurusan Antropologi Universitas Halu Oleo. Analisis deskriptif juga menjelaskan bahwa motivasi menyelesaikan studi dan juga kecemasan mendapatkan pekerjaan paling banyak dialami kategori sedang.
PERAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA PERAWAT RSUD KOTA KENDARI
Amin, Ardimin Ramdan;
Suarni, Waode;
Pambudhi, Yuliastri Ambar
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 1 (2020): Jurnal SUBLIMAPSI
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i1.10537
Perawat memiliki peran yang begitu besar dalam proses pelayanan kesehatan pada rumah sakit. Salah satunya didukung perilaku perawat yang melebihi tugas yang diberikan rumah sakit. Perilaku ini disebut sebagai organizational citizenship behavior (OCB). OCB akan tumbuh dengan adanya komitmen perawat pada rumah sakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Apakah terdapat peran komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior (OCB) pada Perawat RSUD Kota Kendari. (2) Seberapa sumbangan efektif peran komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior (OCB) pada Perawat RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 112 perawat. Instrumen penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi dan skala OCB. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana.Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi sederhana dengan taraf signifikan p = 0,01 menunjukkan bahwa: (1) Nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini lebih kecil dari 0,01. Ini menunjukkan komitmen organisasi berperan sangat signifikan terhadap OCB. (2) Nilai R Square sebesar 0,220, ini menunjukkan sumbangan efektif komitmen organisasi terhadap OCB yaitu sebesar 22%. Dalam hal ini hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Kata kunci : Komitmen Organisasi, OCB
KOPING STRESPADA NARAPIDANA REMAJA (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II KOTA KENDARI)
Utari, Siti Rahmi;
Suarni, Waode;
Aspin, Aspin
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 1 (2020): Jurnal SUBLIMAPSI
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i1.10538
Lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) adalah suatu tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana remaja dengan tujuan ketika remaja kembali ke masyarakat dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Keadaan yang sangat berbeda antara di luar dan di dalam lingkungan LPKA membuat narapidana remaja menjadi tidak nyaman sehingga menimbulkan stres (stressor). Setiap narapidana remaja dapat memiliki strategi koping tertentu sehingga akan dapat menyesuaikan diri. Sedangkan narapidana remaja yang tidak memiliki strategi koping stres akan tidak mudah untuk menyesuaikan diri dan akan mudah mengalami stres. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi koping stres yang digunakan oleh narapidana remaja di LPKA Kelas II Kota Kendari dalam menghadapi dunia penjara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang narapidana remaja yang diambil dengan teknik purposive sampling dan 6 orang informan pendukung. Analisa data yang digunakan adalah narasi deskriptif. Metode pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa strategi koping stres yang digunakan narapidana remaja di LPKA Kelas II Kota Kendari adalah stratregi koping yang berorientasi pada emosi atau emotion focused coping. Pemilihan strategi koping yang berorientasi pada emosi didasarkan karena narapidana remaja ingin melupakan hukuman yang sedang terjadi dengan melakukan berbagai kegiatan seperti bemain gitar, menontontelevisi,berkumpulbersamanarapidanalain, tidur, dan beribadah.  Kata kunci: narapidana remaja, lembaga pembinaan khusus anak, koping stres.
Konsep Diri dan Kenakalan Remaja pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Lamuanta, Putri Vebrini;
Suarni, Waode;
Marhan, Citra
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i1.20868
Kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran atau perbuatan menyimpang yang dilakukan remaja. Bentuk kenakalan remaja yang sering terjadi yaitu membolos, merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, balapan liar, seks bebas, merusak fasilitas sekolah ataupun umum dan sebagainya. Kenakalan juga terjadi pada siswa SMA Oikumene Kendari, pelanggaran-pelanggaran yang sering dilakukan adalah membolos, merokok, merusak fasilitas sekolah dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kenakalan remaja pada siswa SMA Oikumene Kendari. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 80 siswa SMA Oikumene Kendari, yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala konsep diri dan skala kenakalan remaja. Teknik analisis data menggunakan formula korelasi Product Moment Pearson dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 23.0. Koefisien korelasi Pearson sebesar -533 dengan nilai signifikansi 0,200. Nilai tersebut menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan kenakalan remaja pada siswa SMA Oikumene Kendari, sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Psychological Well-Being pada Lanjut Usia
Malidu, Ika Nugrahani;
Suarni, Waode;
Pambudhi, Yuliastri Ambar
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i1.18787
Psychological well-being merupakan kemampuan individu dalam merealisasikan diri, mengembangkan potensi, dan mengaktualisasikan diri secara optimal dan kontinu, serta mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain, dan menghadapi lingkungan sosial. Melihat adanya masalah-masalah yang terjadi pada lanjut usia maka perlu diperoleh suatu cara untuk mencegah atau mengurangi beban dari masalah-masalah tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh para lanjut usia adalah dengan berusaha mencapai kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada lansia yang tinggal di Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU) Minaula Kendari. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 5 orang informan pendukung. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari pria 4 orang dan wanita 1 orang yang berusia 65-78 tahun. Metode pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima subjek memiliki psychological well-being yang baik. Kelima subjek penelitian ini memiliki penerimaan diri yang baik, memiliki hubungan positif dengan orang lain, kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi hal ini dipengaruhi oleh faktor religiusitas dan dukungan sosial.
Berpikir Positif dengan Efikasi Diri Akademik pada Mahasiswa yang sedang Menyusun Skripsi
Indrawati, Waode;
Suarni, Waode;
Herik, Eva
Jurnal Sublimapsi Vol 5, No 2 (2024):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v5i2.42365
Students with low academic self-efficacy tend to avoid learning assignments, especially challenging and difficult assignments such as thesis. On the other hand, students with a high level of academic self-efficacy tend to not to avoid doing such assignments. Positive thinking is one way to increase academic self-efficacy in students. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing the relationship beetwen positive thinking and academic self-eficacy in students who are preparing their thesist at FKIP UHO. The sampling technique used cluster random sampling, in order to obtain a totatl sample of 100 people from 2062 student populations who were preparing their at the Faculty of Teaching and Education at Halu Oleo University. The data colection method used the positive thinking scale and academic self-efficacy scale. The data analysis technique used the Pearson’s Product Moment correlation method. The research result obtained showed that there was a significant positive relationship between positive thinking and academic self-efficacy in students who were preparing their thesis at FKIP UHO.
Social Comparison dengan Self-Esteem pada Mahasiswa Pengguna Instagram
Sari, Mustika;
Suarni, Waode;
Qalbi, La Ode Surazal
Jurnal Sublimapsi Vol 5, No 2 (2024):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v5i2.46559
Dalam sehari seseorang akan menghabiskan sebagian waktunya untuk mengakses instagram. Banyak aktivitas yang dapat dilakukan individu lewat media instagram yang secara umum digunakan sebagai media untuk komunikasi, media membagikan foto/video, instagram story, melihat postingan, instagram story public figur/influencer, teman/kenalan dan mencari informasi. Pengguna instagram yang melihat postingan orang lain berkorelasi dengan penurunan harga diri. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan penurunan harga diri pada pengguna instagram adalah social comparison. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan self-esteem pada mahasiswa pengguna instagram di Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 77 mahasiswa dari 327 mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala social comparison dan skala self-esteem. Teknik analisis data menggunakan metode uji korelasi pearson product moment memperoleh nilai (r) sebesar -0.240 dengan nilai signifikansi sebesar 0,036. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara social comparison dengan self-esteem pada mahasiswa pengguna instagram di Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo.
Dukungan Sosial Keluarga dengan Penerimaan Diri pada Narapidana Lapas Perempuan Kelas III Kendari
Fajriah, Linda;
Sulastri, Ni Luh Nanda;
Suarni, Waode
Jurnal Sublimapsi Vol 5, No 2 (2024):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v5i2.47710
Perubahan seseorang menjadi narapidana bukanlah hal yang mudah. Hal ini membuat narapidana menjadi rentan untuk mengalami gangguan psikologis. Permasalahan penerimaan diri rentan dialami oleh narapidana. Kondisi narapidana yang belum dapat menerima dirinya dengan baik membuat mereka selalu menyalahkan dirinya sendiri dan merasa malu dengan status sebagai narapidana. Penerimaan diri pada narapidana dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah dukungan sosial. Dukungan sosial dari orang terdekat seperti keluarga, kerabat, dan teman sangat berarti dalam proses penerimaan diri individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dua variabel dengan tujuan untuk melihat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 81 narapidana. Metode pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial keluarga dan skala penerimaan diri. Analisis data menggunakan korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas III Kendari dengan nilai korelasi 0.519 dan nilai signifikansi 0,000.