Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Active stretching Exercise untuk Lanisa dengan Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Tahun 2025 Susmini, Susmini; Wijaya, Sapondra; Soewito, Bambang; Dwi Ari Wibowo, Wahyu; Martini, Sri
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/85pxnk02

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) pada lansia memerlukan manajemen non-farmakologis yang efektif untuk mengontrol hiperglikemia dan meningkatkan kualitas hidup. Active Stretching Exercise adalah salah satu intervensi fisik yang mudah diakses. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Active Stretching Exercise terhadap tingkat pengetahuan terkait DM dan kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) pada 30 lansia penderita DM Tipe II. Kegiatan ini melibatkan 30 responden di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Responden diberikan edukasi dan intervensi Active Stretching Exercise selama 1 bulan dengan kegiatan dilakukan 1 minggu sekali dengan durasi 45 detik setiap gerakan. Hasilnya ditemukan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden, dengan rata-rata skor meningkat dari 47,00 menjadi 78,00. Selain itu, terdapat perbaikan klinis dengan penurunan rata-rata GDS secara kelompok dari 233,00 mg/dL menjadi 205,17 mg/dL. Kegiatan edukasi dan Active Stretching Exercise menunjukan efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan dan berkontribusi positif terhadap penurunan GDS. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi tambahan yang menjanjikan dalam kerangka manajemen DM yang holistik, di samping diet dan pengobatan.
PENYULUHAN PENGENALAN TANDA BAHAYA KEGAWATDARURATAN PADA BAYI MUDA DAN PENANGANANNYA DI RUMAH Oktaviani, Eva; Feri, Jhon; Susmini, Susmini; Soewito, Bambang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.620-626

Abstract

Permasalahan kesehatan pada bayi muda masih menjadi sorotan dibidang kesehatan. Kematian anak di Indonesia sering dijumpai pada usia neonatal dan bayi muda. Selama fase ini, bayi baru lahir sangat rentan mengalami permasalahan kesehatan karena proses adaptasi dari intrauterine ke ekstrauterin dan daya tahan tubuh yang rendah. Kegawatdaruratan neonatal dapat terjadi sewaktu-waktu terutama pada bayi risiko tinggi dan akibat penanganan awal yang tidak tepat. Pengenalan tanda bahaya sejak dini pada bayi muda dapat membantu menurunkan insiden angka kematian bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu tentang pengenalan tanda bahaya dan penanganan kasus kegawatdaruratan bayi yang sering terjadi di rumah. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi khususnya bayi dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi intensif, dan demonstrasi. Tempat pelaksanaan di Puskemas Pembantu (Pustu) Desa Ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti Kota Lubuklinggau. Jumlah peserta sebanyak 20 orang. Evaluasi hasil akhir yaitu kegiatan berjalan lancar, peserta sangat responsif, terjadinya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pengenalan tanda bahaya kegawatdaruratan pada bayi muda dan mampu mempraktikkan penanganannya sesuai materi yang disampaikan. Pengenalan tanda bahaya pada bayi sejak dini penting untuk diberikan secara berkelanjutan untuk mencegah kasus kegawatdaruratan yang lebih kompleks.