Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Berbahan Ikan Lele Menggunakan Asap Cair Pada Masyarakat Desa Potorono Syarifah, Atika Nur; Suharman, Suharman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4749

Abstract

Desa Potorono merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta dimana terdapat sebuah telaga yang menjadi salah satu tempat wisata masyarakat sekitar. Adanya telaga tersebut berpotensi untuk dijadikan lahan bagi masyarakat dengan membudidayakan ikan lele dan dapat dikomersilkan sebagai tempat kuliner dan oleh-oleh khas Potorono sehingga dapat meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat. Ikan lele hasil budidaya dikomersilkan sebagai oleh-oleh ikan lele segar dan kuliner makanan siap saji. Namun, ikan lele segar yang dikomersilkan tersebut mudah mengalami kerusakan sehingga tidak layak digunakan sebagai alternatif oleh-oleh khas dalam waktu yang lama. Salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada produk ikan lele segar dapat dilakukan pengolahan dengan metode pengasapan. Metode pengasapan yang digunakan adalah asap cair karena dinilai lebih praktis dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan serta menghasilkan produk yang lebih baik dibandingkan pengasapan tradisional. Oleh karena itu, perlu dilakukan adanya penyuluhan dan pelatihan terkait alternatif pengolahan ikan lele dengan menggunakan produk asap cair sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh khas dari Desa Potorono. Hasil penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan masyarakat dapat melakukan proses pengolahan ikan lele dengan pengasapan asap cair dan proses pengemasan produk ikan lele sehingga menarik minat wisatawan untuk membeli produk ikan lele asap cair.
Evaluasi Karakteristik Fisik dan Kimia Produk Bubuk Kakao di Indonesia Dewi Amrih; Syarifah, Atika Nur; Sutakwa, Adi; L, Mariani
Pro Food Vol. 11 No. 2 (2025): Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan)
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/profood.v11i2.427

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) is a plant that produces the main raw material for the chocolate industry. Cocoa plants are spread throughout tropical countries in the world, such as Indonesia, South America, and Africa. Cocoa beans can be turned into a range of processed chocolate goods, such as chocolate bars and cocoa powder, to raise their economic value. The characteristics of cocoa in each region have different characteristics depending on the factors of the planting process in the region and the processing process. This study will compare the characteristics of cocoa powder from various regions in Indonesia such as Yogyakarta, Jember, Lampung, Aceh, Kendari, and Jayapura. Moisture content of cocoa powder ranges 4.23-11,86, ash content ranges 4,06-10,58, protein content ranges 16,10-24,99, fat content ranges 11,75-40,37, and carbohydrate content by difference ranges 34,83-48,24. The physical analysis in this study includes fineness analysis with a range of 99.27%-99.70 %, color test using the Hunter Method with L value ranging from 29.79 to 42.05, a* value ranging from 17.65 to 24.71, b* value ranging from 18.75 to 26.29, and pH analysis with a range of 5.74-6.93. In conclusion, there are differences in the characteristics of cocoa powder between regions in Indonesia. The differences in environmental factors and processing processes in each area make cocoa powder's nutritional content and physical properties different.