Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : UMI Medical Journal

Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Hiperbilirubinemia di Rumah Sakit Wilayah Kota Makassar Periode Januari-Desember Tahun 2018 jaya, Akbar akbar; Saharuddin, Saharuddin; Fauziah, Henny
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.168

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat badan lahir rendah kurang dari 2500 gram tanpa memandang usia kehamilan. Sedangkan hiperbilirubinemia merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar bilirubin (≥10 mg/dL) di dalam jaringan ekstravaskular sehingga tampak kuning pada konjungtiva, kulit, dan mukosa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 400 sampel yang terbagi atas 200 sampel dari masing masing rumah sakit. Berdasarkan analisis pearson chi-square merupakan uji yang dilakukan pada penelitian ini, uji ini bertujuan mencari korelasi antar variabel, dikatakan terdapat korelasi yang signifikan jika p-value <0,005. Pada penelitian ini didapatkan p-value 0.000 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara berat badan lahir rendah dengan kejadian hiperbilirubinemia. Terdapat korelasi yang signifikan antara berat badan lahir rendah dengan kejadian hiperbilirubinemia.
Studi Korelasi Kehamilan Usia Remaja dengan Insiden Berat Badan Bayi Lahir Rendah Amalia, Andi Ega Rizqi; Fauziah, Henny; Nurdin, Azizah; Rahman, Abd.; Sabir, Muhammad Sadiq
UMI Medical Journal Vol 8 No 2 (2023): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v8i2.165

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO) mendefinisikan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) merupakan kondisi dimana bayi lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Usia pada saat kehamilan menjadi salah satu faktor dalam kejadian BBLR terkhusus pada usia remaja. Kehamilan pada usia remaja < 20 tahun memiliki risiko medis lebih tinggi yang dapat merugikan bagi kesehatan ibu maupun janin. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analitik observasional. dengan pendekatan Cross sectional study. Sampel pada penelitian menggunakan rekam medik pasien di Puskesmas Tamangapa dan Puskesmas Jongaya Kota Makassar Tahun 2020-2021 sebanyak 330 sampel. Hasil: Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kehamilan usia remaja dengan kejadian berat bayi lahir rendah dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara kehamilan usia remaja dengan kejadian berat bayi lahir rendah di Puskesmas Tamangapa dan Puskesmas Jongaya Kota Makassar Tahun 2020-2021.