Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Impact of Charcoal Husk and NPK Fertilizer on The Optimization of Palm Seedlings (Elaeis Guineensis Jacq) in Marginal Land Aji, Wandha Atmaka; Nugraha, Maulana Adhika; Setyawan, Heri; Nurjanah, Rizka; Nugroho, Bagus; Nurcahyono, Nurcahyono
Tropical Plantation Journal Vol 4, No 2 (2025): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56125/tpj.v4i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan arang sekam bakar dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan berbagai perlakuan pemberian arang sekam bakar dan pupuk NPK pada media tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi arang sekam dengan pupuk kandang, khususnya dengan perbandingan 1:1 memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan tinggi bibit kelapa sawit dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit, dengan perlakuan P2 menghasilkan pertumbuhan tertinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penggunaan media tanam yang tepat untuk optimalisasi pertumbuhan bibit kelapa sawit, yang dapat berimplikasi praktis terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
PERAN PETUGAS PENYULUH LAPANGAN (PPL) DALAM PENGENALAN PENGENDALIAN TIKUS DENGAN BURUNG HANTU Nurcahya, Mukti Ahmad; Setyawan, Heri; Aji, Wandha Atmaka
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3513

Abstract

Controlling rat at the farmer level has a variety of methods, one of which is the use of natural enemies to control the population. Owls were introduced by PPL to farmers as a natural enemy of controlling rats. This research aims to determine the role of PPL in introducing owls as rat control. The role of PPL is assessed by farmers in introducing rat control with owls as communicators, facilitators, motivators and innovators. The results obtained show that farmers assess the role of extension agents as communicators as the highest role of PPL in introducing rat pest control with owls, while their role as facilitators is assessed as the lowest role by farmers. Keywords: Control of mice, owls, natural enemies INTISARIPengendalian tikus di tingkat petani dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan memanfaatkan musuh alami untuk mengendalikan populasinya. Burung hantu diperkenalkan PPL kepada petani sebagai musuh alami pengendalian tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran PPL dalam memperkenalkan burung hantu sebagai pengendali tikus. Peran PPL dinilai oleh petani dalam memperkenalkan pengendalian tikus dengan burung hantu sebagai komunikator, fasilitator, motivator dan inovator. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa petani menilai peran penyuluh sebagai komunikator dinilai paling tinggi peran PPL dalam mengenalkan pengendalian hama tikus dengan burung hantu, sedangkan peran sebagai fasilitator dinilai paling rendah perannya oleh petani. Kata Kunci: Pengendalian tikus, burung hantu, musuh alami
Pengembangan Produk Pangan Inovatif Dengan Added Value Produk Gula Semut di Kelurahan Hargotirto, DIY Olivia Elfatma; Yuliana Debora Anggraini; Wandha Atmaka Aji; Subakho Aryo Saloko; Yessi Munawaroh; Dewi Puspita; Ruccy Widiawati; Ihsan Mustaqim; Alvito Hariansa; Jeki Pranata; Rani Muherje; Trinety Octavia Z; Ririn Putriyani; Reza Dwi Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3662

Abstract

Kelurahan Hargotirto, Kapenewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo ditetapkan sebagai 75 Desa Wisata terbaik berkelas dunia diresmian oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, M. Sandiaga Uno. Potensi kelapa melimpah dimanfaatkan warga untuk produksi gula semut. Salah satu mata pencaharian disana adalah penderes nira dan pengrajin gula semut. Mayoritas gula semut warga tidak dapat terserap pasar apalagi untuk eksport karena tidak memiliki standar mutu yang stabil. Dari aspek pemasaran, kurangnya pengetahuan mengenai teknik pengemasan dan media pemasaran menjadi salah satu faktor penyebab tingkat penjualan rendah. Perlu adanya perbaikan pengemasan dan added value produk gula semut. Proses perbaikan dilakukan dengan mengembangkan potensi sumberdaya yang dimiliki, melalui peningkatan keterampilan serta update teknologi diharapkan mitra dapat lebih mandiri, menggunakan metode pendekatan pola partisipatif, seperti: serangkaian pelatihan dan pendampingan produksi berupa inovasi produk/value added dari gula semut. Hasil pelatihan adalah inovasi varian rasa gula semut dengan merk “wedang palem”, memperoleh variasi gula semut: a) wedang palem varian kopi hargotirto, sereh jeruk lemon, jeruk lemon, jeruk lemon. Produk/value added dilakukan dengan menambahkan komoditas yang ada di Hargotirto seperti kopi, lemon, dan empon-empon.
Economic Feasibility of Embankment Construction with a Polder System for Optimizing Sustainable Palm Oil Cultivation Hermantoro, Hermantoro; Kifli, Fahmi W; Marta, Rolly; Aji, Wandha Atmaka; Nirfrizal, Risca Permatasari
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i6.2069-2079

Abstract

Lowland areas in oil palm plantations is often flooded due to river overflows and high rainfall, which results in reducing oil palm productivity. This research aims to analyze the feasibility of investing in building embankments with a polder system to optimize lowland areas for sustainable oil palm cultivation. The research method uses a quantitative descriptive approach with financial analysis based on NPV, IRR, PP, PI, BCR and BEP parameters. The research results show that the polder system increases land productivity from 60–61% utilization to 100%, with an optimal projection of 136 trees/ha. Even though investment costs increased from IDR 11.8 billion to IDR 14.4 billion, the financial feasibility analysis resulted in a positive NPV of IDR 964,200,861, IRR 22.20% (> 20% ​​discount), PP 10 years, PI 2.17 > 1, BCR 1.21 > 1 and BEP achieved in 10 years. In conclusion, building embankments with a polder system is financially and technically feasible, increasing productivity while reducing the risk of flooding. Recommendations include regular monitoring of the polder system and integration with sustainable cultivation practices