Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Daging Merah dengan Kanker Kolorektal Naufal Rasyid Aswan; Rizki Hanriko; Jhons Fatriyadi Suwandi; Risal Wintoko
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker kolorektal adalah kanker pada kolon atau rektum. Kanker kolorektal merupakan kanker ketiga yang paling sering pada pria dan kedua pada wanita, dan, menurut data dari World Health Organization (WHO), kanker kolorektal menyumbang hampir 1,4 juta kasus baru setiap tahun di seluruh dunia. Pada tahun 2017, ada 1,8 juta kasus kankerkolorektal di seluruh dunia, dengan tingkat insidensi standar mencapai 23,2 kasus per 100.000 orang-tahun. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka yang disusun untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kanker kolorektal. Referensi yang digunakan merupakan artikel yang diterbitkan antara tahun 2012-2022. Faktor risiko kankerkolorektal dibagi menjadi faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi yang cukup berpengaruh adalah konsumsi daging merah. Daging merah dan daging merah olahan secara meyakinkan dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 20-30% melalui 6 mekanisme utama, yaitumekanisme N-nitroso compounds (NOCs), heterocyclic amines (HCAs), polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), besi Heme dalam daging merah, polyunsaturated fatty acid (PUFA), asam empedu, asam sialat non-manusia dan agen infeksius. Kata kunci: Faktor risiko, daging merah, kanker kolorektal
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP REMAJA YANG KECANDUAN GAME ONLINE MELALUI RESILIENSI DIRI DAN MANAJEMEN WAKTU LUANG DI KELURAHAN JATIMULYO KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Suharmanto Suharmanto; Exsa Hadibrata; Risal Wintoko
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3777

Abstract

Kecanduan game online merupakan gangguan mental ditandai dengan dorongan untuk bermain game hingga berjam-jam bahkan hingga melupakan atau tidak memedulikan aktivitas lainnya. Penelitian di Bandar Lampung didapatkan sebagian besar remaja mengalami kecanduan game online dalam kategori sedang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online pada remaja di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Mei-September 2025. Sasaran kegiatan ini adalah remaja sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang bahaya kecanduan game online pada remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kecanduan game online. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pencegahan kecanduan game online. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang pencegahan kecanduan game online. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kecanduan game online. Kata kunci: kecanduan game online, penyuluhan kesehatan, remaja