Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PKM REMAJA SADAR GIZI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) GATRA DESA KOHOD TANGERANG TAHUN 2019 Yulia Wahyuni; Ety Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 1 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.825 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i1.3373

Abstract

Masa remaja (adolescence) merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial (Dieny, 2014). Masa Remaja merupakan masa dimana organ reproduksi mulai berfungsi. Remaja Putri akan mengalami mentruasi sedangkan remaja putra mengalami mimpi basah (Proverawati, 2009). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada remaja tentang Gizi seimbang sehingga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya gizi (RADARZI). Sasaran utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Remaja putri SMP Gatra Desa Kohod, Kabupaten Tangerang berjumlah 98 orang siswi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Maret hingga November 2019. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan ceramah, permainan ular tangga RADARZI dan demo masak. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang gizi seimbang dengan kategori baik dari 14% menjadi 90%. 2) penurunan masalah status gizi kurang dari 15% menjadi 3 %, 3) terjadi penurunan masalah anemia pada responden dari 30% menjadi 16%, 4) siklus menstruasi oligomenore melami penurunan dari 10% menjadi 8%.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM UPAYA PENEMUAN DINI KASUS STUNTING PADA ANAK MELALUI DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI RW 12 KELURAHAN KAPUK KECAMATAN CENGKARENG JAKARTA BARAT Widia Sari; Ety Nurhayati; Mira Asmirajanti; Budi Mulyana; Melati Putri Kurnia; Listia Handayani; Michele Valensia Tapilatu; Fitri Nadiya; Virly Virda Verlina; Sherly Kalalo; Sonia; Cesilia; Juita Amaral; Clara Maria de Jesus Aparicio; Rio Ardiyah Situmorang; Muhammad Rizki Rafliyanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.526 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3335

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hal yang berbeda dan saling mempengaruhi satu yang lainnya yang perlu dipantau secara khusus dan berkala terutama pada lima tahun pertama. Pemantauan ini dapat dilakukan oleh orang tua ataupun oleh kader posyandu dan petugas kesehatan melalui upaya deteksi dini tumbuh kembang baik secara manual ataupun berbasis aplikasi. Penggunaan aplikasi tentunya akan memudahkan orang tua dan kader dalam hal pemantauan. Salah satu aplikasi yang direkomendasikan adalah PrimaKu yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan pengukuran kemampuan kader terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak sebelum dan sesudah kegiatan serta mentoring penggunaan aplikasi PrimaKu kepada kelompok sasaran kader posyandu sebanyak 42 kader. Hasil kegiatan didapatkan pengetahuan kader sudah cukup baik baik sebelum dan sesudah dilakukan mentoring. Selama mentoring penggunaan aplikasi PrimaKu, kader posyandu antusias dan mampu menggunakan aplikasi PrimaKu. Dengan pemahaman yang baik dan mampu menggunakan aplikasi PrimaKu tersebut, diharapkan para kader dapat mensosialisasikan penggunaan aplikasi PrimaKu pada orang tua sehingga orang tua dapat melalukan monitoring mandiri dirumah terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kunci Sukses Komunikasi Perawat dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Mira Asmirajanti; Ety Nurhayati; Widia Sari
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2022): Dunia keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.007 KB) | DOI: 10.20527/jdk.v10i1.26

Abstract

Pendahuluan: Perawat sebagai petugas kesehatan berperan penting dalam peningkatan kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat. Perawat harus memberikan informasi dan pendidikan kesehatan secara terus menerus dengan menggunakan komunikasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komunikasi verbal dan non-verbal perawat dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif secara potong lintang. Responden dipilih secara purposive sampling dari masyarakat di sekitar Bandung dan Jakarta. Berjumlah 118 orang yang dipilih secara insidental, pernah mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas, berusia lebih dari 20 tahun. Sebelum pengumpulan data mereka diberikan gambaran tentang komunikasi verbal dan non-verbal. Responden yang bersedia dilanjutkan pada pengumpulan data dengan kuesioner elektronik dan dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil: Median komunikasi verbal dan non-verbal perawat umunya baik, 34.18% dan 19.61%. Median upaya peningkatan kesehatan juga baik, 50.12%. Komunikasi verbal dan non-verbal perawat dalam pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat adalah signifikan (p<0.000) dan berpengaruh yang kuat. Setiap kali perawat memberikan pendidikan kesehatan dengan baik dapat meningkatkan 0.743 kali kesehatan masyarakat. Kesimpulan dan saran: Komunikasi perawat yang baik pada pendidikan kesehatan akan meningkatkan kesehatan masyarakat. Komunikasi perawat harus terus ditingkatkan. Masyarakat yang telah mendapat pendidikan kesehatan diharapkan dapat memelihara dan mempertahankan kesehatannya sehingga biaya kesehatan efisien.
Pengaruh Peer Education Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kebersihan Diri Saat Menstruasi Ety Nurhayati; Qorine Husnul Qothimah
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i11.1076

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data World Health organization mengatakan bahwa angka kejadian infeksi saluran reproduksi (ISR) paling tinggi di dunia yaitu pada usia remaja (35%-42%) dan dewasa muda (27%-33%). Perilaku hygiene merupakan tema penting yang perlu ditelaah secara mendalam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi pengaruh peer education terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian Quasi Experiment with One Group Pre-post Design. Sampel penelitian diambil dari jumlah populasi yaitu 25 orang remaja putri di Dusun Wonoasri dengan menggunakan Total Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner dan observasi nonpartisipan terstruktur. Hasil: Hasil penelitian ini adalah Adanya Pengaruh dengan diberikan Peer Education terhdap tingkat pengetahuan remaja tentang kebersihan diri saat menstruasi. Kesimpulan: Diketahui dari hasil kuesioner yang diberikan sebelum intervensi dan setelah intervensi yang dilakukan dengan p-value (0.000).
GERAK REMAJA SEHAT UNTUK PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Sari, Widia; Nurhayati, Ety; Salamiyah, Barokatus; Ranggani, Nila; Meutia, Nurma
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i01.5771

Abstract

Keputihan tidak selamanya merupakan penyakit karena ada juga keputihan yang normal. Oleh sebab itu, keputihan dibagi menjadi dua yaitu, keputihan normal dan abnormal. Keputihan yang normal yang dipengaruhi oleh hormon tertentu sedangkan keputihan yang abnormal bisa disebabkan oleh infeksi atau peradangan yang terjadi karena mencuci vagina dengan air kotor dan pemakaian pembilas vagina yang berlebihan. Gejala keputihan juga dialami oleh wanita yang belum kawin atau remaja puteri yang berumur 15-24 tahun yaitu sekitar 31,8%. Hal ini, menunjukkan remaja lebih berisiko terjadi keputihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendidikan kesehatan mahasiswa dengan jumlah 24 mahasiswa. Hasil kegiatan ini didapatkan 24 mahasiswa antusias dan aktif dalam mengikuti promosi kesehatan tentang pencegahan keputihan. Dengan adanya kegiatan promosi kesehatan ini diharapkan dapat dilanjutkan oleh mahasiwa selanjutnya dengan pencegahan keputihan Kata kunci: pencegahan keputihan, remaja sehat
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT XXX Faiz Malida; Ety Nurhayati
Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): November : Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jekombis.v3i4.4411

Abstract

In-depth research on the influence of leadership styles and work motivation on employee performance is essential for understanding how these factors interact and can be optimized. In an organizational context, this understanding can assist leaders and management in improving employee performance and achieving established business objectives. This study aims to identify and analyze the relationships between variables, specifically those affecting employee performance, leadership styles, and work motivation. Data collection was conducted using a non-probability sampling method, involving 50 respondents. Data was gathered through questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis with SPSS software. This research is quantitative in nature. The results indicate that leadership style has a significant impact on employee performance, while work motivation does not show a significant effect. Simultaneously, the variables of leadership style and work motivation significantly influence employee performance, as indicated by an Adjusted R Square value of 45.4%, which suggests that these variables together can explain 45.4% of employee performance, with the remainder explained by other factors.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu tentang Perawatan Kehamilan dan Gizi-Hidrasi melalui Pelatihan dan Pemanfaatan Media Digital Kesehatan: indonesia Mulyani, Erry Yudhya; Nurhayati, Ety; Widodo, Agung Mulyo
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 02, September 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss2.art20

Abstract

The prevalence of maternal mortality and KEK (Energy-Protein Deficiency) in South Tangerang in 2022 were 27.34% and 3.51%, respectively. These figures provide an illustration that although it decreased in 2022 and reached the target, it still requires attention considering the impact of mothers experiencing high-risk KEK on their fetuses. One effort that can be made is to provide pregnancy care training and nutrition-hydration education. This activity involved cadres of the RT002 Posyandu and PKK Serua Ciputat Tangerang Selatan mothers totaling 10 people. This activity was carried out for 3 months (November - January 2025). The form of activity was in the form of socialization, discussion group forums, and pregnancy care training including weight and height checks, blood pressure, and talk shows (T-1, T-2, T-10). Online socialization via Zoom for 120 minutes (45-minute lecture), Q&A discussion (60 minutes), discussion group forum (90 minutes) and training (90 minutes). The average age of cadres is 51-60 years (60.0%), D3/D4 education (60.0%), and works as a housewife (50.0%). This activity shows an increase in subject knowledge related to water needs, the role of vitamin D, understanding dehydration, T2 activities, T4 measurements, and the benefits of Fe tablets where previously less than 90.0%, to more than 90.0%. Therefore, it is necessary to carry out continuous training and practice to improve cadre skills in delivering health materials in the community.
Aktivitas Fisik (YOGA) dan Kelelahan (FATIGUE) pada Pasien Wanita Kanker Payudara di RS Kanker Dharmais Dewi, Ratna; Sukarno, Anita; Nurhayati, Ety; Sapitri, Syaida Nur; Kurnia, Melati Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i10.16477

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is common in women, affecting 2.1 million women every year. Cancer treatment is chemotherapy, a side effect of chemotherapy for breast cancer patients that often occurs fatigue. Non-pharmacological therapy yoga physical activity is efficacious in reducing fatigue in breast cancer patients. The purpose of the study was to identify the relationship between physical activity and fatigue in female breast cancer patients at Dharmais Cancer Hospital. The study used a correlation approach Cross Sectional research design. Samples taken 200 people. The study used BFI (Brief Fatigue Inventory) and IPAG-SF (Activity Quitionnair Short Form) questionnaires and bivariate data analysis using Spearman's non-parametric correlation test. The results found that the age of 45-65 years was around 67.5%, the majority of therapy types used chemotherapy 42%, moderate fatigue as much as 48%, and moderate physical activity (yoga) around 52.5%. This study shows a p value of 0.262 there is no relationship between physical activity and fatigue. Conclusion There is no relationship between physical activity (yoga) and fatigue in female breast cancer patients at Dharmais Hospital. Keywords: Breast Cancer, Physical Activity, Fatigue  ABSTRAK Kanker payudara yang sering terjadi pada wanita, berdampak pada 2,1 juta wanita setiap tahun. Pengobatan kanker berupa kemoterapi, efek samping kemoterapi penderita kanker payudara yang sering terjadi kelelahan. Aktivitas fisik yoga terapi non-farmakologis berkhasiat mengurangi kelelahan pada pasien kanker payudara. Tujuan penelitian mengidentifikasi hubungan aktivitas fisik dan kelelahan (fatigue) pada pasien wanita kanker payudara di RS Kanker Dharmais. Penelitian menggunakan pendekatan korelasi desain penelitian Cross Sectional. Sampel yang diambil 200 orang. Penelitian menggunakan kuisioner BFI (Brief Fatigue Inventory) dan IPAG-SF (Activity Quitionnair Short Form) dan  analisis data bivariate menggunakan uji korelasi non parametric Spearman. Hasil ditemukan usia 45-65 tahun sekitar 67,5%, jenis terapi mayoritas menggunakan kemoterapi 42%, kelelahan sedang sebanyak 48%, dan aktivitas fisik (yoga) sedang sekitar 52,5%. Penelitian ini menunjukkan nilai p 0,262 tidak terdapat hubungan Antara aktivitas fisik dan kelelahan. Simpulan tidak terdapat hubungan Antara aktivitas fisik (yoga) dan kelelahan pada pasien wanita kanker payudara di RS Dharmais. Kata Kunci: Kanker Payudara, Aktivitas Fisik, Kelelahan
Pengabdian Masyrakat “Cap Bumil” Cegah Anemia pada Ibu Hamil untuk Antsipasi Kelahiran Stunting di Posyandu Dahlia, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea Nurhayati, Ety; Salsabila, Nada; Budhisantosa, Nugroho; Qomarania, Witri Zuama; Idris, Vanny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16389

Abstract

ABSTRAK Anemia defisiensi besi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di Indonesia karena prevalensinya yang tinggi. Kejadian anemia pada masa kehamilan dapat mempengaruhi kehamilan karena dapat menurunkan daya tahan tubuh ibu hamil yang kemudian berujung pada kematian janin, keguguran, cacat lahir, dan BBLR (berat badan lahir rendah). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendeteksi anemia secara dini dengan melakukan skrining Hb dan penyuluhan kesehatan tentang anemia pada ibu hamil. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pada hari kamis, 3 agustus 2023, dimulai dari jam 13.00 sampai dengan selesai. Sasaran kegiatan dan lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pada ibu hamil di wilayah Posyandu Dahlia, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupate Bogor, Provinsi Jawa Barat. Bentuk kegiatan ini sendiri terdiri dari pemeriksaan HB dan penyuluhan Kesehatan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil untuk antisipasi kelahiran stunting. Hasil pemeriksaan Hb menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil tidak mengalami anemia namun ada sebagian juga yang ternyata mengalami anemia selama kehamilan baik anemia ringan maupun sedang dengan 11 orang yang tidak mengalami anemia dengan kadar HB > 11 gr%, 4 orang mengalami anemia ringan dengan kadar HB 9-10 gr%, dan 2 orang mengalami anemia sedang dengan kadar HB 7-8 gr%. Kata Kunci: Ibu Hamil, Anemia, HB  ABSTRACT Iron deficiency anemia in pregnant women is a health problem in Indonesia due to its high prevalence. The incidence of anemia during pregnancy can affect pregnancy because it can reduce the immune system of pregnant women which leads to fetal death, birth defects, and LBW (low birth weight). The purpose of this activity is to detect anemia early with Hb screening and counseling about anemia in pregnant women. The time for implementing this community service is Thursday, August 3, 2023, starting at 13.00 until completion. The target of this activity and location of this activity are pregnant women in the Posyandu Dahlia area, Cicadas Village, Ciampea District, Bogor Regency, West Java Province. The form of this activity consists of HB checks and health counseling on the prevention of anemia in pregnant women to anticipate stunting births. The results of Hb examination showed that some pregnant women did not experience anemia but there were also some who experienced anemia during pregnancy both mild and moderate anemia with 11 people not experiencing anemia with HB levels > 11 gr%, 4 people experienced mild anemia with HB levels of 9-10 gr%, and 2 people experienced moderate anemia with HB levels of 7-8 gr%. Keywords: Pregnant Woman, Anemia, HB