Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

PENGENALAN DAN PELATIHAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA BIDANG KEAHLIAN KONSTRUKSI JALAN, IRIGASI, DAN JEMBATAN SMKN 7 SEMARANG Goro, Garup Lambang; Rabinah, Aiun Hayatu; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Ariyanto, Arief Subakti; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i2.5142

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa yang berasal dari SMKN 7 Semarang adalah suasana pembelajaran dan sistem pembelajaran yang diterapkan PTV. Hal ini disebabkan karena adanya celah antara kurikulum SMK dengan PTV. Siswa SMKN 7 Semarang sudah memiliki pemahaman dasar terkait kompetensi bidang teknik sipil, tetapi ketika memasuki dunia PTV masih mengalami kesulitan dalam beberapa bidang. Oleh karena itu untuk menjembatani dan mengisi celah dari kurikulum SMK ke PTV diperlukan pengenalan dan pelatihan terkait kompetensi bidang teknik sipil, salah satunya adalah kompetensi pengujian tanah di lapangan.Pelatihan yang dilakuakn adalah pelatihan uji sandcone dan DCP. Hasil dari pelatihan siswa SMKN 7 Semarangdapat memahami secara tepat cara pengujian di lapangan menggunakan alat sandcone dan DCP, juga cara analisis data hasil pengujian. Selain itu, kuisioner juga menanyakan terkait kemudahan bimbingan selama pelatihan, hasilnya adalah 91% siswa menyatakan bahwa dosen dan mahasiswa yang mendampingi memberikan bimbingan dan arahan dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh siswa.
KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN TRAS ASAL DS. SENDANGWARU KEC. KRAGAN KAB. REMBANG DAN KAPUR SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN PORTLAND Wahjoedi, Wahjoedi; Supriyadi, Supriyadi; Wahyono, Herry Ludiro; Mahbub, Jamal; Buana, Lalu Yahya Surya
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.661 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4440

Abstract

Pemanfaatan material alternatif sebagai pengganti semen merupakan salah satu upaya meningkatakan nilai jual material alternatif tersebut, selain itu juga dapat mengurangi penggunaan material yang tidak ramah lingkungan dalam dunia konstruksi. Laporan dari BBC mengutip dari Chatham House menyebutkan semen adalah sumber sekitar 8% dari emisi karbon dioksida (CO2) dunia. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya tentang mortar. Wahjoedi et.al, 2021 telah melakukan penelitian penggunaan tras sebagai bahan substitusi terhadap semen portland dalam pembuatan mortar. Campuran dibuat tanpa dan mengganti komposisi semen dengan tras dan kapur pada proporsi tertentu, akan diperoleh adukan konsistensi normal dari kadar masing-masing bahan (air, semen, agregat halus, tras dan kapur) dan selanjutnya diuji kuat tekannya melalui benda uji kubus ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm pada 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan mortar hasil substitusi semen portland menggunakan tras dan kapur sebagai berikut: 1) substitusi 0% menghasilkan kuat tekan mortar 30,20 MPa; 2) substitusi 10% (5% tras dan 5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 21,62 MPa; 3) substitusi 15% (7,5% tras dan 7,5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 21,02 MPa; 4) substitusi 20% (10% tras dan 10% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 16,28 MPa; 5) substitusi 25% (12,5% tras dan 12,5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 12,98 MPa. Sehingga dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan tras sebagai bahan substitusi semen portland dapat memenuhi kriteria Mortar tipe M (kuat tekan 17,2 MPa) secara optimal pada persentase tras hingga sebesar 15%.
PERSENTASE JUMLAH KECELAKAAN DAN ACCIDENT CAUSATION MODEL TRANSPORTASI UDARA DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID TAHUN 2020 Rahmawati, Roselina; Martono, Martono; Pangesti, Rendy Dwi; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.998 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2998

Abstract

Daya jelajah maskapai global mengalami penurunan akibat pembatasan sosial untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Beberapa kebijakan terkait Transportasi Udara diberlakukan dalam masa pandemi Covid ini. Keselamatan transportasi adalah hal yang mutlak harus dipenuhi. Penelitian ini akan membahas Presentasi Jumlah Kecelakaan Transportasi Udara di Indonesia pada masa Pandemi Covid Tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa jumlah presentase kecelakaan transportasi udara yang diinvestigasi oleh KNKT dan mengetahui ( Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) yang terjadi pada fenomena kecelakaan Transportasi Udara pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif data sekunder dari laporan kecelakaan Transportasi Udara yang dihimpun oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan. Hasil yang diperoleh menujukkan penurunan jumlah kecelakaan sebanyak 67% jika dibanding masa sebelum terjadinya pandemi yaitu tahun 2015 ”“ 2020. Berdasarkan Office of Technology and Assessment (OTA) model sebagai bagian dari Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) menyatakan bahwa penurunan tingkat kecelakaan ini termasuk dalam tipe model keselamatan primer dan tertier. Dalam faktor keselamatan primer yaitu mengenai hal Air Traffic environment (Lingkungan lalu lintas udara) dimana salah satu faktor keselamatan lalu lintas udara dipengaruhi oleh volume dan komposisi lalu lintas udara. Saat ini kondisi pandemi jumlah penerbangan menurun karena mengikuti regulasi yang dikeluarkan Pemerrintah Republik Indonesia dalam rangka pencegahan penularan covid 19 sehingga jumlah kecelakaan ikut menurun. Selain faktor tersebut, faktor lain yang mempengaruhi adalah dari segi faktor keselamatan tertier dimana pada faktor ini merefleksikan nilai ”“ nilai dari masyarakat. Dalam perkembangan masa pandemi Covid 19 di lingkungan masyarakat Indonesia telah terbit regulasi dari pemerintah mengenai hal pembatasan mobilitas dan aturan mengenai tata cara operasional seluruh bidang transportasi termasuk transportasi udara.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA SIMPANG TAK BERSINYAL DI SIMPANG BULUSAN - GONDANG TEMBALANG KOTA SEMARANG Mahbub, Jamal; Wahjoedi, Wahjoedi; Buana, Lalu Yahya Surya; Nurhadi, Imam; Risman, Risman
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5586

Abstract

Vehicles that park on the road cause traffic jams and obstruct traffic flow as well as reducing the level of road service. The ability of a road to provide good and maximum traffic services is closely related to the capacity of the road section. Apart from road capacity, the performance of a road is also closely related to traffic performance. This method is used to analyze the condition of road sections. In the results of road performance analysis by calculating the level of road service, the V/C Ratio value is obtained which will indicate the level of service. Research in a traffic flow movement on a highway there are three main variables used to describe the characteristics of traffic flow , namely speed, volume and density. On the Jl. Sipodang has a capacity of 1638,291 pcu/hour and the average volume on this road is 741.79 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.45 where this figure is in service level C with the characteristics of stable flow, but speed and vehicle motion is controlled, the driver is limited in choosing speed. On the Jl. Gondang Raya has a capacity of 1486,285 pcu/hour and the average volume on this road is 1535.2 pcu/hour, and has a degree of saturation of 1.03 where this figure is at service level E with characteristics of obstructed flow, low speed, volume above capacity, traffic jams often occur for quite a long time. On the Jl. Soeparto from the west has a capacity of 2925.52 pcu/hour and the average volume on this road is 1697.09 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.58 where this figure is at service level C with the characteristics of stable flow, but the speed and motion of the vehicle are controlled, the driver is limited in choosing the speed. On the Jl. Soeparto from the west has a capacity of 2925.52 pcu/hour and the average volume on this road is 1506,171 pcu/hour, and has a degree of saturation of 0.51 where this figure is at service level C with characteristics of stable flow. , but the speed and motion of the vehicle are controlled, the driver is limited in choosing the speed.
PENERAPAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA SMKN 5 SURAKARTA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN Rabinah, Aiun Hayatu; Goro, Garup Lambang; Harprastanti, Primasiwi; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Wiyana, Yustinus Eka; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5494

Abstract

SMKN 5 Surakarta students encountered a challenge during the initial assessment of the civil construction implementation, particularly concerning field soil testing. This challenge was exacerbated by the absence of soil mechanics courses in the curriculum. While the students possessed a fundamental grasp of civil engineering competencies, they faced difficulties in various aspects, with field soil testing being a notable area of concern. To address these competency gaps and enhance the vocational school curriculum, training sessions were conducted to educate students on the practical application of soil tests in the field. The specific training covered sand cone and DCP tests. According to the questionnaire results, post-training, over 50% of SMKN 5 Surakarta students exhibited a clear understanding of how to perform field tests using DCP, Sand Cone, and Speedy Moisture test equipment, along with the ability to analyze the resulting test data. The effectiveness of direct training and intensive mentoring was evident in facilitating students' comprehension of the provided material. Notably, 90% of the students affirmed that the training was easily comprehensible.
SISTEM PERENCANAAN SALURAN DRAINASE BANDARA DOUW AUTURURE ”“ NABIRE Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.796 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3974

Abstract

Drainase bertujuan untuk mengalirkan air dari suatu kawasan yang berasal dari air hujan maupun air buangan, agar tidak terjadi genangan yang berlebihan terutama di landasan pacu di bandara, sehingga apabila terjadi hujan diharapkan air yang berada di landasan pacu langsung dialirkan ke drainase damping kiri dan kanan. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan sistem drainase di Bandara Douw Aututure-Nabire untuk mengalirkan air pada saat musim hujan agar tidak terjadi genangan akibat curah hujan yang terlalu besar. Perencanaan sistem drainase dibagi menjadi 2 bagian yaitu drainase kanan dan kiri. Data curah hujan harian pada stasiun Nabire dianalisis untuk mendapatkan intensitas curah hujan rencana menggunakan metode Mononobe dan waktu konsentrasi metode Kirpich dan FAA. Perhitungan dmensi saluran dimodelkan dengan bantuan program EPA SWMM 5.1. Besar debit rencana yang digunakan untuk perencanaan saluran sebesar 19,76 m3/dtk. Saluran drainase dianalisis per 100 meter, sehingga diperoleh 7 tipe drainase yang digunakan dalam perencanaan, dengan kapasitas maksimal 97%.
ANALISIS PERBANDINGAN MUTU BETON NORMAL K250 DAN K350 TERHADAP KADAR SEMEN, DENSITY, DAN KUAT TEKAN RATA-RATA BETON Mahbub, Jamal; Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.581 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2588

Abstract

Beton merupakan material yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi. Untuk mendapatkan komposisi campuran yang tepat dalam membuat beton ada beberapa standard yang digunakan, diantaranya SNI 03-2834-2000. Penelitian ini membatasi penggunaan material agregat kasar berupa batu pecah ex Gringsing, Batang, agregat halus berupa pasir ex Muntilan, Magelang, semen Portland berupa PPC Tipe 1 ex Holcim, dan air artetis Politeknik Negeri Semarang. Dari hasil pengujian mix design beton mutu K250 dan K350 diperoleh komposisi campuran material antara lain terjadi penambahan kadar semen sebesar 62,26 kg, pengurangan kadar agregat halus sebesar 25,31 kg-ssd, dan pengurangan kadar agregat kasar sebesar 37,96 kg-ssd. Dari hasil uji density beton diperoleh nilai density beton K350 lebih besar 0,101 kg/m3 dibandingkan nilai density beton K250. Sedangkan kekuatan tekan beton rata-rata umur 3 hari terdapat selisih sebesar 54,27 kg/m2 atau jika dikonversi terhadap umur beton terjadi selisih sebesar 135,675 kg/m2.
PENILAIAN KONDISI JALAN MENGGUNAKAN ASPHALT PASER (PAVEMENT SURFACE EVALUATION AND RATING) DAN IRI (INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX) ROADROID Pangesti, Rendy Dwi; Mahbub, Jamal; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.178 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2589

Abstract

Penilaian kondisi perkerasan jalan secara fungsional merupakan aspek yang penting dalam menentukan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jalan, sehingga proses evaluasi dapat terpantau dengan baik. Terdapat dua cara penilaian jalan, yaitu secara visual dan menggunakan alat bantu. Penilain visual dapat menggunakan Asphalt PASER (Pavement Surface Evaluation and Rating) sedangkan IRI (International Roughness Index) merupakan penilaian jalan menggunakan alat bantu, dalam penelitian ini penilaian IRI yang digunakan yaitu menggunakan Roadroid yang berbasis Aplikasi Smartphone Android. Maka dari itu perlu adanya korelasi antara kedua metode tersebut untuk mengurangi subyektifitas surveyor dalam penilaian secara visual. Lokasi penelitian yaitu ruas Jalan Kabupaten Sragen, dimana sampel jalan tersebut dibagi dalam lima ruas. Hasil penelitian diperoleh sampel jalan Kabupaten Sragen rata-rata Kondisi Baik, baik itu menggunakan penilaian Asphalt PASER maupun IRI Roadroid. Penilaian Asphalt PASER dengan IRI Roadroid memiliki nilai korelasi pearson -0.139 yang berarti terdapat korelasi linier dengan tingkat korelasi sangat rendah. Nilai korelasi bernilai negatif diakibatkan adanya penilaian berbalik antara penilaian Asphalt PASER dan IRI Roadroid.
STUDI EKSPERIMEN KUAT LEKAT LEM PADA PASANGAN BETON RINGAN: STUDI EKSPERIMEN KUAT LEKAT LEM PADA PASANGAN BETON RINGAN Wiguna, Edo; Mahbub, Jamal; Lestari, Nor Puji; Setiawan, Adi; Larassati, Dian Sukma
Bangun Rekaprima Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v11i1.6799

Abstract

In modern construction, lightweight bricks are increasingly used as an alternative building material due to their advantages in terms of light weight, ease of installation, and energy efficiency. However, the strength of structures formed from lightweight brick masonry is highly dependent on the quality of the bond between the elements, particularly the use of adhesives such as construction glue. One crucial factor determining the bond strength is the configuration and length of the bonding surface used. This study aims to evaluate the effect of the number of bonding rows on the adhesive bond strength of lightweight brick masonry. Testing was conducted experimentally using one- and two-row bonding configurations. Each sample was subjected to compressive force through a 24.4 mm diameter cylindrical press. Results showed that the two-row configuration produced a higher bond strength, but with a larger coefficient of variation, indicating lower stability of the results. Increasing the bond length actually tended to decrease the bond strength, likely due to uneven distribution of glue and pressure. Furthermore, all test specimens fractured in the brick body, not at the bonding surface, indicating that the adhesive strength had exceeded the tensile strength of the lightweight brick. Regression analysis showed a very strong relationship between compressive force and bond strength, indicating that applied pressure was the dominant factor in bond effectiveness.