Articles
Kecanduan Gadget dan Aktifitas Fisik Pada Remaja: Tinjauan Literatur
Rezky Aulia Yusuf;
Musfirah Ramadhani Syamsir;
Farihah Muhsana;
Andi Sani Silwanah
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 11 No 1 (2022): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v11i1.651
Background: Physical inactivity is one of the causes of non-communicable diseases and is a global public health problem. Numerous studies mentioned that teenagers spend their leisure time in engaging sedentary behavior and smartphone addiction is the primary cause of physical inactivity.Objective: This narrative review aims to review the association between smartphone addiction and physical inactivity among adolescents, as well as some solutions that have been carried out to overcome this problem from previous studies. Methods: The search included electronic bibliographic databases from PubMed and Google Scholar, published from 2015-2021. In total, 8 cross-sectional studies met the inclusion criteria of this review.Results: Adolescents who reported being addicted to a smartphone are more likely to engage in sedentary behavior and be physically inactive. Mental health problems such as anxiety, depression, fear, and other mental depression mediated this association. Also, smartphone addiction can be reduced by increasing sports participation and involvement in physical activity among adolescents. Educational institutions and parents can use sports and recreational activities as intervention strategies to overcome smartphone addiction among the adolescent population.Conclusion: This study highlights the association between smartphone addiction and physical inactivity. Physical activity and sports participation may have the potential to prevent smartphone addiction among adolescents.
Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Kejadian Tidak Diharapkan
Andi Rizki Amelia;
Ira Puspita Halim;
Alfina Baharuddin;
Reza Aril Ahri;
Baharuddin Semmaila;
Rezky Aulia Yusuf
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S2 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.573 KB)
Keselamatan pasien merupakan prinsip dasar dari pelayanan kesehatan yang memandang bahwa keselamatan merupakan hak bagi setiap pasien dalam menerima pelayanan kesehatan, insiden keselamatan pasien adalah setiap kejadian tidak disengaja dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cidera seperti Kejadian Tidak Diharapkan (KTD). Salah satu faktor yang menimbulkan penurunan keselamatan pasien adalah tingginya beban kerja personel perawat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh beban kerja perawat terhadap kejadian tidak diharapkan di RSUD Lanto Dg Pasewang. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional study. Sampel penelitian yaitu 39 perawat pada dari unit penyakit dalam (interna). Teknik sampling yang digunakan random sampling. Analisis univariate dan bivariate dilakukan untuk menilai hubungan antara variable beban kerja dan variable Kejadian Tidak Diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan beban kerja perawat dengan kejadian tidak diharapkan di rumah sakit Lanto Dg Pasewang dengan nilai (p=0,000) dan (p=0,001) hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang tinggi pada perawat beresiko menyebabkan terjadinya kejadian tidak diharapkan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan beban kerja Perawat dengan kejadian tidak diharapkan di rumah sakit Lanto Dg Pasewang. Sehingga disarankan kepada manajemen Rumah sakit agar menggunakan penelitian ini untuk merencanakan kebutuhan perawat diruang rawat Inap dan Bedah.
Faktor yang Berhubungan dengan Kesadaran Pekerja Melaporkan Kejadian Nyaris Celaka
Fadya Fausia;
Andi Rizki Amelia;
Fatmah Afrianty Gobel;
Rezky Aulia Yusuf
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1117
Kesadaran pekerja merupakan hal yang sangat penting dalam iklim perusahaan, termasuk upaya preventif untuk melaporkan hal hal yang beresiko menyebabkan kejadian atau kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kesadaran Pekerja melaporkan kejadian nyaris celaka di PT. Charoen Pokphand Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode kuantitatif. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 74 pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data analisis mengunnakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara variabel pengetahuan dengan kesadaran melaporkan kejadian nyaris celaka dengan nilai p = 0,000, adanya hubungan pada variabel peraturan dengan kesadaran melaporkan kejadian nyaris celaka dengan nilai p = 0,001.
Pengaruh Air Perasan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum) terhadap Kematikan Nyamuk Aedes Aegypti dengan Menggunakan Metode Evaporasi
Andi Rezki Amelia;
St Nuraisyah Putri;
Nurul Hikmah Burhanuddin;
Rezky Aulia Yusuf
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1118
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes (Ae). Kasus DBD dari bulan Januari hingga Desember mencapai 583 kasus dengan jumlah kasus pada perempuan sebanyak 289 kasus dan laki-laki sebanyak 294 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari air perasan daun kemangi (Ocimum Sanctum) terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat eksperimen yaitu melakukan penelitian dengan memanfaatkan air perasan daun kemangi dengan konsentrasi yang ditetapkan yaitu 65% dan 70% menggunakan metode evaporasi dalam mematikan nyamuk Aedes aegypti. Data dikumpulkan dengan metode primer dan dianalisis dengan bantuan komputer. Hasil penelitian Menunjukkan perasan daun kemangi pada konsentrasi 65% dan 70% memiliki pengaruh terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti yang disebabkan oleh adanya kandungan senyawa kimia didalam tumbuhan daun kemangi. Senyawa-senyawa kimia tersebut adalah minyak atsiri, saponin, flavonoid, dan tanin, yang memiliki sifat toksik yang dapat merusak jaringan-jaringan syaraf pada serangga. Pada penelitian ini diharapkan menjadi suatu alternatif pengendalian vektor khususnya terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan menggunakan perasan daun kemangi yang berfungsi sebagai insektisida nabati.
Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Tim Kesehatan terhadap Kualitas Pelayanan Kegawatdaruratan
Triska Ayu Fitriani;
Andi Rizki Amelia;
Nurmiati Muchlis;
Rezky Aulia yusuf
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1344
Kinerja merupakan hasil kerja seseorang pegawai selama periode tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan misalnya standard, target/sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan disepakati bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh antara kinerja tim kesehatan dengan kualitas pelayanan gawat darurat di Public Safety Center (PSC) 119 Takalar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi adalah seluruh tim kesehatan PSC 119 Takalar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Hasil penelitian ini melaporkan bahwa ketepatan waktu berpengaruh langsung signifikan dan positif terhadap kualitas pelayanan, efektivitas berpengaruh langsung signifikan dan positif terhadap kualitas pelayanan, dan komitmen kerja berpengaruh langsung signifikan dan pengaruh positif pada kualitas layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) ketepatan waktu berpengaruh terhadap kualitas pelayanan gawat darurat di PSC 119 Takalar, (2) Efektivitas menegaskan pengaruh terhadap kualitas pelayanan gawat darurat di PSC 119 Takalar, (3) komitmen kerja menggambarkan pengaruh terhadap kualitas pelayanan gawat darurat di PSC 119 Takalar (4) menunjukkan efektifitas pengaruh sebesar 17.847 kali terhadap kualitas pelayanan gawat darurat di PSC 119 Takalar.
The Implementation of The Health Protocol Policy in Preventing the Dissemination of COVID-19 in Minimarkets, Indonesia
Ria Irianti;
Jasmin Ambas;
Andi Rizki Amelia;
Rezky Aulia Yusuf
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjik.v10i2.858
This study aimed to investigate the implementation of the COVID-19 prevention guidelines among minimarkets at Makassar City, South Sulawesi. This is a qualitative study. Data were collected using a semi-structured questioner. Total 11 informants participated; they were minimarket managers, staff, consumers, and the COVID-19 task forces. The data were analyzed using NVivo. The application of regulation Number HK.01.07 /Menkes/382/2020 concerning health protocols for the public in public places and facilities to prevent and control coronavirus disease 2019, we found that most of the minimarkets have implemented health protocols, especially in washing hands with soap. In addition, although the application of social distancing during the visit (transaction) process at minimarkets has not been maximized due to crowded conditions and narrow locations. This study, therefore, suggests the need for the health authorities to proactively sensitize those involved in the implementation of COVID-19 measures on the importance and mechanisms of implementing health protocols
Pelatihan relaksasi benson dan pendampingan pembuatan teh sereh pada kelompok lansia di wilayah kerja Puskesmas Tino
Al Ihksan Agus;
Rezky Aulia Yusuf;
Muhammad Rhesa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31183
Abstrak Masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh kelompok lansia meliputi gangguan tidur dan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang dapat berdampak pada kualitas hidup mereka. Lansia di wilayah kerja Puskesmas Tino banyak mengeluhkan gangguan tidur dan menderita hipertensi. Namun, dalam penangannya masih belum optimal karena masih berfokus pada edukasi untuk mengatasi gangguan tidur dan penggunaan obat-obatan farmakologis untuk masalah hipertensi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan lansia melalui pelatihan relaksasi Benson untuk meningkatkan kualitas tidur dan pendampingan pembuatan teh sereh sebagai alternatif pengobatan hipertensi sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah dan pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Agustus diikuti oleh 30 peserta posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Tino. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberi edukasi, terdapat peningkatan keterampilan dalam melakukan relaksasi Benson setelah pelatihan dan terdapat produk teh kemasan yang dihasilkan oleh peserta dalam kegiatan pendampingan. Harapannya kegiatan ini dapat berkelanjutan, tidak hanya di Puskesmas Tino tapi juga di wilayah kerja puskesmas lainnya. Kata kunci: cymbopogon citratus; edukasi; pelatihan; teh sereh; relaksasi benson Abstract Health problems often faced by the elderly group include sleep disorders and high blood pressure (hypertension) which can have an impact on their quality of life. Elderly people in the work area of the Tino Health Center complained of sleep disturbances and suffered from hypertension. However, in its handling it is still not optimal because it still focuses on education to overcome sleep disorders and the use of pharmacological medicines for hypertension problems. Therefore, this community service activity aimed to empower the elderly through Benson's relaxation training to improve sleep quality and assistance in making lemongrass tea as an alternative to hypertension treatment while increasing its economic value. The method of implementing this activity is lectures and mentoring. This activity was carried out on August 20 attended by 30 elderly posyandu participants in the work area of the Tino Health Center. The results of this activity showed that there was an increase in the knowledge of participants after being educated, there was an increase in skills in relaxing Benson after training and there were packaged tea products produced by participants in mentoring activities. It is hoped that this activity can be sustainable, not only in the Tino Health Center but also in other health centers. Keywords: cymbopogon citratus; education; training; lemongrass tea; benson relaxation
Mobile Health Care in Developing Countries: A Narrative Review
Haeruddin Haeruddin;
Reza Aril Ahri;
Rezky Aulia Yusuf
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.2 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29099/ijair.v6i1.2.957
This paper aims to synthesize the literature on mobile healthcare in developing countries. We employed a narrative review methodology to describe mobile healthcare in developing countries narratively. Two health and information technology research databases were searched for papers covering this domain. Two reviewers assessed the articles. Articles were then synthesized via narrative review. Mobile healthcare holds tremendous potential for transforming healthcare delivery in developing countries. By leveraging mobile technologies, mHealth interventions can improve access to healthcare, enhance disease prevention and management, and empower community health workers. Sustainable strategies that involve collaborations among stakeholders are necessary to overcome these obstacles and ensure the long-term effectiveness of mHealth solutions in improving health outcomes for underserved populations. Mobile technology has the power to fundamentally alter how healthcare is provided in underdeveloped countries. MHealth initiatives may use mobile technology to reduce barriers to access, improve health outcomes, and let individuals take an active role in their own healthcare. Through persistent research, cooperation, and innovation, the Sustainable Development Goal of ensuring healthy lives and well-being for everyone might be significantly advanced by mobile healthcare.
Analisis Taksonomi Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pemandu Wisata Terkait Risiko Kesehatan Wisata
Harpiana Rahman;
Rezky Aulia Yusuf;
Zulkhair Burhan;
Haryudi Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/wbed9667
River tubing tourist attractions are a developing destination with tourism potential. However, this service is separate from a health risk prevention promotion service. Initial studies show that the absence of health information services in tourism services causes limitations in tour guides in developing appropriate health information needed by tourists. This study aimed to analyze changes in tour guide knowledge related to the importance of implementing health risk prevention and accident risks in tourist attractions. The type of research used is quantitative research with a case study approach. Informants were selected based on the criteria of being river tubing tour guides, several tour guide officers in river tubing, namely 5 informants. The results of the taxonomic analysis showed an increase in tour guide knowledge related to the prevention of health risks and accident risks that tourism activities can cause. These findings have practical implications, as they suggest that tour guides, in carrying out their duties, can also provide health education to tourists to prevent health risks and accidents, thereby enhancing the overall tourism experience.