Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Differences in perception of responsiveness between BPJS and non-BPJS patients Nurmulia Wunaini, Ngkolu; Hadawiyah, Radiatul; Pratiwi, Reski Dewi
CORE JOURNAL Volume 4, Issue 1, December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/corejournal.vi.38061

Abstract

Responsiveness is a person's ability to help and provide fast and appropriate service to every customer in the hospital. The background of this research is the decrease in the number of visits by Social Security Administration Agency (BPJS) Kesehatan patients and Non-BPJS Kesehatan patients at the Outpatient Installation at Tk.II Health Hospital 14.05.01 Pelamonia. The purpose of the study was to determine differences in the perception of responsiveness between BPJS Kesehatan patients and non-BPJS Kesehatan patients in the Outpatient Installation of Tk.II Hospital 14.05.01 Pelamonia.Research Methods This research is a quantitative descriptive cross-sectional approach. The sampling technique uses stratified random sampling. The number of samples in this study was 333, consisting of 317 BPJS Kesehatan patient respondents and 16 non-BPJS Kesehatan patient respondents. The data in this study were obtained by distributing questionnaires to patients. The results showed that there were significant differences between BPJS Kesehatan patients and non-BPJS Kesehatan patients in Prompt Attention (p = 0.000), Dignity (p = 0.000 Autonomy (p = 0.046), Basic amenities (p = 0.000), Choice Of Provider (p = 0.000), Dignity (p = 0.000), and Access to social support networks (p = 0.000), and there is no difference in perception between BPJS Kesehatan and non-BPJS Kesehatan patients for Comunnication (p = 0.548). Data analysis used the Mann-Whitney test. Non-BPJS Kesehatan patients in Outpatient Installations have a better perception of responsiveness than BPJS Kesehatan patients. It is hoped that the hospital will be able to improve the quality of service without having to differentiate between BPJS Kesehatan patients and non BPJS Kesehatan patients
Pengaruh Penerapan Pelayanan Prima Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di RSUD Labuang Baji Makassar Pratiwi, Reski Dewi; Putra, Ryryn Suryaman Prana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 1 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.976 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i1.587

Abstract

The number of outpatient visits at Labuang Baji Hospital, Makassar decreased from 2017 as many as 47.773 patients to 45.591 patients where the decrease in the number of outpatient visits was indicated to be related to the excellent service provided by the hospital. This study aims to analyze the effect of the application of excellent service on the satisfaction of outpatients at the Labuang Baji Hospital, Makassar. This type of research is a quantitative study using a cross sectional study design. This research was conducted in the outpatient room of the Labuang Baji Hospital, Makassar. The total sample was 397 outpatients. Data were collected using a questionnaire tool. Data were analyzed using the chi square test at α <5%. The results showed that there was an effect of excellent service from the Attitude with a value of p=0,007, Attention with a value of p=0,001, Action with a value of p=0,003, Ability with a value of p=0,001, Appearance with a value of p=0,000, and Accountability with a value of p=0,000 on outpatient satisfaction at Labuang Baji Hospital, Makassar. It is expected that the Labuang Baji Hospital, Makassar will pay attention and maintain the items of Attitude, Attention, Action, Ability, Appearance, and Accountability because it is scientifically proven affect to outpatient satisfaction.
Analisis GAP Kualitas Pelayanan Rawat Jalan RSUD Takalar dengan Metode Servqual dan Importance Performance Analysis Pratiwi, Reski Dewi; Putra, Ryryn Suryaman Prana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 8, No 1 (2022): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.523 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v8i1.890

Abstract

Jumlah kunjungan pasien rawat jalan di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar mengalami penurunan secara signifikan dalam tiga tahun terakhir, pada tahun 2017 sebesar 83.343 pasien berkurang menjadi 80.084 di tahun 2018, pada tahun 2019 kembali menurun menjadi 77.032 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gap harapan dan kenyataan pasien JKN terhadap kualitas pelayanan rawat jalan dengan Metode Servqual dan Metode Importance Performance Analysis di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan metode Servqual. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat jalan di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan populasi sebanyak 77.032 pasien rawat jalan serta diperoleh sampel sebanyak 398 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Gap dengan metode Servqual dan Importance Performance Analysis dengan bantuan aplikasi Microsoft Excell dan SPSS. Hasil penelitian diperoleh bahwa Tangible memiliki nilai Gap sebesar -1,3 (persentase kesesuaian 72,9%), Assurance memiliki nilai Gap sebesar -1,6 (67,1%), Reliability memiliki nilai Gap sebesar -1,5 (67,9%), Responsiveness memiliki nilai Gap sebesar -1,6 (66,3%), Empathy memiliki nilai Gap sebesar -1,5 (68,3%), Kenyamanan memiliki nilai Gap sebesar -1,5 (68,1%), Ketepatan Waktu memiliki nilai Gap sebesar -1,8 (60,4%), Efisiensi Layanan Kesehatan memiliki nilai Gap sebesar -1,6 (66,3%), Kesinambungan Layanan Kesehatan memiliki nilai Gap sebesar -1,5 (69,6%), serta Efektivitas Layanan Kesehatan memiliki nilai Gap sebesar -1,3 (72,5%).
Pendokumentasian Rekam Medis Elektronik Dalam Kejadian Preeklamsia Ibu Hamil Ekawaty, Dian; Imran, Ali; Pratiwi, Reski Dewi; Muslimin , Muslimin
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.767

Abstract

Preeklampsia adalah komplikasi pada masa kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah yang mencapai angka 140/90 mmHg. Biasanya, preeklamsia terjadi setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu. Preeklamsia juga dianggap sebagai kondisi yang paling sering mendahului eklampsia, yakni kondisi kehamilan yang disertai kejang. Metode pengabdian yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang rekam medis elektronik dan faktor risiko kejadian preeklamsi serta melakukan pendampingan kepada petugas kesehatan tentang pengisian fitur rekam medis elektronik. Indikator keberhasilan pada penyuluhan ini adalah petugas kesehatan mampu melakukan sebuah pendokumentasian rekam medis pasien ke dalam RME dan masyarakat juga mengetahui tentang RME dan Faktor risiko kejadian preeklamsi. Kegiatan diagnosa preeklamsi yakni melakukan tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal dan tuas, pengambilan sampel urin 24 jam untuk mendeteksi protein dalam urin, ultrasonografi untuk memeriksa pertumbuhan bayi dan volume cairan uterus, USG doppler untuk mengevaluasi aliran pembuluh darah di plasenta. Kesimpulan dari adanya penyuluhan ini petugas kesehatan akan dapat menerapkan penggunaan catatan medis elektronik dengan baik dan efektif, serta masyarakat (Ibu Hamil) juga dapat menerapkan pentingnya kesehatan pada perempuan baik sebelum maupun selama kehamilan dalam mencegah terjadinya preeklamsia. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih memahami fitur yang ada di dalam rekam medis elektronik dan melakukan pendokumentasian diagnosa pasien dengan tepat Masyarakat diharapkan menghindari faktor penyebab preeklamsi pada saat hamil. Kata kunci: RME, Preeklamsia.
Analisis Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) DiRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar Tahun 2025 Wahyuni, Sri; Junus, Darmawati; Pratiwi, Reski Dewi
Jurnal Rekam Medic Vol 9, No 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v9i1.6896

Abstract

Latar Belakang, Adanya kebijakan pemerintah mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengimplementasikan RME sesuai dengan Permenkes No.24 Tahun 2022.Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar tahun 2025. Metode, yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui teknik purposive sampling dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Hasil dan Kesimpulan, menunjukkan bahwa kesiapan RSUD Haji Makassar dalam menerapkan RME masih menghadapi beberapa tantangan, terutama pada aspek pelatihan sumber daya manusia dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Namun, terdapat komitmen dari pihak manajemen untuk terus meningkatkan kesiapan melalui pelatihan, penguatan budaya kerja, dan perbaikan sistem tata kelola. Saran, dari penelitian ini adalah diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan SDM serta penguatan infrastruktur agar implementasi RME dapat berjalan optimal.