Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan CV. Dua Sahabat Group Setiawan, Dicky; Kusmayati, Nindya Kartika; Emmywati, Emmywati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan CV. Dua Sahabat Group yang melibatkan 51 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert. Hasil pengujian menunjukkan data memenuhi asumsi klasik, yaitu berdistribusi normal (sig. = 0,200), tidak terjadi multikolinearitas (VIF = 1,432), dan bebas dari gejala heteroskedastisitas (sig. X₁ = 0,412; X₂ = 0,356). Model regresi yang dihasilkan adalah Y = 0,812 + 0,421X₁ + 0,365X₂ + e. Koefisien motivasi kerja sebesar 0,421 terbukti signifikan, sehingga memberikan kontribusi positif kepada kinerja karyawan. Koefisien kepuasan kerja sebesar 0,365 juga signifikan, menandakan jika nilai kepuasan kerja tinggi, maka kinerja karyawan akan meningkat. Hasil uji parsial memperkuat temuan ini (motivasi: t = 3,218; sig. = 0,002; kepuasan kerja: t = 2,745; sig. = 0,009). Secara serempak, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F = 28,517; sig. = 0,000). Koefisien determinasi (R²) = 0,541, artinya 54,1% kinerja karyawan bisa dipengaruhi oleh motivasi kerja dan kepuasan kerja, sedangkan 45,9% lainnya merupakan faktor lain yang tidak diteliti. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi melalui pemberian penghargaan, peluang pengembangan diri, dan lingkungan kerja mendukung bisa mendorong kepuasan kerja lebih baik dan akhirnya menaikkan kinerja. Oleh karena itu, CV Dua Sahabat Group disarankan untuk memperkuat kebijakan terkait motivasi dan kepuasan kerja, sedangkan penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel seperti gaya kepemimpinan atau kondisi lingkungan kerja untuk menghasilkan analisis yang lebih komprehensif.