Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Nilai Pendidikan Bagi Orangtua Pada Anak Putus Sekolah Didesa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Hasibuan, Melisawati; Risdayati, Risdayati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan didesa Kesuma yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai pendidikan bagi orangtua pada anak putus sekolah didesa Kesuma. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Subjek yang terpilih dalam penelitian ini berjumlah 10 informan, yang terdiri dari 5 informan orangtua (Ayah atau ibu) dan 5 informan anak putus sekolah serta 1 key informan yaitu guru yang mengajar di SMA N 1 desa Kesuma. Penentuan subjek penelitian ini menggunakan teknik porposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori Habitus dan Modal dari Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang melatarbelakangi anak putus sekolah didesa Kesuma dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor internal dan eksternal. Adapun faktor internal anak putus sekolah karena minimnya kemauan untuk bersekolah, dan faktor eksternal anak putus sekolah yakni keterbatasan ekonomi dan pengaruh lingkungan sosial teman sebaya. Nilai pendidikan bagi orangtua yang memiliki anak putus sekolah beragam, pandangan orangtua terhadap pendidikan formal belum menjamin keberhasilan melainkan kepribadian dan nasib sebagai penentu kesuksesan.
Pekerja Perempuan Pada PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Di Kepenghuluan Pasir Putih Utara: Analisis Faktor Pendorong Dan Dampak Sosial Ekonomi Andini, Tri; Risdayati, Risdayati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong perempuan bekerja serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dari keterlibatan perempuan sebagai pekerja di Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara V (PTPN V) di Kepenghuluan Pasir Putih Utara, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir. Perempuan yang bekerja di sektor perkebunan, sebagian besar berstatus sebagai ibu rumah tangga, menunjukkan adanya pergeseran peran perempuan dalam rumah tangga, dari peran domestik menjadi peran ganda, yaitu mengurus rumah tangga sekaligus menjadi pencari nafkah tambahan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik sensus terhadap 35 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan pengisian kuesioner, observasi dan wawancara, selanjutnya dianalisis dengan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong perempuan bekerja adalah pendapatan suami yang rendah, jumlah tanggungan keluarga, tingkat pendidikan, dan jarak tempuh yang dekat. Dampak sosialnya meliputi berkurangnya waktu untuk kegiatan sosial dan interaksi keluarga, namun status sosial meningkat. Secara ekonomi, terdapat peningkatan pendapatan keluarga, pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, pola konsumsi rumah tangga serta kemampuan menabung meski terbatas. Penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting terhadap ekonomi keluarga, meskipun tetap menghadapi tantangan dalam menjalankan peran ganda.
Tradisi Menganta Duit Belanjo Pada Perkawinan Masyarakat Melayu Di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Alviza, Yeni; Risdayati, Risdayati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13542

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bagan Punak, Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menlihat tata cara penentuan duit belanjo dan perubahan tata cara penentuan duit belanjo yang terjadi pada tradisi pemberian duit belanjo pada perkawinan masyarakat Melayu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif memakai subyek 6 (enam) orang yang terdiri dari 3 (tiga) orang key informan dan 3 (tiga) orang subyek. Untuk pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Bagansiapiapi merupakan suku Melayu Riau yang bermukim di Kabupaten Rokan Hilir. Masyarakat Bagansiapiapi memiliki tradisi dalam perkawinan, salah satunya ialah tradisi menganta duit belanjo. Tradisi menganta duit belanjo pada perkawinan masyarakat Melayu Bagansiapiapi merupakan tradisi yang sudah ada secara turun termurun dari nenek moyang terdahulu tentunya. Duit belanjo merupakan uang hantaran yang harus diberikan pihak calon pengantin laki-laki kepada calon pengantin perempuan untuk keperluan pesta perkawinan dan juga pembelian alat seisi kamar. Ttadisi ini juga mengalami beberapa perubahan seperti : perubahan pada nominal jumlah duit belanjo maupun dari tata cara penentuan nya. Pada perubahan tradisi ini menuai positif dan negative dari beberapa masyarakat maupun tokoh adat. Masyarakat Melayu Bagansiapiapi menggangap bahwa duit belanjo merupakan satu syarat terjadi nya pesta perkawinan. Jika ada kerabat atau tetangga yang ingin melaksanakan perkawinan, maka yang pertama saudara atau tetangga akan menanyakan berapa besar jumlah duit belanjo nya. Jika mereka merasa jumlah duit belanjo tidak sesuai dengan status sosial keluarga pengantin perempuan maka akan mendapatkan gibahan dari tetangga sekitar dan jadi bahan bandingan bagi mereka dan juga masyarakat sekitar.
Pola Asuh Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Anak di SMAN 1 Siak Kabupaten Siak Sri Indrapura Akbar, Muhammad Nazaruddin; Risdayati, Risdayati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.14972

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Siak Kabupaten Siak, Kecamatan Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau dengan tujuan mengetahui pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik menyebarkan kuesioner/angket, observasi dengan jumlah responden sebanyak 87 responden. Hasil didalam penelitian ini dapat dilihat dari keutuhan hubungan terhadap 2 variabel tersebut, diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,888 yang bisa dikatakan sangat kuat. Artinya tingkat kekuatan hubungan antara variabel pola asuh orangtua dengan prestasi belajar anak adalah 0,888 atau sangat kuat. Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai substansial atau Sig. (2- tailed) sebesar 0,418 yang mana lebih besar dari 0,05 maka dapat diartikan bahwa hubungan antara variabel pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar anak substansial. Kesimpulan bahwa dengan substansial 10% bisa dibilang terdapat hubungan yang positif dan sangat tinggi, yakni sebesar 0,888, dari pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar anak. Artinya peningkatan pola asuh orangtua berhubungan substansial ke prestasi belajar anak.
PELAKSANAAN FUNGSI KELUARGA PADA POLISI WANITA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) RIAU Mahayani, Sadya; Risdayati, Risdayati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1485-1493

Abstract

Keluarga merupakan institusi sosial pertama yang berperan dalam pembentukan individu. Polisi Wanita di Kepolisian Daerah (POLDA) Riau menghadapi tantangan dalam menjalankan fungsi keluarga karena tugas kepolisian yang menuntut dedikasi tinggi. Polisi Wanita memiliki peran ganda yang mempengaruhi keseimbangan antara tugas profesional dan tanggung jawab domestik. Tujuan penelitian untuk memahami Polisi Wanita melaksanakan fungsi keluarga, termasuk fungsi pendidikan, afeksi, proteksi, rekreatif, dan kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan peran tersebut. Penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian diperoleh menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polisi Wanita di Kepolisian Daerah (POLDA) Riau menjalankan fungsi keluarga meskipun menghadaoi keterbatasan waktu dan tekanan pekerjaan mengharuskan mereka turun ke lapangan. Polisi Wanita menggunakan strategi untuk menyeimbangkan peran seperti pendampingan belajar untuk anak, memanfaatkan teknologi komunikasi, pemanfaatan waktu bersama di sela tugas kepolisian, melibatkan keluarga besar dalam pengasuhan anak. Polisi Wanita menerapkan pengawasan ketat terhadap anak mereka, baik dalam hal pergaulan maupun penggunaan teknologi digital. Kendala utama yang di hadapi adalah tuntutan dalam membagi peran, dan stres karena tekanan pekerjaan.
PROFIL ANAK JALANAN DI KOTA PEKANBARU STREET CHILDREN PROFILE IN PEKANBARU CITY Syahrul Nizam, M.; Risdayati, Risdayati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.%p

Abstract

Fenomena anak jalanan merupakan permasalahan sosial kompleks yang memerlukan penanganan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kehidupan anak jalanan di Kota Pekanbaru dan menganalisis efektivitas pelaksanaan pemberdayaan oleh Dinas Sosial. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik accident sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 4 informan anak jalanan di tiga lokasi strategis: Lampu Merah Arifin Ahmad, Jembatan Siak IV, dan Simpang Empat Panam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak jalanan terbagi menjadi dua kelompok yaitu yang masih bersekolah (50%) dan putus sekolah (50%). Faktor ekonomi menjadi alasan utama (100%) mereka bekerja di jalanan dengan penghasilan Rp50.000-Rp150.000 per hari. Pelaksanaan program pemberdayaan oleh Dinas Sosial belum efektif karena minimnya sosialisasi langsung, pendekatan represif dari aparat terutama Satpol PP, dan ketidakpercayaan anak jalanan terhadap program pemerintah. Diperlukan reformulasi pendekatan yang lebih partisipatif, humanis, dan berkelanjutan agar program pemberdayaan benar-benar menyentuh sasaran dan mampu memutus mata rantai kemiskinan struktural.
MOTIVASI MAHASISWA MAGANG STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU Yulia Rahma, Andi; Risdayati, Risdayati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1926-1934

Abstract

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat merupakan komponen dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program ini memberikan peluang kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengikuti pembelajaran di lingkungan kerja. Program ini bisa diikuti oleh mahasiswa mulai dari semester 5 dengan lama magang 6 bulan. Luaran indikator keberhasilannya adalah mahasiswa yang mengikuti dapat mengakui atau setara hingga 20 SKS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi mahasiswa Magang Studi Independen Bersertifikat  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau dan unutk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mengikuti Magang Studi Independen Bersertifikat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif deskriptif dengan sampel sebanyak 66 responden mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang mengikuti Magang Studi Independen Bersertifikat. Pengumpulan data dilakukan dengan membuat daftar pernyataan struktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa mengikuti  Magang Studi Independen Bersertifikat tergolong tinggi dikarenakan faktor internal yang menjadikan responden bangga jika lulus program Magang Studi Independen Bersertifikat serta faktor penghambat yang berada dalam kategori sedang karena sosialisasi di jurusan tidak berjalan dengan maksimal.
EKOSISTEM MANGROVE ESTUARI SEBAGAI RUANG SOSIAL DI DESA PANGKALAN JAMBI KECAMATAN BUKIT BATU KABUPATEN BENGKALIS Muhardi, M.; Resdati, Resdati; Yusuf, Yusmar; Risdayati, Risdayati; Widodo, Teguh
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3069-3073

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, dengan tujuan untuk memahami ekosistem mangrove estuari sebagai ruang sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan 6 orang subjek. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik accidental sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Interaksi Simbolik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa area ekosistem mangrove estuari di Pangkalan Jambi dapat menjadi ruang sosial yang efektif. Pengunjung dapat bersantai, berinteraksi sosial, dan mengapresiasi lingkungan mangrove melalui berbagai aktivitas seperti berkeliling, beristirahat, berfoto, dan bersosialisasi. Pentingnya menjaga lingkungan mangrove ditekankan, termasuk dengan tidak merusaknya, menjaga kebersihannya, dan bertanggung jawab saat berkunjung. Kesadaran akan pelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove dan kesejahteraan masyarakat.
Persepsi Masyarakat Terhadap Kekerasan Seksual Berbasis Gender Di Kota Pekanbaru Mutiara, Rapida; Risdayati, Risdayati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kekerasan seksual berbasis gender dengan fokus pada laki-laki sebagai korban di Kota Pekanbaru. Fenomena kekerasan seksual terhadap laki-laki masih jarang dibahas dan sering kali dianggap tabu karena pengaruh kuat budaya patriarki dan stereotip maskulinitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci yang berasal dari kalangan akademisi, lembaga penanganan kekerasan seksual, tokoh agama, dan aparat penegak hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terbagi menjadi persepsi positif dan negatif. Persepsi positif mencerminkan empati dan kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap korban laki-laki, sedangkan persepsi negatif menunjukkan penolakan dan stigma terhadap korban laki-laki yang dianggap tidak sesuai dengan norma maskulinitas. Temuan ini menegaskan perlunya edukasi sosial dan pendekatan hukum yang lebih inklusif terhadap kekerasan seksual berbasis gender.
Penggunaan Rokok Elektrik Oleh Mahasiswi Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau Wulandari, Putri; Risdayati, Risdayati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali aspek-aspek yang melatarbelakangi penggunaan rokok elektrik di kalangan mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau, serta untuk memahami gaya hidup yang terbentuk akibat kebiasaan tersebut. Menggunakan teori I & Me dari George Herbert Mead, penelitian ini menganalisis bagaimana mahasiswi mengekspresikan diri (I) dan menyesuaikan perilaku mereka dengan norma sosial yang ada (Me). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal, seperti dorongan ekspresi diri, kreativitas pribadi, dan resistensi terhadap norma, berperan besar dalam keputusan mahasiswi untuk menggunakan rokok elektrik. Di sisi lain, faktor eksternal, seperti norma sosial, ekspektasi gender, dan penilaian lingkungan juga mempengaruhi kenyamanan mereka dalam menggunakan rokok elektrik, meskipun dalam konteks sosial mereka lebih diterima. Gaya hidup mahasiswi yang menggunakan rokok elektrik terlihat dalam pola konsumsi yang situasional, yang lebih sering dilakukan pada waktu senggang atau ketika berkumpul dengan teman-teman. Selain itu, kebiasaan ini berhubungan erat dengan aktivitas sosial, opini terhadap tren gaya hidup, serta cara mereka menghabiskan waktu luang. Walaupun rokok elektrik sering dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, penggunaannya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti norma sosial dan tekanan kelompok, serta faktor individu terkait identitas dan ekspresi diri. Penelitian ini menyoroti bagaimana kebiasaan ini terbentuk di kalangan generasi muda, khususnya di lingkungan kampus. Selain itu, penelitian ini juga menggali bagaimana faktor sosial, norma gender, dan kebebasan pribadi mempengaruhi keputusan individu dalam mengadopsi kebiasaan tersebut.