Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERAN SKALA PERUSAHAAN DAN STABILITAS KEUANGAN DALAM PENILAIAN AUDITOR MENGENAI KELANGSUNGAN USAHA PADA ENTITAS BEI DI SEKTOR JASA, PERDAGANGAN DAN INVESTASI Ghina, Aliah; Maleha, Nova Yanti; Purnamasari, Endah Dewi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4104

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh karakteristik perusahaan, yaitu ukuran perusahaan dan kondisi keuangan, terhadap opini audit going concern pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada sektor jasa, perdagangan, dan investasi selama periode 2018 hingga 2019. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, menghasilkan 95 perusahaan dengan periode pengamatan selama dua tahun, sehingga diperoleh 190 laporan audit perusahaan. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi Eviews 12. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara simultan, ukuran perusahaan dan kondisi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap opini audit going concern. Pada pengujian parsial, ditemukan bahwa dua variabel, yaitu ukuran perusahaan dan kondisi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap opini audit going concern.
PEMANFAATAN INFLUENCER SEBAGAI MEDIA PROMOSI WISATAWAN DI DANAU SHUJI Ramadhani, Anaya Okta; Wulandar, Rika; Jaya, Irfan; Ghina, Aliah; Wadud, Muhammad; Marnisah, Luis; Agustian, Endy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34725

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada promosi Danau Shuji melalui kolaborasi dengan influencer @marandangpempek menunjukkan hasil yang sangat positif dalam meningkatkan kunjungan dan memberikan dampak signifikan pada aspek ekonomi dan sosial komunitas. Dalam upaya ini, kampanye promosi berhasil meningkatkan jumlah pengunjung mingguan sebesar 80%, dari 25 menjadi 45 orang. Peningkatan ini menandakan efektivitas strategi promosi dalam menarik perhatian wisatawan dan memperkuat daya tarik Danau Shuji sebagai destinasi wisata alam. Dampak ekonomi terlihat dari peningkatan pendapatan tiket masuk yang mendukung perbaikan fasilitas dan pemeliharaan destinasi. Selain itu, dampak sosial positif mencakup peningkatan kesadaran masyarakat dan potensi partisipasi lokal dalam industri pariwisata, memperkuat keterlibatan komunitas. Keberhasilan kampanye ini didorong oleh beberapa faktor kunci: pengaruh signifikan dari influencer yang mampu menyampaikan pesan autentik, kualitas konten yang menarik dan berkualitas tinggi, serta tingkat keterlibatan audiens yang tinggi terhadap konten tersebut. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat posisi Danau Shuji sebagai destinasi wisata yang menjanjikan tetapi juga memperlihatkan peran penting promosi digital dalam pengembangan pariwisata lokal.
PENGEMBANGAN IDENTITAS BRAND UMKM KERUPUK KEMPLANG UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI DESA LEMBAK (PELATIHAN LOGO) Agustin, Nency; Fauzan, M Ammar; Dewi, Pitri Rosmala; Ghina, Aliah; Marnisah, Luis; Wadud, Muhammad; Agustian, Endy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34944

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pelatihan logo item bisnis makanan pada UMKM Kerupuk Kemplang dan menjelaskan proses desain produk tersebut. Kegiatan program bersama mitra KKN menjadi data penelitian ini. Kemasan dan logo usaha merupakan satu hal yang penting dalam usaha, masyarakat desa Lembak masih belum memiliki pengetahuan yang lebih mengenai pentingnya branding dalam suatu produk. Berdasarkan temuan penelitian UMKM Kerupuk Kemplang diberikan pelatihan pembuatan logo untuk produk makanan. Di Desa Lembak Sumatera Selatan, pengembangan produk UMKM dapat dilakukan dengan diversifikasi produk yaitu membuat identitas seperti logo pada brand UMKM Kerupuk Kemplang Di desa Lembak. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat yaitu untuk mengembangkan produk UMKM Kerupuk Kemplang dan meningkatkan daya saing produk. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu observasi secara langsung dan wawancara dengan pemilik UMKM, kemudian dilakukan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dan antusias warga desa Lembak terutama untuk pemilik usaha UMKM Kerupuk Kemplang. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat dalam penelitian ini, produk UMKM Kerupuk Kemplang pada Desa Lembak mengerti dan bisa membuat logo untuk brand mereka sendiri menggunakan aplikasi yang diajarkan melalui pelatihan logo. Masyarakat desa Lembak jadi lebih memahami mengenai pentingnya identitas brand yang baik untuk suatu usaha, dan memiliki tampilan kemasan dan logo atau label yang lebih menarik sehingga diharapkan mampu untuk meningkatkan minat beli konsumen.
PENDAMPINGAN PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS UMKM KERUPUK DAN KEMPLANG DESA LEMBAK Oktarini, Rahmi Dwi; Lesmono, Nanda Kurnia Andi; Utami, Nadia; Ghina, Aliah; Marnisah, Luis; Wadud, Muhammad; Agustian, Endy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34945

Abstract

UMKM merupakan salah satu perusahaan yang mempunyai banyak dampak sosial yang positif. UMKM merupakan mesin perekonomian utama Indonesia. Selain itu, para pelaku UMKM juga menghadapi beberapa kesulitan. Salah satu permasalahannya adalah para pelaku UMKM seringkali kurang memahami dasar-dasar keuangan, termasuk kemampuan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) yang menjadi tolak ukur penetapan harga suatu produk. Komunitas komersial Desa Lembak juga terkena dampaknya. Berdasarkan temuan observasi awal, dinas mendapat informasi mengenai kurangnya bantuan yang diberikan kepada pelaku usaha dalam menetapkan biaya produksi dan harga jual produk. Oleh karena itu, tujuan proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Tugas utama yang dilakukan dalam kegiatan yang berhubungan dengan layanan Forum ini menawarkan dukungan dalam menentukan harga produk dan biaya produksi. Tujuan Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai cara menentukan harga jual dan harga pokok produksi (HPP). Pendekatan studi kasus dan bantuan langsung kepada pelaku usaha dalam menentukan harga pokok produksi perusahaan dan harga jual produknya merupakan metode yang digunakan dalam kegiatan ini. Berdasarkan temuan evaluasi, setelah dilaksanakannya bantuan tersebut, pemahaman dan keterampilan para pelaku UMKM meningkat. Hal ini terlihat dari cara UMKM menghitung harga jualnya dengan terlebih dahulu mengurangi biaya produksinya. Sebagai bagian dari kegiatan yang berhubungan dengan layanan, Forum ini sebagian besar membantu dalam menentukan harga produk dan biaya produksi. Tujuan Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta UMKM mengenai proses perhitungan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual. Teknik yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain pendekatan studi kasus dan pemberian dukungan langsung kepada pelaku usaha dalam mengetahui harga pokok produksi perusahaan dan harga jual barangnya. Kesimpulan evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM meningkat setelah bantuan ini diberikan. Hal ini terlihat dari cara UMKM menentukan harga jualnya dengan terlebih dahulu memangkas biaya produksi.
DEMO MASAK PEMPEK DAN SEBLAK DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DI DESA LEMBAK Lusiana, Sindi Ayu; Sari, Mayang Alya; Harya, M Zaniko; Ghina, Aliah; Marnisah, Luis; Wadud, Muhammad; Agustian, Endy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36834

Abstract

Salah satu inisiatif penguatan ekonomi kreatif Desa Lembak adalah dengan kegiatan demo masak yang dilakukan dalam rangka Program Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN). Dengan bantuan kurikulum ini, peserta akan belajar bagaimana menyiapkan masakan khas Indonesia seperti seblak dan pempek, yang memiliki potensi pasar yang besar. Warga didorong untuk mengasah keterampilan dalam menghasilkan makanan berkualitas tinggi yang siap dipasarkan melalui instruksi memasak dan pendampingan. Permasalahan yang muncul adalahIbu-ibu catering kesulitan dalam mengontrol tingkat kematangan adonan pempek sehingga teksturnya menjadi tidak sesuai dengan standar yang diharapkan. Beberapa mitra catering juga memiliki kendala dalam membuat kuah seblak yang kaya rasa dan beraroma sedap. Produk pempek dan seblak yang dihasilkan oleh mitra catering belum memiliki ciri khas yang membedakan dengan produk pesaing. Kegiatan ini memberikan wawasan tentang pengemasan produk dan metode pemasaran yang memungkinkan produk bersaing baik di pasar lokal maupun online. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan menumbuhkan inovasi dan kemandirian masyarakat yang lebih besar dalam menciptakan perusahaan kuliner. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan semangat dan potensi masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif yang berpusat pada pangan.
Pengenalan Core Tax Administration System (CTAS) sebagai upaya peningkatan literasi teknologi perpajakan pada mahasiswa akuntansi perpajakan Universitas Indo Global Mandiri Ghina, Aliah; Pebriani, Reny Aziatul; Maleha, Nova Yanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34167

Abstract

Abstrak Transformasi digital dalam sistem administrasi perpajakan menjadi kebutuhan mendesak di era ekonomi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan Core Tax Administration System (CTAS) sebagai inovasi Direktorat Jenderal Pajak kepada mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Universitas Indo Global Mandiri guna meningkatkan literasi teknologi perpajakan. Mitra sasaran adalah mahasiswa semester 5 dan 7 yang telah memiliki pemahaman dasar tentang perpajakan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada tanggal 16 Agustus 2025 melalui platform Zoom, diikuti oleh 50 peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap fitur-fitur utama CTAS, seperti proses login, penginputan faktur pajak masukan, dan pengelolaan faktur pajak keluaran. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam diskusi. Secara kuantitatif, hasil post-test menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata sebesar 35% dibandingkan pre-test. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digitalisasi perpajakan. Diharapkan materi CTAS dapat diintegrasikan dalam kurikulum agar literasi teknologi perpajakan semakin kuat di lingkungan akademik. Kata kunci: pengabdian; CTAS; literasi teknologi; mahasiswa; perpajakan digital. Abstract Digital transformation in tax administration is an urgent need in the digital economy era. This community service activity aimed to introduce the Core Tax Administration System (CTAS) as an innovation by the Directorate General of Taxes to students of the Tax Accounting Study Program at Universitas Indo Global Mandiri to enhance their tax technology literacy. The target partners were 5th and 7th semester students with basic tax knowledge. The activity was conducted online on August 16, 2025, via Zoom and involved 50 participants. A participatory approach was used, involving presentations, discussions, and pre- and post-tests. The results showed increased understanding of key CTAS features such as the login process, input tax invoice entry, and output tax management. Qualitatively, students were actively engaged; quantitatively, the average post-test scores increased by 35%. This program effectively enhanced students’ awareness and readiness for tax digitalization. It is recommended that CTAS be integrated into the academic curriculum. Keywords: devotion; CTAS; technology literacy; students; digital taxation
Pelatihan akuntansi dasar home industry bagi ibu rumah tangga dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga di kota Palembang Anggraini, Leriza Desitama; Putri, Andini Utari; Ghina, Aliah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23367

Abstract

Abstrak Home industry termasuk sektor informal pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lekat dengan kearifan lokal suatu daerah atau lokasi dan menghasilkan produk buatan tangan. Perempuan memiliki peran penting dalam pengembangan home industry namun sering menghadapi berbagai tantangan seperti akses terhadap modal, networking bahkan pengetahuan pengelolaan keuangan yang memadai untuk mengembangkan bisnis mereka. Pelaku usaha home industry terutama ibu – ibu rumah tangga menganggap akuntansi tidak terlalu penting dan sulit untuk menerapkannya. Kegiatan ini bertujuan dapat membantu ibu – ibu rumah tangga dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya dalam mengelola home industry dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga dan perekonomian lokal. Pelatihan ini mengenalkan dasar akuntansi dengan membuat catatan jurnal umum sampai dengan menyusun laporan keuangan seperti laba rugi, arus kas dan posisi keuangan. Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta perwakilan dari beberapa home industry di Kota Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dan dilaksanakan secara online menggunakan platform zoom meeting. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan capaian keberhasilan pada aspek pengetahuan akuntansi dasar sebesar 80% dan peningkatan aspek pengetahuan terhadap laporan keuangan sebesar 75%. Kata kunci: pelatihan; akuntansi dasar; home industry. Abstract The home industry is part of the informal sector in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that is closely related to the local wisdom of a region or location and produces handmade products. Women play an important role in the development of the home industry but often face various challenges such as access to capital, networking, and even adequate financial management knowledge to develop their businesses. Home industry entrepreneurs, especially housewives, consider accounting to be unimportant and difficult to implement. This activity aims to help housewives optimize their potential in managing the home industry to increase family income and local economy. The training introduces the basics of accounting by creating general journal records and preparing financial statements such as income statements, cash flow, and balance sheets. The training was attended by 25 participants representing several home industries in the city of Palembang. The implementation method of this activity starts from preparation, execution, and evaluation, and is conducted online using the Zoom meeting platform. The results of this activity show an 80% improvement in basic accounting knowledge and a 75% improvement in knowledge of financial statements. Keywords: training; basic accounting; home industry