Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EKONOMI, ETOS, DAN AKHLAK: TINJAUAN KONSEPTUAL INTERAKSI PEDAGANG DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI DI PESANTREN Muhammad Syaifudin Zuhri; Selamet Selamet; Nur Rizqi Arifin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter santri melalui aktivitas sosial dan ekonomi di lingkungannya. Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menjadi salah satu contoh di mana interaksi antara pedagang dan santri berfungsi sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi ekonomi antara pedagang dan santri serta mengidentifikasi kontribusi pedagang dalam pembentukan karakter santri, terutama dalam aspek sosial, kemandirian, dan etika kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang berperan penting sebagai pendidik non-formal yang menanamkan nilai-nilai moral melalui keteladanan dalam aktivitas jual beli. Interaksi ekonomi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan materiil, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter berbasis pengalaman nyata, sehingga pesantren berfungsi sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan ekonomi yang membentuk santri berakhlak, mandiri, dan berintegritas tinggi.
MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS FLASHCARD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Nisa Silvia Nurhidayah; Ilah Ilah; Nur Rizqi Arifin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.21136

Abstract

Pentingnya hasil belajar sebagai tolok ukur keberhasilan proses pendidikan. Dinyatakan salah satu penyebab rendahnya hasil belajar adalah kesalahan dalam memilih media pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah penelitian dilakukan dengan mengaplikasikan media pembelajaran audio visual berbasis flashcard dan mengkomparasikan dengan metode konvensional. Tujuannya adalah untuk melihat apakah ada komparasi hasil belajar antara dua kelompok peserta didik, khususnya setelah intervensi (posttest). Penelitian ini mengaplikasikan desain None-quivalent Control Group Design dengan teknik purpose sampling untuk menentukan sampel. Dua kelas yang homogen dipilih sebagai subjek penelitian. Studi ini berupa pengujian data yang menggunakan uji t-test dan uji N-Gain. Hasil (Output) penelitian menunjukkan tiga temuan utama: 1) Perbedaan peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelompok yang menggunakan media audio visual berbasis flashcard, baik pengukuran awal maupun pengukuran akhir; 2) Perbedaan peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelompok yang menggunakan metode konvensional, baik pengukuran awal maupun pengukuran akhir; 3) Ada perbedaan signifikan dalam hasil belajar pada saat posttest antara kelompok yang menggunakan media audio visual berbasis flashcard dan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Ini menunjukan bahwa penggunaan media audio visual berbasis flashcard lebih efektif serta terbukti lebih unggul dari metode konvensional dalam meningkatkan capaian belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Isma Khoirunnisa; Firman Aryansyah; Nur Rizqi Arifin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.21316

Abstract

Pengamatan awal menunjukan bahwa kreativitas berpikir peserta didik masih berada pada tingkat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) perbedaan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) antara pretest dan posttest, (2) perubahan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas kontrol yang tidak memperoleh CTL, serta (3) perbedaan capaian kreatif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada tahap posttest. Dengan menggunakan metode Quasi-Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design, penelitian ini menemukan bahwa: (1) penerapan CTL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif secara signifikan pada kelas eksperimen, (2) kelas kontrol juga mengalami peningkatan meskipun lebih rendah, dan (3) terdapat perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok pada hasil akhir.Kata Kunci: Contextual Teaching And Learning  (CTL), Berpikir Kreatif