Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Prinsip-Prinsip Dasar Manajemen Pendidikan Dalam Perspektif Islam Lestari, Ayu Gita; Ritonga, Nurhayani; Anwar, Kasful; Ansori, Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.315

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan suatu sistem yang mengelola proses pendidikan berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Namun, dalam penerapannya, pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan dalam mengintegrasikan kurikulum Islam dengan standar pendidikan nasional, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam manajemen pendidikan Islam, serta rendahnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam serta tantangan dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir, jurnal ilmiah, serta buku yang relevan dengan manajemen pendidikan Islam. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam, termasuk ketauhidan, tanggung jawab, keadilan, musyawarah, konsistensi, dan keikhlasan, serta strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia global. Namun, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, pengelolaan kurikulum yang fleksibel, dan penguatan literasi digital agar pendidikan Islam lebih relevan dengan tantangan zaman. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam yang terstruktur dengan baik dapat menjadi solusi dalam menciptakan generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Visi, Misi, dan Tujuan Lembaga Pendidikan Islam Nasution, Imam Wahyudi; Ritonga, Nurhayani; Aprianto, Iwan; J, Jamrizal
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of quality Islamic education is highly dependent on the alignment between vision, mission, and goals with the needs of learners and society. This demands managers of educational institutions to continuously evaluate and adjust in order for institutions to continue to exist and excel. Additionally, the success of Islamic educational institutions in molding a noble moral and knowledgeable generation is not independent of the involvement of all parties, ranging from educational personnel, learners, parents, to the wider community. This synergy must be embodied in the vision and mission of the institution so that educational goals can be optimally achieved. Islamic educational institutions require a clear vision, mission, and goals as a foundation in implementing a quality educational process oriented to Islamic values. A vision provides a long-term direction, a mission outlines a strategy for achieving it, and goals are concrete goals to be achieved. The latest scholarly opinions emphasize the importance of integration between Islamic values with contemporary challenges such as globalization, technology, and moral crisis.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Perencanaan Dan Implementasi Kurikulum Pendidikan Nasution, Imam Wahyudi; Wahyuni, Sri; Ritonga, Nurhayani; Yennizar.N, Yennizar.N; Latif, Mukhtar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.866

Abstract

Kurikulum dipahami sebagai peta jalan utama dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yang holistik—menggabungkan aspek spiritual, intelektual, dan keterampilan hidup. Perencanaan kurikulum mencakup penetapan tujuan, pemilihan isi, pengorganisasian pengalaman belajar, hingga evaluasi, yang semuanya harus didasarkan pada prinsip-prinsip ajaran Islam serta disesuaikan dengan tantangan zaman modern. Sementara itu, implementasi kurikulum menekankan pentingnya penerjemahan kurikulum tertulis ke dalam praktik pembelajaran yang efektif, melalui tahapan penyusunan program, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan. Faktor-faktor seperti kompetensi guru, dukungan kebijakan, kesiapan infrastruktur, serta integrasi teknologi juga turut memengaruhi keberhasilan implementasi. Prinsip inklusivitas, pembelajaran berpusat pada peserta didik, keberlanjutan, dan kontekstualisasi lokal menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan kurikulum. Dengan pendekatan yang sistemik dan integratif, kurikulum pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral dan spiritual. Perencanaan kurikulum cukup baik: silabus 95%, RPP 92%, metode aktif 85%, materi ajar 80%, dan penilaian otentik 90%. Namun, implementasinya lebih rendah: silabus 90%, RPP 88%, metode aktif 70%, materi ajar 65%, dan penilaian otentik 75%.
Struktur dan Anatomi Organisasi N, Nurjanah; Putri, Anjellie Dasviana; Ritonga, Nurhayani; Z, Zulqarnain; Sukatin, M.
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 6 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16340422

Abstract

This study examines the structure and anatomy of organizations. The approach used was a qualitative approach with a literature study. The study results show that Organizational structure can affect organizational performance because through an efficient organizational structure is able to improve efficiency and productivity, then organizational structure also affects decision making and motivation of workers.The role of organizational anatomy is to improve efficiency, improve productivity, identify innovation, increase improving communication, as well as optimizing resources.
Multikulturalisme Dalam Perspektif Islam Putri, Anjellie Dasviana; Ritonga, Nurhayani; Anwar, Kasful; A, Ansori
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 6 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16362125

Abstract

Islamic views regarding multicultural education as well as Islamic responses to diversity in society, particularly in educational institutions, as an attempt to ensure that every ethnic group obtains equal rights. Multicultural education is a crucial basis in maintaining unity and social integration in diverse environments, by educating the public on the importance of equality, justice, diversity, unity, race, ethnicity, language, tradition, as well as respect for religious beliefs, peace and harmony. This Multicultural Education is in line with the principles of Islamic teachings, which are found in the Quran which emphasizes the importance of appreciating diversity. The implementation of multiculturalism in community life can be done in a variety of ways, ranging from mutual appreciation of differences and building effective communication, as well as developing the empathy of each individual towards the other. Additionally, the development of multiculturalism education and developing inclusive policies could be undertaken. With these things then the implementation of multiculturalism in community life can help build harmonious and mutually respectful relationships among individuals despite having different backgrounds.
Prinsip-Prinsip Dasar Manajemen Pendidikan Dalam Perspektif Islam Lestari, Ayu Gita; Ritonga, Nurhayani; Anwar, Kasful; Ansori, Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.315

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan suatu sistem yang mengelola proses pendidikan berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Namun, dalam penerapannya, pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan dalam mengintegrasikan kurikulum Islam dengan standar pendidikan nasional, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam manajemen pendidikan Islam, serta rendahnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam serta tantangan dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir, jurnal ilmiah, serta buku yang relevan dengan manajemen pendidikan Islam. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam, termasuk ketauhidan, tanggung jawab, keadilan, musyawarah, konsistensi, dan keikhlasan, serta strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia global. Namun, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, pengelolaan kurikulum yang fleksibel, dan penguatan literasi digital agar pendidikan Islam lebih relevan dengan tantangan zaman. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam yang terstruktur dengan baik dapat menjadi solusi dalam menciptakan generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Menyusun Program Humas Fathoni, Wiildan; Ritonga, Nurhayani; Mahdayeni, Mahdayeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5287

Abstract

Public relations (PR) is a strategic managerial function that plays an important role in building communication, image, and public trust in educational institutions. In the context of modern societal development and advances in information technology, educational institutions are required to manage public relations in a professional, well-planned, and sustainable manner. This study aims to comprehensively examine the concepts, stages, implementation, and evaluation of public relations program planning in educational institutions, particularly from the perspective of public relations management and Islamic educational values. This research employs a qualitative approach using a library research method. Data were obtained from various secondary sources, including academic books, journal articles, educational regulations, and official documents relevant to public relations management. Data analysis was conducted through content analysis by synthesizing experts’ perspectives in a descriptive-analytical manner. The findings indicate that effective public relations program planning must follow systematic stages, including situation analysis, goal setting, target identification, formulation of strategies and messages, planning of activities and media, budgeting, and the determination of performance indicators. The implementation of public relations programs requires internal coordination, two-way communication with the public, appropriate media management, and the application of ethics and professionalism. Evaluation of public relations programs serves as a basis for improvement and managerial decision-making. This study confirms that well-planned and ethical public relations programs are capable of strengthening institutional image, increasing public trust, and supporting the overall success of educational management, particularly in Islamic educational institutions.
Strategi Rekrutmen dan Seleksi Guru di Lembaga Pendidikan Islam: Pendekatan Analisis Pekerjaan dan Nilai-Nilai Islami Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad; Riyadi, Sugeng; Ritonga, Nurhayani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5377

Abstract

Job analysis is a fundamental component of human resource management, particularly in the recruitment and selection processes within Islamic educational institutions. It functions as a systematic approach to identifying and defining the duties, responsibilities, qualifications, and competencies required for specific positions, thereby ensuring alignment between institutional needs and individual capabilities. In the context of Islamic education, job analysis extends beyond technical and professional competencies to include moral integrity, spiritual commitment, and noble character as core requirements for educators. Clear and well-structured job descriptions and job specifications serve as essential instruments for attracting candidates who are not only competent in their fields but also committed to upholding Islamic values. Furthermore, the recruitment and selection process should be implemented objectively and transparently through appropriate methods such as competency-based testing, structured interviews, assessment centers, and fit and proper tests. These techniques are necessary to evaluate both professional qualifications and the suitability of candidates’ values with the vision and mission of Islamic educational institutions. In addition, the application of Islamic ethical principles—such as justice, trustworthiness, professionalism, transparency, and the rejection of nepotism—plays a crucial role in creating a fair, accountable, and credible recruitment system. Comprehensive job analysis combined with value-based selection processes is therefore strategic in producing educators who are professionally competent and morally exemplary, ultimately contributing to the enhancement of quality, integrity, and public trust in Islamic educational institutions.