Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODUL BERBASIS ETNOSAINS MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA KEPERAWATAN Lisa Fradisa; Kalpana Kartika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22330

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan mengimplementasikan modul Ilmu Biomedik Dasar berbasis etnosains melalui Problem Based Learning  untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa Program Studi Diplomaiga Keperawatan FIKes Universitas Perintis Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang timbul selama proses pembelajaran yaitu keterampilan berpikir kritis mahasiswa masih belum baik, kurang rasa ingin tahu, serta rendahnya pemahaman mahasiswa dalam pembelajaran Ilmu Biomedik Dasar pada pokok bahasan keseimbangan cairan dan elektrolit. Merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan modul IBD berbasis etnosains dengan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan Universitas Perintis. Adapun penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran Ilmu Biomedik Dasar. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, tes hasil belajar mahasiswa, dokumentasi dan catatan lapangan. Pengambilan data dilakukan dengan instrument penilaian aktivitas dan keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa melalui pre test dan post test. Dari hasil tersebut dapat dibandingkan bahwa peningkatan siklus II lebih besar dibandingkan dengan siklus I. Peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada siklus I sebesar 58,56 dan siklus II sebesar 80,68. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Modul Ilmu Biomedik Dasar berbasis etnosains melalui Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
Edukasi Pencegahan Dan Penatalaksanaan Stroke Pada Masyarakat Di Kecamatan Batipuh Selatan Tanah Datar Amalia, Endra; Maidaliza, Maidaliza; Fradisa, Lisa; Sesrianty, Vera; Arif, Muhammad; Kartika, Kalpana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.997

Abstract

Prevalensi stroke di Indonesia tahun 2013 meningkat 56% dari 7 per 1000 penduduk, menjadi 10,9 per 1000 penduduk. Sedangkan di Sumatera Barat prevalensi penyakit stroke mengalami kenaikan sebanyak 3,4% dalam rentang waktu 5 tahun terakhir, yaitu dari 7,5% di tahun 2013 menjadi 10,9% tahun 2018. Data pasien stroke rawat inap di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M Hatta Bukittinggi pada tahun 2020 sebanyak 2.425 orang. Faktor keterlambatan deteksi menjadi salah satu hal yang berperan dalam kasus stroke. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan stroke. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan penyuluhan kesehatan, pengukuran tekanan darah, dan membagikan leaflet untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam pencegahan stroke. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 30 April 2024 di Kecamatan Batipuh Selatan Tanah datar. Bagi masyarakat yang terdeteksi tekanan darah tinggi disarankan untuk segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terdekat. Kegiatan ini dapat mendeteksi dini sebagai upaya pencegahan stroke dan memperkuat peran tenaga kesehatan sebagai penggerak dalam kegiatan promosi kesehatan.
Pemberian Edukasi PHBS di SD Negeri 25 Gadut Sawah Dangka dengan Metode PEREKAT Fradisa, Lisa; Kartika, Kalpana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1816

Abstract

The lack of awareness and knowledge among students regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) can significantly impact the quality of school environments and students' overall health. SD Negeri 25 Gadut, Agam Regency, faces similar challenges, including the suboptimal implementation of the School Health Unit (UKS) program and students' low understanding of personal and environmental hygiene. This community service program aimed to enhance students' knowledge and awareness of the importance of PHBS through the PEREKAT method (Religious and Cultural Approach). This method integrates religious values and local culture into health education to build students' character in caring for cleanliness and health. The activities included interactive counseling using PowerPoint and video presentations, demonstrations of the six steps of proper handwashing, and group discussions. Evaluations conducted using pre-tests and post-tests showed significant improvements in students' understanding of PHBS. Moreover, the PEREKAT method successfully engaged students, as indicated by their active participation and numerous questions, particularly regarding the connection between cleanliness and religious values. The results highlight the effectiveness of religious and cultural approaches in health education at the elementary school level. This program is expected to be replicated in other schools to improve students' health and foster cleaner, healthier, and more productive learning environments. Keywords: PHBS, health education, PEREKAT method, cultural approach, healthy living behavior
RELATIONSHIP BETWEEN ANTIPSYCHOTIC THERAPY WITH CREATININE LEVELS IN SCHIZOPHRENIA PATIENTS Marisa, Marisa; Endang Suriani; Rinda Lestari; Lisa Fradisa
JURNAL KATALISATOR Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Katalisator ( On Progres)
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v10i1.3427

Abstract

Schizophrenia is a condition of severe mental disorder, characterized by many disturbances in thinking, language, perception and sense of awareness. The use of antipsychotic therapy in the long term can cause damage to kidney function and aggravate the work of the kidneys marked by increased creatinine levels. The purpose of this study was to determine the relationship between duration of antipsychotic therapy and creatinine levels in schizophrenic patients at the Mendawai Health Center. The type of research used is analytic research with a cross sectional approach. In this study the sampling technique used was purposive sampling. This study used the T-Independent Sample T Test. The results showed that there was a relationship between duration of antipsychotic therapy and creatinine levels in schizophrenic patients. It can be seen that the average value of respondents in the category of long antipsychotic therapy is 1.06 and short antipsychotic therapy is 0.71 and the value of equal variance assumed has a sig (2 Talled) p-value of 0.005 (<0.05), so Ha is accepted. So in conclusion there is a significant relationship between the duration of antipsychotic therapy and creatinine levels in schizophrenic patients at the Mendawai Health Center. It is recommended to pay more attention to the side effects of the treatment carried out for further therapy.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN ASUPAN NUTRISI MAHASISWA UPERTIS DALAM MENYUSUN SKRIPSI Fradisa, Lisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29358

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir, seringkali mengalami stres saat menghadapi banyaknya kendala dan tuntutan dalam upaya menyelesaikan studinya. Salah satu tuntutan tersebut adalah menyelesaikan  persyaratan akademik berupa menyusun skripsi. Stres dapat mengganggu keseimbangan fungsi tubuh, salah satunya adalah fisiologi tubuh yang berkaitan dengan asupan nutrisi. Stres yang dialami dapat menyebabkan asupan nutrisi yang tidak sehat dikonsumsi oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan asupan nutrisi mahasiswa keperawatan dalam menyusun skripsi di Universitas Perintis Indonesia.  Metode penelitian yang digunakan  deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dan teknik sampling adalah total sampling sebanyak 25 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS), Food Frequency Questionnaire (FFQ), Food Recall 2x24 Jam. Analisis yang digunakan univariat dan bivariate menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistic dengan uji Chi-Square menunjukkan, hasil analisis untuk energy, protein, lemak dan karbohidrat dimana diperoleh nilai  PValue  = (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan asupan nutrisi mahasiswa keperawatan Universitas Perintis Indonesia dalam menyusun skripsi yang ditandai dengan (P-value >0,05). Saran untuk institusi pendidikan, diharapkan juga memperhatikan mekanisme koping atau pertahanan stres mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dan untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan instrument yang berbeda dan jumlah sampel yang lebih banyak.
MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN KARTU DALAM PBL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KOGNITIF MAHASISWA KEPERAWATAN Fradisa, Lisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan permainan kartu domino dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa keperawatan pada mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan (IDK). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas dosen dan mahasiswa. Pada siklus pertama, rata-rata aktivitas dosen tercatat 3,71 (kategori sangat baik) dan meningkat menjadi 4,00 pada siklus kedua. Aktivitas mahasiswa juga mengalami peningkatan dari 3,37 pada siklus I menjadi 3,89 pada siklus II. Penggunaan permainan kartu domino dalam pembelajaran PBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam diskusi, penyelidikan kelompok, dan evaluasi proses pemecahan masalah. Selain itu, motivasi belajar mahasiswa juga meningkat, dengan persentase mahasiswa yang merasa lebih termotivasi untuk mengikuti pembelajaran meningkat dari 28,10% pada siklus I menjadi 68,80% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PBL yang dipadukan dengan permainan kartu domino dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa keperawatan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PBL dan permainan kartu domino adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi mahasiswa, sehingga dapat diadopsi lebih luas dalam pendidikan keperawatan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.
Penerapan modul biologi berorientasi problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa keperawatan Lisa Fradisa; Kalpana Kartika
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 4 No. 02 (2019): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v4i02.260

Abstract

The low understanding of students in learning biology in cell communication materials. One way to overcome these problems is to apply a problem-based learning-oriented biology module. This study aims to determine the improvement of cognitive learning outcomes of nursing students through the application of problem-based learning oriented biology modules. This type of research is Classroom Action Research conducted 2 cycles. The study was conducted at STIKes Perintis Padang. The subjects of this study were 28 nursing students. The research instrument consisted of observation sheets, student cognitive learning test results, documentation and field notes. Data collection is done by formative tests. Data analysis techniques using descriptive analysis. The results showed that the application of problem based learning oriented biology modules could improve student cognitive learning outcomes with classical completeness from 79% to reach 89% and increase in cognitive learning outcomes into the medium category (N-gain 0.5). Based on these results it can be concluded that the application of problem-based learning-oriented biology modules can improve the cognitive learning outcomes of nursing students.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA Sesrianty, Vera; Selsa, Tri; Fradisa, Lisa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2179

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang tergolong sebagai penyakit berbahaya sehinggadapat mengancam keselamatan jiwa. Pasien kanker payudara harus memiliki kualitas hidup yang baik agarmampu mendapatkan status kesehatan yang baik sehingga memiliki keinginan kuat untuk sembuh.Kualitas hidup penderita kanker payudara dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya adalahdukungan keluarga. Semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin baik kualitas hidupnya. Penelitianini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien kankerpayudara di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi Sumatera Barat Tahun 2023.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik desain cross sectional,populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita kanker payudara di Poli Bedah Rumah Sakit IslamIbnu Sina Yarsi Bukittinggi Sumatera Barat sebanyak 209 orang dengan jumlah sampel 68 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner. Data diolah dengan SPSS dianalisis menggunakandistribusi frekuensi dan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga baik69,1% dan kualitas hidup cukup 60,3% dan hasil uji statistic didapatkan P value 0,025 sehinggadisimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara,disarankan kepada rumah sakit untuk meningkatkan kegiatan edukasi terkait dukungan keluarga untukmeningkatkan kualiats hidup pasien kanker payudaraKata kunci : Dukungan keluarga ; Kanker payudara ; Kualitas hidup
Edukasi Dini Kesehatan Ginjal dan Metabolit Untuk Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis Lisa Fradisa; Kalpana Kartika
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/43y4jz92

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat. Faktor penyebab utama termasuk gaya hidup tidak sehat, pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta minimnya deteksi dan pemahaman dini tentang fungsi ginjal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak usia dini serta mengenalkan peran metabolit, seperti kreatinin dan urea, sebagai indikator awal gangguan fungsi ginjal. Metode pelaksanaan kegiatan bersifat edukatif dan interaktif, meliputi penyampaian materi melalui ceramah sederhana, diskusi kelompok, kuis berhadiah, serta pemanfaatan media visual seperti poster dan video animasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi ginjal dan faktor risiko PGK. Selain itu, terjadi perubahan sikap dan perilaku siswa menuju kebiasaan hidup sehat, seperti memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi makanan tinggi garam, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik. Edukasi kesehatan yang diberikan secara menarik dan sesuai dengan usia terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran preventif terhadap PGK. Intervensi sejak dini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan jangka panjang penyakit ginjal di masa depan.
Implementasi Edukasi Ginjal Sehat Berbasis Sekolah untuk Meningkatkan Kesadaran Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis Lisa Fradisa; Kalpana Kartika; Salwana Salwana
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1v2mg770

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a global health problem with a steadily increasing prevalence and is closely associated with lifestyle changes, including high salt and sugar intake, physical inactivity, and inadequate hydration habits. Early prevention is a crucial strategy to reduce the future burden of CKD, as health behaviors developed during childhood play a significant role in determining health status in adulthood. This community service activity aimed to improve the knowledge, attitudes, and awareness of elementary school students regarding kidney function, the importance of healthy lifestyle habits, and the introduction of metabolites as early indicators of kidney disorders. The method used was a school-based participatory education approach implemented through interactive lectures, visual media and educational videos, group discussions, quizzes, and educational games tailored to children’s characteristics. The activity was conducted with students of SDN 07 Kubu Gulai Bancah Bukittinggi. Evaluation was carried out through participation observation, question-and-answer sessions, and quizzes to assess students’ understanding before and after the intervention. The results showed an increase in knowledge and positive attitude changes regarding the importance of adequate water consumption, reducing high-salt foods and sugary drinks, and increasing physical activity. In addition, students demonstrated high enthusiasm for learning about metabolites as early signs of kidney disorders. School-based health education proved effective in instilling healthy lifestyle behaviors from an early age. This program is recommended to be integrated into ongoing school activities as a promotive and preventive strategy for CKD in the community.