Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERENCANAAN IPAL PADA KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Reawaruw, Laurens Hany; Mohamad Zenurianto; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Purwantoro merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kota Malang. Dengan banyaknya jumlah penduduk di kawasan tersebut maka limbah air kotor dari aktivitas penduduk juga semakin bertambah. Saat ini limbah air kotor dibuang ke sungai tanpa ada pengolahan yang memadai. Hal ini menjadikan kualitas air sungai semakin tercemar. Untuk menghindari pencemaran yang lebih berat maka diperlukan sistem instalasi pengolahan air limbah secara terpusat. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk merencanakan IPAL dengan biaya pelaksanaan yang efisien. Perencanaan ini membutuhkan data peta topografi dan jumlah penduduk dengan asumsi setiap satu rumah dihuni oleh 5 orang sehingga diperoleh debit air limbah untuk menghitung kapasitas IPAL yang akan digunakan. Dari hasil perhitungan, diperoleh debit air limbah sebesar 0,00418 m3/dt dan tipe IPAL yang digunkan adalah RCX-30 dengan kapasitas 30 m3/hr dan RCX-50 dengan kapasitas 50 m3/hr. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan jaringan perpipaan dan IPAL di area studi adalah sebesar Rp.701.400.000.
PEMANFAATAN PECAHAN GENTENG DAN KEMASAN TETRA PACK DALAM PEMBUATAN BETON APUNG Adiwangsa, faishal; Nawir Rasidi; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6061

Abstract

Keterbatasan sumber daya lahan mendorong adanya inovasi dalam dunia konstruksi dimana pendekatan konvesional hari ini seperti reklamasi lahan menjadi lebih mahal, tidak ramah lingkungan, dan memakan waktu karena peningkatan kedalaman air secara signifikan akibat pemanasan global. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pecahan genteng dan batu apung sebagai subtitusi agregat kasar dan pengaruh kemasan tetra pack sebagai bahan pengisi rongga beton apung Metode penelitian meliputi persiapan bahan, pengujian fisik agregat, desain campuran beton, dan pengujian karakteristik beton apung. Beberapa uji yang dilakukan antara lain uji kuat tekan, uji daya apung, dan uji fisik agregat kasar,halus dan pecahan genteng. Pada penelitian ini kuat tekan yang paling optimal dengan penambahan pecahan genteng 2%, 3%, 4% adalah pecahan genteng dengan prosentase 3% hingga nilai 36 MPa sedangkan pada pengujian kuat tekan pada komposisi material 50% batu apung dan 50% pecahan genteng diperoleh kuat tekan rata – rata 6.86 MPa, untuk benda uji apung menggunakan ukuran 20 cm x 30 cm dengan tinggi 11 cm dan dengan beberapa variasi campuran untuk beton apung seperti 97 % kerikil 3% pecahan genteng,batu apung 50% pecahan genteng 30 % kerikil 20% ,dan pecahan genteng 50 % batu apung 50 %. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pengujian beton dapat mengapung di atas air dengan komposisi pecahan genteng 50 % dan batu apung 50 % dengan berat jenis 705.1 kg/m³.Untuk hasil daya apung yang dapat dicapai oleh satu beton apung campuran tersebut adalah 15 kg/m² sedangkan pengujian daya apung dua beton adalah 16.667 kg/m².Sedangkan rencana anggaran biaya dalam pembuatan beton apung ukuran 20 x 30 x 11 cm adalah Rp 288,226.07 dan untuk pembuatan beton apung ukuran 1 x 1 m adalah Rp 4,803,767.91
PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH DI KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO Raudhatul Jannah, Alfira; Winda Harsanti; Mona Shinta Safitri
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6188

Abstract

Sumber air yang mengaliri Kecamatan Sukodono saat ini berasal dari sumur dan capaian akses air minum di Kabupaten Sidoarjo sendiri masih terbilang rendah. Hal inilah yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mengetahui kebutuhan debit air yang dibutuhkan dengan menghitung jumlah proyeksi penduduk serta merencanakan sistem jaringan pipa air bersih yang mampu melayani seluruh masyarakat di Kecamatan Sukodono sampai pada tahun 2038.Sistem jaringan yang direncanakan pada Kecamatan Sukodono yakni sistem jaringan distribusi cabang (branch). Hasil analisisuntuk jumlah proyeksi penduduk pada tahun 2038 sebanyak 155.289 jiwa dengan debit kebutuhan air di Kecamatan Sukodono yakni sebesar 0,166 m3/detik dan jenis pipa yang digunakan yakni HDPE dengan diameter 2 inci hingga 14 inci. Debit yang tersedia dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Tawangsari, Sidoarjo sebesar 0,180 m3/dtk sehingga debit ini mampu untuk memenuhi debit kebutuhan air di Kecamatan Sukodono.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE PADA KELURAHAN WATES KECAMATAN MAGERSARI KOTA MOJOKERTO Aufa Dinina; Medi Efendi; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6851

Abstract

Kota Mojokerto adalah kota dengan wilayah terkecil di Jawa Timur. Kota ini mengalami perkembangan pesat yang diiringi oleh tantangan dalam pengelolaan sistem drainase khususnya di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari. Genangan dan banjir kerap terjadi akibat sistem drainase yang tidak memadai dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting saluran drainase, menghitung curah hujan rancangan dengan kala ulang 10 tahun, merencanakan dimensi saluran baru, serta merencanakan sumur resapan guna mengurangi genangan dan meningkatkan resapan air. Data yang digunakan adalah data curah hujan selama 10 tahun terakhir dari tiga stasiun hujan terdekat, cross section untuk menentukan elevasi, dan koefisien permeabilitas tanah. Data tersebut diolah menggunakan metode rata-rata aljabar untuk menentukan curah hujan rata-rata, menghitung curah hujan rancangan menggunakan distribusi gumbel, menghitung intensitas curah hujan menggunakan metode mononobe dan debit banjir menggunakan metode rasional. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan menggunakan metode gumbel dengan kala ulang 10 tahun sebesar 86,40 mm/hari, debit banjir rancangan menggunakan metode rasional terbesar 0,55 m3/detik dengan perencanaan saluran drainase berbentuk persegi berbahan beton dengan ukuran minimal lebar 0,6 m dan tinggi 0,8 m, ukuran maksimal lebar 1 m dan tinggi 1,2 m, dimensi sumur resapan direncanakan dengan diameter 1 m dengan kedalaman 1,5 m sehingga daya resap sumur resapan sebanyak 0,0024626 m3/detik.