Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK VISUALISASI SEBARAN WILAYAH PENGABDIAN GERAKAN SUMUT MENGAJAR MENGGUNAKAN METODE RAD HARAHAP, AZMI SAKINAH; Dedy Irwan
Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI)
Publisher : Program Studi DIII Sistem Informasi - Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jmsi.v7i1.9995

Abstract

Salah satu inisiatif sosial yang berkembang di Sumatera Utara adalah Gerakan Sumut Mengajar, yang melibatkan relawan untuk mengabdi ke berbagai daerah. Namun, belum adanya sistem yang terintegrasi untuk memetakan lokasi pengabdian secara digital menghambat efektivitas penyebaran informasi kegiatan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode RAD (Rapid Application Development) yang menekankan fleksibilitas dan metode iterative (berulang) dalam membangun sistem melalui tahapan Requirements Planing, RAD Design Workshop, dan Implementation. Framework yang digunakan yaitu framework Laravel, sedangkan tampilan peta interaktif dikembangkan dengan menggunakan Leaflet.JS yang terintegrasi dengan OpenStreetMap sebagai peta dasar. Data lokasi pengabdian ditampilkan dalam bentuk titik koordinat (latitude dan longitude) yang dapat diakses publik tanpa proses login. Pengujian yang dilakukan menggunakan Blackbox Testing untuk memastikan fungsi-fungsi dapat berjalan baik. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi geografis berbasis website yang mudah diakses, dapat menyajikan informasi sebaran wilayah pengabdian secara visual kepada masyarakat dan membantu GSM dalam mengetahui wilayah yang telah dicakup. Untuk penelitian berikutnya disarankan menambahkan fitur saran wilayah pengabdian dari masyarakat agar memperluas cakupan wilayah dan tepat sasaran.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KURSUS MENGGUNAKAN METODE EXTREAM PROGRAMMING BERBASIS WEBSITE Ismi Annisya Nasution; Edy Rahman Syahputra; Dedy Irwan
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 4, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v4i2.4166

Abstract

Kursus merupakan kegiatan pendidikan yang berlangsung di dalam masyarakat yang dilakukan secara sengaja, terorganisir, dan sistematis untuk memberikan materi pelajaran tertentu kepada orang dewasa atau remaja dalam waktu yang relative singkat agar dapat memperoleh pengetahuan Permasalahan yang dihadapi kursus jaringan komputer tidak terkontrol data data pengajar, peserta kursus, data kurses, ruang kursus dan data pembayaran. semua masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi kesalahan data dan komunikasi antar karyawan dan pengajar sehingga untuk meningkatkan mutu kursus yang terkontrol dengan baik dari sisi data dan komputerisasi dilakukan la sebuah analisa terhadap masalah yang ada kemudian dilakukan pembuatan sistem informasi kursus dengan menggunakan media berbasis website. Website merupakan media yang digunakan untuk menampung data teks, gambar, suara, dan animasi yang dapat ditampilkan di internet dan dapat diakses oleh komputer yang terhubung dengan internet secara global. website dapat dimanfaatkan untuk menampung data data kursus sehingga dapat dikelola dengan baik, dalam pembuatan sistem informasi kursus akan menggunakan model pengembangan perangkat lunak seperti extream programming untuk memudahkan penyusunan langkah langkah mengimplementasikan sistem informasi kursus berbasis website. tujuan dari penelitian ini Untuk menghasilkan sistem yang yang dapat melakukan manajemen dan pengolahan data data kursus dan Sistem dapat melakukan penyimpanan data data kursus sehingga tidak terjadi penumpukan dataKata kunci: Kursus, Sistem, Website
IMPLEMENTASI METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN KELUARGA PRASEJAHTERA UNTUK MENERIMA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SAMPALI Fazril Maulana; Dedy Irwan; Boni Oktaviana Sembiring
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 5, No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v5i3.4867

Abstract

Dalam menentukan keluarga prasejahtera, pendataan terhadap kehidupan penduduk sangat diperlukan. Untuk menguji keakuratan data dibutuhkan teknologi dan metode yang tepat dalam menyeleksi data calon penerima bantuan. Kantor pemerintahan Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu perpanjangan tangan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat prasejahtera yang ada di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk menentukan kelayakan individu berdasarkan berbagai kriteria. Metode MAUT dipilih karena kemampuannya untuk mengevaluasi alternatif keputusan berdasarkan beberapa atribut yang diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya. Dalam penelitian ini, data yang digunakan mencakup kriteria seperti "Terdaftar di DTKS", "Ibu Hamil/Menyusui", "Jumlah Keluarga Usia < 5 Tahun", "Jumlah Keluarga Usia > 60 Tahun", dan "Anggota Keluarga yang Disabilitas permanen". Setiap kriteria dinormalisasi dan diberi bobot untuk menghasilkan nilai evaluasi akhir. Berdasarkan skor total, alternatif dikategorikan menjadi "LAYAK" atau "TIDAK LAYAK". Ambang batas tertentu ditetapkan untuk menentukan kelayakan dimana untuk menjadi “LAYAK” harus memiliki skor ≥ 50. Dalam data penelitian ini, kita melihat bahwa Abdurahman Rangkuti dengan skor 77.5 dinyatakan "LAYAK", sementara Suhartini dengan skor 8 dinyatakan "TIDAK LAYAK".
PENERAPAN ALGORITMA C4.5 DALAM PENGGELOMPOKAN PENANGANAN KASUS KEJAHATAN YANG SERING TERJADI DI POLSEK PERCUT SEI TUAN Arfah Aini; Ahmad Zakir; Dedy Irwan
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v3i2.2706

Abstract

ABSTRAKTindak kejahatan merupakan hal yang sangat mengganggu ketertiban umum serta menimbulkan keresahan masyarakat. Khususnya di Polsek Percut Sei Tuantercatat  setiap  bulannya  angka  kriminal  yang  cukup  tinggi. Berbagai  macam tindak kejahatan yang kerap terjadi antara lain Pencurian, Penganiayaan, Pengrusakan, Penggelapan, Penghinaan, Penipuan dan Perjudian. Semua tindak kekerasan  ini  di  atur  dalam  KUHPidana.  Mulai  dari  KUHPidana  Pasal  363 [1]. Tentang Pencurian, Pasal 351 Tentang Penganiayaan, Pasal 406 Tentang Pengrusakan,Pasal 372 Tentang Penggelapan, Pasal 310 Tentang Penghinaan, Pasal  378  Tentang Penipuan  dan  Pasal  303 Tentang Perjudian.  Pasal  - Pasal tersebut dibuat untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di masyarakat. untuk mengatasi  masalah  di  atas tersebut, salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan penggunaan Data Mining tujuan dilakukan penelitian ini yaitu Untuk mengimplementasikan algoritma C.45 dalam menentukan tindak kriminalitas yang terjadi di Polsek Percut Sei Tuan dan berdasarkan analisa yang dilakukan, untuk proses penerapan algoritma C4.5 maka terlebih dahulu untuk menentukan kriteria yang diperlukan untuk proses pemilihan.Kata Kunci : C4.5, Algoritma,Tindak Kejahatan,Polsek Percut Sei Tuan
PEMANFAATAN ALGORITMA K MEANS UNTUK MENENTUKAN PENERIMAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI PADA KECAMATAN MEDAN AREA Fadia Azzahra; Ahmad Zakir; Dedy Irwan
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v3i2.2739

Abstract

Kantor camat medan area merupakan salah satu kecamatan di wilayah kota medan yang beralamat Jl. Rahmadsyah No.2. terdapat banyak pengurusan yang dilakukan oleh kantor camat mulai dari pembuatan ktp, pembuatan kk , dll. Salah satu pekerjaan yang sedang mengalami kendala yaitu kantor camat area sedang menyeleseksi masyarakat yang berhak menerima bantuan langsung tunai ( BLT ) . Dimana pada saat ini kantor camat medan area masih menggunakan sistem manual dalam menentukan masyrakat yang berhak menerima bantuan blt tersebut diakibatnya nantinya bisa terjadi tidak tepat sasaran untuk masyarakat yang berhak menerima blt.Berangkat dari permsalahan diatas penulis coba membuat aplikasi data mining untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima bantuan langsung tunai ( BLT ). Data mining sendiri yaitu proses mengekstrasi informasi atau sesuatu yang penting atau menarik dari data yang ada didalam database sehingga menghasilkan informasi yang sangat berharga tujuan dari penelitian ini yaitu ntuk membangun suatu sistem data mining penentuan calon penerima bantuan tunai langsung berdasarkan kriteria yang sudah di tentukan oleh kantor camat medan area dan hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu algoritma K-Means dapat digunakan untuk mengelompokkan data bantuan langsung tunai, sehingga dapat mengetahui data masyarakat yang membutuhkan dan tidak membutuhkan
PENERAPAN FRAMEWOK BOOTSTRAP DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ISI ULANG PARFUM PADA LE PLUS PERFUME BERBASIS WEB Agung Budi Utama Lubis; Boni Oktaviani Sembiring; Dedy Irwan
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v3i1.2199

Abstract

Le Plus Perfume merupakan salah satu usaha isi ulang parfum yang berada di Kota Medan. Dalam menjalankan kegiatan kerja pemilik usaha masih mengalami kesulitan mendapatkan informasi karena pendataan transaksi isi ulang parfum yang ada masih dilakukan dengan sistem yang sangat sederhana. Selain itu pula, belum adanya database sebagai tempat penyimpanan data, hal ini tentu rentan terjadi kehilangan maupun kerusakan data. Adapun solusi terhadap permasalahan tersebut diatas yaitu dengan membangun suatu Sistem Informasi Isi Ulang Parfum pada Le Plus Perfume dengan metode SCRUM. Dimana dalam sistem informasi ini mencakup pendataan pelanggan, pendataan isi ulang parfum. Dengan sistem informasi ini diharapkan nantinya dapat membantu memecahkan permasalahan pada Le Plus Perfume. Hasil program ini menunjukkan bahwa dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka tiap pekerjaan dapat lebih efisien dan efektif. Sistem informasi ini dapat memberikan solusi atau penyelesaiaan dengan permasalahan yang ada. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan mengunakan sistem informasi ini dapat lebih memudahkan karyawan dalam pendataan pada Le Plus Perfume.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENCARIAN LOKASI TERDEKAT WAHANA HIBURAN ANAK–ANAK DENGAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE Reza Agustina; Ihsan Lubis; Dedy Irwan
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v3i2.2742

Abstract

Industri pariwisata saat ini merupakan salah satu sektor pendapatan yang sangat besar dampaknya bagi suatu daerah maupun Negara. Kota Medan memiliki potensi wisata yang besar seperti Keindahan alam, kekayaan budaya, lokasi dan bangunan bersejarah, letak geografis yang baik yang akan menjadi potensi besar bagi pengembangan pariwisata, salah satunya adalah usaha wahana hiburan anak. Terdapat banyak tempat wahana hiburan anak yang ada sekarang ini seperti yang ada di Kota Medan dan sekitarnya contohnya Mini Discovery Centre, Kidzilla, Maxi Play, Starkidz, Cocoland Space. Namun kebanyakan wisatawan tidak mengetahui wahana hiburan apa saja yang berada disekitarnya untuk dikunjungi dikarenakan belum maksimal nya penyajian informasi yang ada saat ini seperti website atau sosial media dimana hanya berisi narasi saja, kurang efisien dan memerlukan waktu yang cukup lama dalam mencarinya. Untuk mengatasi masalah yang ada maka diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat menyajikan informasi tentang wahana hiburan secara geografis dan akurat berdasarkan lokasi wisatawan ke tempat wahana terdekat yang ada disekitarnya. Sistem informasi geografis berbasis web dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah yang ada saat ini dengan menggunakan metode Euclidean Distance. Dengan metode Euclidean Distance pada pencarian lokasi terdekat wahana hiburan anak nantinya dapat menghasilkan sistem informasi geografis berbasis web yang mempermudah dan membantu wisatawan dalam mencari informasi dan mengetahui lokasi wahana hiburan di sekitarnya.Â