Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kedudukan Sumpah Suppletoir Sebagai Alat Bukti Dalam Perkara Perceraian: Analisis Dalam Perspektif Hukum Islam Iswandi, Joni; Yul, Widiya
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 2 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i2.7797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Sumpah Suppletoir sebagai alat bukti dalam perkara perceraian serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip pembuktian dalam Hukum Islam. Sumpah Suppletoir, sebagai sumpah pelengkap yang diberikan kepada salah satu pihak ketika alat bukti lain dinilai belum memadai, memiliki peran signifikan dalam penyelesaian sengketa perceraian, terutama ketika terjadi kekurangan bukti atau ketidakjelasan fakta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum normatif-empiris, melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, literatur fikih, dan analisis putusan Pengadilan Agama Sungai Penuh yang menerapkan Sumpah Suppletoir dalam proses pembuktian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Sumpah Suppletoir memiliki legitimasi dalam hukum positif Indonesia dan memiliki kesesuaian dengan konsep sumpah (al-yamin) dalam fikih, terutama sebagai instrumen untuk menguatkan kebenaran pihak yang lemah dalam pembuktian. Namun demikian, secara praktis penerapannya masih menimbulkan perdebatan terkait aspek keadilan, potensi penyalahgunaan, serta perlindungan terhadap pihak yang rentan, khususnya perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedudukan Sumpah Suppletoir tetap relevan sebagai alat bukti, tetapi perlu diharmoniskan dengan prinsip kehati-hatian, keadilan prosedural, dan nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah agar tidak menyimpang dari tujuan penegakan hukum yang adil dan berintegritas.
Antara Validitas Keagamaan dan Pengakuan Administratif: Penetapan Nasab Anak dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia Pirgo, Jaya; Yul, Widiya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v15i1.15903

Abstract

The determination of child lineage in Indonesia reflects the interaction between Islamic law and state law within a plural legal system. Legal uncertainty often arises when marriages are religiously valid but administratively unregistered, affecting the civil status and rights of children. This article examines judicial reasoning in Decision No. 229/Pdt.P/2025/PA.Spn of the Sungai Penuh Religious Court concerning the determination of a child’s lineage. Using normative legal research with a doctrinal case-study approach, the study analyzes statutory regulations, Islamic legal principles, and the court’s ratio decidendi. The findings show that the court integrates the substantive validity of marriage under Islamic law with national legal principles on child protection and civil status. The article proposes a reconstructive framework for determining child lineage based on three elements: substantive marital validity, layered evidentiary standards, and institutional coordination between religious courts and civil registration authorities
The Application of Tengganai Permission in Traditional Marriage Processes: A Review of Al-‘Adah al-Muhakkamah Lubis, Yumna Sakinah; Yul, Widiya; Masrur, Masrur
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 9 No 2 (2026): (April) Theme Education, Religion Studies, Social Sciences, STEM and Economic Dev
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki keragaman hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Namun, tidak seluruh praktik hukum adat dapat serta-merta dijadikan dasar hukum dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan kajian dengan menjelaskan bagaimana prinsip al-‘Adah al-Muhakkamah memandang penerapan hukum adat yang dipraktikkan dalam masyarakat, khususnya dalam konteks pernikahan adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan grounded theory dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Lokasi penelitian berada di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat yang berlaku di Kota Sungai Penuh mewajibkan adanya surat izin tengganai sebagai salah satu syarat administratif untuk mengurus surat pengantar nikah di tingkat desa. Dari perspektif al-‘Adah al-Muhakkamah, praktik adat ini tidak bertentangan dengan hukum Islam, berlaku secara umum bagi masyarakat, diterapkan secara konsisten, dan telah berlangsung secara turun-temurun. Selain berfungsi sebagai kelengkapan administratif, kewajiban surat izin tengganai juga berperan sebagai mekanisme perlindungan terhadap perempuan dan anak kemenakan, serta sebagai kontrol sosial adat untuk memastikan tanggung jawab pihak laki-laki sebelum pernikahan dilangsungkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan izin tengganai dalam pernikahan adat di Kota Sungai Penuh merupakan bentuk integrasi antara hukum adat dan hukum Islam yang sejalan dengan prinsip-prinsip al-‘Adah al-Muhakkamah. Adat ini tidak hanya merepresentasikan kearifan lokal tetapi juga berfungsi menjaga kemaslahatan, kehormatan, dan perlindungan dalam institusi pernikahan dengan tetap berpegang pada tiga unsur utama pernikahan, yaitu ketentuan agama, peraturan perundang-undangan, dan adat istiadat setempat.
Nabda’ bi Nuqtah: An ADDIE-Based Academic Writing Incubation Model Andrian, Riko; Salmas, Ahmad Nurul Huda; Yul, Widiya
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): Arabic Language, Literature, and Education
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v7i1.9411

Abstract

This study aims to develop and evaluate the program’s effectiveness in improving students’ academic writing skills and publication productivity. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE framework: analysis, design, development, implementation, and evaluation. It was conducted from July to August 2025 in the Graduate School of UIN SUSKA Riau. The participants were six active students from semesters I–III, selected through purposive sampling based on commitment to academic writing, absence of prior publications, and diverse academic backgrounds. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and analyzed using qualitative and quantitative approaches. The result is a structured scientific incubation program supported by mentoring modules, assessment tools, and publication guidelines. Limited implementation showed significant effectiveness in enhancing writing motivation, improving manuscript quality, and increasing publication output. This study recommends broader implementation to strengthen academic culture and postgraduate publication capacity.