Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

THE EFFECT OF BITTER MELON JUICE ON BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSIVE PATIENTS IN JAGAMUKTI VILLAGE, SURADE HEALTH CENTER WORKING AREA Utami, Anniswah; Alamsyah , Azhar Zulkarnain; Mulyadi, Egi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1094

Abstract

This study aims to analyze the effect of consuming bitter melon juice on blood pressure in hypertensive patients in Jagamukti Village, Surade Health Center's working area. Hypertension is a non-communicable disease with a high prevalence that requires serious attention. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design, involving 15 respondents selected using cluster sampling. Data were analyzed using parametric statistical tests with a T-test. The results showed that the average systolic blood pressure before the intervention was 151 mmHg, while after the intervention, it decreased to 145 mmHg. Statistically, there was a significant difference with a p-value of 0.000 (<0.05), indicating that bitter melon juice is effective in lowering blood pressure in hypertensive patients. Most respondents were female (60%) aged 46–55 years (66.7%), and the majority worked as housewives (60%). Bitter melon, rich in potassium and possessing diuretic effects, effectively lowers sodium levels in the blood, helping to reduce blood pressure. This study reinforces the potential of bitter melon as a safe and natural non-pharmacological intervention for hypertension. These findings are expected to encourage the use of herbal plants in the management of hypertension.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepuasan Hidup Lansia dengan Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi Jamas, Jamas; Suryadin, Asep; Lutiyah, Lutiyah; Mulyadi, Egi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21851

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus is a serious chronic disease that occurs when the pancreas does not produce enough insulin. Elderly people are one of the age groups at greatest risk for developing diabetes mellitus. Furthermore, elderly people face challenges in life satisfaction. Life satisfaction in elderly people with diabetes mellitus is influenced not only by medical factors but also by psychosocial factors, namely family support. Family support plays a crucial role in improving life satisfaction in elderly people with diabetes mellitus. This study was conducted to determine the relationship between family support and life satisfaction in elderly people with diabetes mellitus. This was a cross-sectional analytic study with a sample of 80 elderly people using the HDFSS and SWLS questionnaires. This study shows a relationship between family support and life satisfaction in elderly people with diabetes mellitus (p=0.001).There is a significant relationship between family support and life satisfaction in elderly people with diabetes mellitus. Keywords: Diabetes Mellitus, Life Satisfaction In Elderly, Family Support ABSTRAK Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, lansia menjadi salah satu kelompok usia dengan risiko yang paling rentang dan tertinggi terhadap penyakit Diabetes Melitus. Selain itu lansia akan menghadapi masalah dalam kepuasan hidup. Kepuasan hidup lansia dengan Diabetes Melitus tidak hanya dipengaruhi oleh faktor medis, tetapi juga oleh faktor psikososial yaitu dukungan keluarga. Dukungan keluarga memainkan peran krusial dalam meningkatkan kepuasan hidup lansia dengan Diabetes Melitus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepuasan hidup lansia dengan Diabetes Melitus.Penelitian ini adalah studi analitik cross sectional dengan sampel penelitian berjumlah 80 orang lansia menggunakan kuesioner HDFSS dan SWLS. Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepuasan hidup lansia diabetes melitus dengan (p=0,001). Terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kepuasan hidup lansia dengan diabetes melitus Kata Kunci: Diabetes Melitus, Kepuasan Hidup Lansia, Dukungan Keluarga
Pengaruh rendaman air garam hangat dan jahe terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi Nursakinah, Fina; Alamsyah, Azhar Zulkarnain; Mulyadi, Egi; Danismaya, Irawan
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/3vbv8d87

Abstract

Latar Belakang: Pengendalian hipertensi masih menjadi tantangan serius karena tingginya angka kejadian dan keterbatasan kepatuhan penderita terhadap terapi farmakologis jangka panjang. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan non-farmakologis yang sederhana, efektif, dan dapat diterapkan di masyarakat. Salah satu alternatif yang potensial adalah penggunaan rendaman air garam hangat dan jahe sebagai terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman air garam hangat dan jahe terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.Metode: Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 60 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama lima hari dengan perendaman kaki selama 15 menit per hari.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dari rerata 158,08 mmHg menjadi 146,25 mmHg dan diastolik dari 89,42 mmHg menjadi 81,42 mmHg. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil signifikan (p = 0,001) untuk tekanan darah sistolik dan diastolik.Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah rendaman air garam hangat dan jahe efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan terapi ini dapat dijadikan pilihan intervensi non-farmakologis yang sederhana, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
Hubungan indeks massa tubuh dengan waktu pulih sadar pasca general anestesi di ruang recovery Mulyadi, Egi; Hamzah, Amir; Basri, Burhanudin; Yulya, Ayu
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/brwse991

Abstract

Latar Belakang: Waktu sadar kembali setelah anestesi umum merupakan indikator penting dalam pemulihan pasien pascaoperasi. Salah satu faktor yang memengaruhi proses ini adalah Indeks Massa Tubuh, yang berperan terhadap distribusi dan metabolisme obat anestesi. Pasien dengan Indeks Massa Tubuh tinggi berpotensi mengalami penumpukan obat dalam jaringan lemak sehingga memperlambat pemulihan kesadaran. Namun, hasil penelitian sebelumnya masih bervariasi, sehingga diperlukan analisis lebih lanjut mengenai hubungan keduanya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik pada 87 pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit Islam Assyifa. Data Indeks Massa Tubuh dan skor Aldrete dikumpulkan melalui lembar observasi, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar partisipan memiliki Indeks Massa Tubuh normal (64,4%) dan pulih sadar cepat (58,6%). Pasien dengan Indeks Massa Tubuh tinggi cenderung mengalami pemulihan kesadaran lebih lambat. Analisis menunjukkan adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan durasi pulih sadar (p = 0,003).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan waktu pulih sadar pasca anestesi umum. Temuan ini dapat menjadi dasar pertimbangan dalam memantau pemulihan pasien berdasarkan status gizi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN PERSEPSI MASYARAKAT PADA PETUGAS KESEHATAN TERHADAP PENCEGAHAN DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAROS Azhar Febriansyah, Muhammad; Mulyadi, Egi; Tarwati, Kartika
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v2i1.1257

Abstract

Until now, DHF is one of the communicable diseases which is a major public health problem in all tropical and subtropical regions of the world including the islands of Indonesia to northern Australia. DHF is a disease caused by one of four different dengue viruses and is transmitted by mosquitoes, especially Aedes aegypti. This study aims to determine the relationship between knowledge, level of education and public perception of health workers on DHF prevention in the working area of the Baros Health Center. This research method uses descriptive analytic with cross sectional approach. The number of respondents in this study were 92 respondents. The instrument in the research is a questionnaire. The research was analyzed using the Chi square formula. Statistical test results of the relationship between knowledge of DHF prevention and chi-square at the resulting P value of 0.000 <0.05. Statistical test results of the relationship between education level and DHF prevention with chi-square resulting P value of 0.000 <0.05, and Statistical test of the relationship between public perception of health workers on DHF prevention with a chi-square P value of 0.015 <0.05. The conclusion is that there is a relationship between knowledge and prevention of DHF in the Working Area of the Baros Health Center, there is a relationship between education level and prevention of DHF in the Working Area of the Baros Health Center, and there is a relationship between the public's perception of health workers towards the prevention of DHF in the Working Area of the Baros Health Center. It is recommended for the Baros Community Health Center to further improve and optimize counseling or outreach activities regarding DHF and how to prevent DHF.
Kualitas Layanan Rawat Gabung dengan Tingkat Kepuasan Keluarga di Kamar Bayi Sehat Kurniasari, Ani; Danismaya, Irawan; Mulyadi, Egi; Alamsyah, Azhar Zulkarnain
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bx009z43

Abstract

This study aims to analyze the relationship between the quality of outpatient care services and family satisfaction levels, providing a basis for hospitals to improve service quality. The research method used was a quantitative cross-sectional approach. Purposive sampling was used with 60 respondents. The results showed a p-value of 0.010, meaning p<0.050. The majority of respondents (93.3%) rated the quality of outpatient care services as high quality, and the majority (93.3%) were satisfied with the outpatient care they received. In conclusion, there is a relationship between the quality of outpatient care services and family satisfaction levels at the Healthy Baby Room.   Keywords: Family Satisfaction, Service Quality, Outpatient Care
Hubungan Pengetahuan tentang Prioritas Penanganan Triase dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi Muhfi, Ilham; Safariyah, Erna; Mulyadi, Egi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24319

Abstract

ABSTRACT The Emergency Department (ED) is an essential part of healthcare services responsible for managing patients in emergency or life-threatening conditions. The implementation of triage management prioritizes patients based on the severity of their condition rather than queue number, which affects waiting times for families and leads to anxiety. To determine the relationship between families' knowledge of triage management priorities and the level of anxiety among patients' families in the ED of Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi. This study used a quantitative research design with an analytical correlational approach and cross-sectional design. The sample consisted of 96 patient family members waiting in the ED, recruited in November 2025. Data were collected using a 14-item knowledge questionnaire and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Most respondents experienced moderate anxiety and had sufficient knowledge, totaling 55 respondents (57.3%). A chi-square statistical test yielded a p-value of 0.003. There is a relationship between families' knowledge of triage management priorities and the level of anxiety among patients' families in the ED of Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi. Keywords: Knowledge, Anxiety, Triage.  ABSTRAK Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah salah satu bagian pelayanan kesehatan yang penting dalam menangani pasien yang sedang dalam kondisi darurat atau membahayakan nyawa. Diberlakukannya managemen triase dapat memprioritaskan pasien berdasarkan kegawatdaruratan bukan berdasarkan nomor antrian sehingga menyebabkan dampak adanya waktu tunggu pada keluarga dan menyebabkan kecemasan. Mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Prioritas Penanganan Triase Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sempel dalam penelitian ini yaitu kelurga pasien yang menunggu di IGD yang berjumlah 96 responden dan dilakukan pada bulan November 2025 dengan menggunakan kuesioner pengetahuan  yang berjumlah 14 pernyataan dan  kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang dan memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu 55 responden (57.3%) dengan uji statistic chi square diperolehnilai p-value 0,003 . Terdapat hubungan pengetahuan keluarga tentang prioritas penanganan triase dengan tingkat kecemasan keluarga pasien  di ruangan IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi Kata kunci: Pengetahuan, Kecemasan, Triase. 
Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan Pengemudi Ojek Online tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Sukabumi Syahputra, Muhammad Chandra; Basri, Burhanuddin; Safariyah, Erna; Mulyadi, Egi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24145

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents remain a major cause of injury and death in Indonesia, including Sukabumi City. Online motorcycle taxi drivers have high mobility and are frequently present at accident scenes, making them potential first responders; however, their knowledge of first aid in traffic accidents remains limited. Video-based education is considered an effective learning medium because it integrates visual and auditory information. This study aimed to examine the effectiveness of video-based education on the knowledge of online motorcycle taxi drivers regarding first aid in traffic accidents in Sukabumi City. A quantitative quasi-experimental study with a nonequivalent control group design was conducted involving 32 respondents selected through purposive sampling and divided equally into experimental and control groups. Data were collected using a 30-item knowledge questionnaire based on a Guttman scale and analyzed using Paired Samples Test and Independent Samples Test. The results showed a significantly greater improvement in knowledge among respondents who received video-based education compared to the control group (p 0.05). These findings indicate that video-based education is effective in improving first aid knowledge among online motorcycle taxi drivers. Therefore, video-based education is recommended as a routine training method to enhance preparedness and first aid skills in the field. Keywords: Video-Based Education, Knowledge, Online Motorcycle Taxi Drivers, First Aid, Traffic Accidents.  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama cedera dan kematian di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi. Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berada di lokasi kejadian kecelakaan, sehingga berpotensi menjadi penolong pertama. Namun demikian, tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas masih terbatas. Edukasi berbasis video dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif karena mampu mengintegrasikan informasi visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis video terhadap tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 32 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi secara seimbang ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 30 pernyataan dengan skala Guttman dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples Test dan Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang secara signifikan lebih tinggi pada responden yang menerima edukasi berbasis video dibandingkan dengan kelompok kontrol (p 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, edukasi berbasis video direkomendasikan sebagai metode pelatihan rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama di lapangan. Kata Kunci: Edukasi Berbasis Video, Pengetahuan, Pengemudi Ojek Online, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu Lintas.