Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Problem Based Learning pada Materi Ajar Struktur Bumi di Kelas VIII SMP Negeri 2 Weru Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon Julika, Wahyu Indah; Sati; Fatnah, Nurwanti; Andayana, Iwan
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11323

Abstract

Motivasi belajar merupakan elemen krusial dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pemetaan awal, motivasi belajar peserta didik kelas VIII B teridentifikasi rendah karena materi pembelajaran dianggap kurang menarik, sehingga menurunkan antusiasme mereka dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, diterapkan pembelajaran sosial emosional (PSE) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan media Augmented Reality (AR) pada materi Struktur Bumi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu suatu pendekatan penelitian yang bersifat reflektif dan bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara profesional melalui siklus perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini, metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel, yaitu dengan memilih kelas VIII B yang teridentifikasi memiliki motivasi belajar rendah sebagai subjek penelitian berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian.dengan dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Subjek yaitu kelas VIII B SMPN 2 Weru. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan pembelajaran sosial emosional (PSE) yang didukung media Augmented Reality (AR) berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B secara signifikan. Peningkatan motivasi belajar yang tercermin dari kenaikan rata-rata skor motivasi dari 35% pada Siklus I menjadi 60,3% pada Siklus II, dengan nilai signifikansi di bawah 0,0005, menegaskan efektivitas pendekatan ini. Selain itu, mayoritas peserta didik (87,5%) mengaku merasa lebih termotivasi, yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mampu membangkitkan minat dan antusiasme belajar siswa secara nyata.
Sosialisasi Pembuatan Burger Tempe Bergizi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Wanasaba Kidul Fatnah, Nurwanti; Safitri, Sheysilia Dwi; Hidayat, Akhmad Mauludin; Seno, Bisma Nasrullah Dwi; Azzahra, Soraya Sabrina; Saptono, Rano; Rohman, Aru; Nurhakim, Fajar; Imtiyas, Ambarwati; Nurdin, Zezen Zaini; Fitri, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2665

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan di Desa Wanasaba Kidul dengan fokus pada sosialisasi pembuatan burger tempe sebagai makanan pendamping yang bergizi. Tempe, sebagai sumber protein nabati yang tinggi, memiliki potensi besar dalam mencegah stunting. Kegiatan sosialisasi meliputi penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, khususnya protein, dalam tumbuh kembang anak, serta demonstrasi langsung pembuatan burger tempe. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah makanan bergizi dan bervariasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan manfaat tempe bagi kesehatan. Partisipasi aktif masyarakat dalam demonstrasi pembuatan burger tempe juga menandakan adanya minat yang tinggi untuk menerapkan menu baru yang bergizi ini. Dengan demikian, sosialisasi pembuatan burger tempe dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam meningkatkan status gizi masyarakat dan mencegah stunting di Desa Wanasaba Kidul.
The Effectiveness of PjBL-STEAM Using GeoAI Media: Junior High School Students' Creative Thinking Skills Ajeng, Ajeng; Rinto, Rinto; Fatnah, Nurwanti
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3788

Abstract

The problem identified in this study stemmed from the condition of science learning, which remained limited to the learning model and media used, resulting in less effectiveness in developing creativity. Therefore, this study was conducted to test the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model integrated with the Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) approach using Geospatial Information System Artificial Intelligence (GeoAI) media in improving students' creative thinking skills. This study used a mixed-methods design with an embedded experimental model, where the data collection techniques were carried out through pre-research interviews, pretests and posttests, questionnaires, and interviews after the intervention. The research sample consisted of second-semester students from class VIII at Public Junior High School 1 Weru. We processed the data using normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests, independent sample t-tests, and N-Gain tests. The results showed a significant increase in creative thinking skills in the experimental class. The improvement was evidenced by the results of the average pretest score of 66.32, then the posttest increased to 90.44, with a very significant difference compared to the control class. The N-Gain test also recorded improvements, with an average score of 0.69 in the moderate category. This finding is reinforced by qualitative data from questionnaires and interviews, which showed a very positive response from students to the GeoAI-assisted PjBL-STEAM model, achieving an average score of 75.99% out of a maximum score of 100%.
Co-creation dan Capacity Building Modul IPA Berbasis Deep Learning melalui Permainan Tradisional Zakiyyah, Zakiyyah; Fatnah, Nurwanti; Putra, Nugraha Permana; Cahyani, Mutiara Dwi; Ardiyatunnur, Siti; Adwa, Nabilah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.954

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru IPA SMP dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis deep learning yang kontekstual, kolaboratif, dan menyenangkan. Program dilaksanakan melalui pendekatan capacity building yang dipadukan dengan prinsip co-creation untuk membangun kemampuan reflektif dan inovatif guru dalam menyusun modul ajar interaktif berbasis permainan tradisional. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan, dilanjutkan dengan pelatihan konsep deep learning, lokakarya penyusunan modul, dan refleksi hasil pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kualitas perangkat ajar guru, dengan rata-rata peningkatan sebesar 23 %, terutama pada aspek inovasi dan integrasi konteks lokal. Produk utama kegiatan berupa Modul Ajar IPA Berbasis Deep Learning bertema “Bentuk-bentuk Energi” yang mengintegrasikan permainan tradisional Boy-boyan Energi dan asesmen digital interaktif menggunakan PhET Simulation dan Quizizz. Modul hasil co-creation ini dinilai memenuhi karakteristik meaningful, mindful, dan joyful learning yang memperkuat kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya SDGs poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas guru dan inovasi pembelajaran sains berbasis kearifan lokal.
ANALISIS BUTIR SOAL PADA BAHAN AJAR IPA KELAS VII MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN DITINJAU DARI DOMAIN KOGNITIF TAKSONOMI BLOOM Rosdianah Rosdianah; Zakiyyah Zakiyyah; Nurwanti Fatnah
JoISE : Journal of Intergratet Science Education Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/joise.v1i1.4666

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fakta hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti, didapatkan bahwa guru memerlukan instrument penilaian dalam bentuk modul, buku atau kumpulan soal-soal, yang sudah sesuai dengan standar C1-C6 berdasarkan tingkatan sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Menggunakan sumber Buku IPA Terpadu dari Erlangga dan Yudhistira kelas VII materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Hasil penelitian pertama membahas tentang kesesuaian soal terhadap KI dan KD dan didapatkan hasil bahwa sebagian besar soal-soal yang ada pada buku IPA Terpadu Erlangga dan Yudhistira termasuk ke dalam kompetensi Inti, karena sebagian besar dari soal-soal tersebut membahasa pengetahuan konseptual, yaitu, pengertian, ciri-ciri, contoh. Hasil analisis kedua sesuai dengan karakteristik taksonomi bloom didapatkan hasil bahwa lebih banyak membahas soal kategori C1 (mengingat) dan pada Buku Yudhistira didapatkan hasil bahwa lebih banyak membahas soal kategori C1 (mengingat) dan C2 (memahami).
EFEKTIVITAS PBL BERBASIS ETNO-STEM-CIREBON UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS VIII Prasetika, Siska; Rinto, Rinto; Fatnah, Nurwanti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model PBL berbantuan modul Etno-STEM-Cirebon terhadap keterampilan berpikir kreatif. Keterampilan berpikir kreatif adalah keterampilan penting yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan di abad 21. Dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif membutuhkan inovasi dalam pembelajaran, baik metode maupun bahan ajar yang digunakan. Modul Etno-STEM adalah bahan ajar yang membantu dalam pelaksanaan proses pembelajaran melalui pendekatan STEM yang mengintegrasikan kearifan lokal yang dimiliki suatu daerah. Model PBL dapat mendukung dalam pembelajaran Etno-STEM, dimana pembelajarannya berpusat pada peserta didik dalam menyelesaikan isu yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded experimental, yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan di kelas VIII sebanyak 60 peserta didik, terdiri dari 30 peserta didik kelas eksperimen (VIII B) dan 30 peserta didik kelas kontrol (VIII C) di SMP Negeri 6 Kota Cirebon. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket respon dan tes pilihan ganda. Uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga menolak H0 dan menerima H1. Uji effect size memperoleh skor 1,380 termasuk dalam kategori tinggi, sehingga model PBL dan modul Etno-STEM-Cirebon efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Kemudian, respon peserta didik terhadap pembelajaran yang diberikan dalam kategori baik.
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WEB HTML 5 PACKAGE UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII SMP Al-Makdum, Hesty Wirabuana; Rinto, Rinto; Fatnah, Nurwanti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media web HTML Package (H5P) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan model embedded experimental design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes, dan wawancara. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor posttest dan N-Gain kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Aspek berpikir kreatif seperti fluency, flexibility, originality, dan elaboration juga mengalami peningkatan. Hasil kualitatif dari angket dan wawancara menunjukkan bahwa siswa merasa lebih aktif, termotivasi, dan terbantu dalam memahami materi secara mendalam dan kontekstual. Media interaktif H5P dinilai efektif karena mampu menyajikan pembelajaran yang lebih menarik, kolaboratif, dan mendukung proses pemecahan masalah secara mandiri. Dengan demikian, model PBL yang didukung media H5P dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa di jenjang SMP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MELALUI KEGIATAN FUN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMK Fatnah, Nurwanti; Azizah, Dewiantika; Cahyani, Mutiara Dwi
Jurnal Zarah Vol. 9 No. 1 (2021): April, 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v9i1.2461

Abstract

Model pembelajaran berbasis proyek yang menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran sangat diperlukan dalam pembelajaran kimia, sehingga peserta didik menjadi lebih aktif dan berdampak pada peningkatan keterampilan proses sains. Model Pembelajaran berbasis proyek melalui kegiatan fun chemistry diharapkan dapat membuat pembelajaran kimia menjadi lebih menyenangkan, kemudian peserta didik menjadi lebih aktif, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar dan keterampilan proses sains. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMK Analis Kimia YPPT Majalengka 2017/2018. Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam model PjBL meliputi penentuan pertanyaan, perancangan proyek, penyusunan jadwal, monitor setiap kemajuan proyek, presentasi hasil dan penilaian serta evaluasi. Penguasaan konsep materi yang menghasilkan prestasi peserta didik diukur melalui teknik One Group Pretest and Postest Design, kemudian tingkat efektivitas pembelajaran diamati pada tiap tahap pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan sintaksnya dan aspek kinerja digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik sebesar 40,7% dan meningkatkan kinerja peserta didik pada setiap tahapan proses sains yang dilakukan.
ANALISIS GURU PENDIDIKAN KIMIA DALAM MENGAJAR MATA PELAJARAN IPA TERPADU TINGKAT MENENGAH PERTAMA DI SEKOLAH BERBASIS PESANTREN Azizah, Dewiantika; Fatnah, Nurwanti; Cahyani, Mutiara Dwi
Jurnal Zarah Vol. 8 No. 2 (2020): October, 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v8i2.2462

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan menganalisis kesulitan guru – guru pendidikan kimia dalam mengajar IPA Terpadu tingkat menengah pertama pada sekolah berbasis pesantren serta memberikan rekomendasi positif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, yakni dengan memberikan penjelasan secara deskriptif hasil analisis yang dilakukan, dengan menggunakan analisis data wawancara dengan model open-ended question. Peneliti melibatkan 3 guru pendidikan kimia yang mengajar IPA terpadu di kelas dan tempat yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui 3 kali pengambilan data melalui metode wawancara untuk masing – masing guru. Hasil analisis penelitian ini memberikan solusi agar guru harus menguasai kemampuan PTCK untuk memberikan inovasi dalam kegiatan pembelajaran dan kemampuan untuk menyusun RPP serta bahan ajar yang tepat disesuaikan dengan kurikulum sekolah.
Readiness of the Science Education Study Program in the Implementation of the ‘Merdeka Belajar - Kampus Merdeka’ (MBKM) Curriculum Zakiyyah Zakiyyah; Mutiara Dwi Cahyani; Nurwanti Fatnah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v10i2.9243

Abstract

The purpose of this research is the readiness of the science education study program to implement the MBKM curriculum, which is explained through the characteristics of cooperation, lecturer competence, student perception and participation, and analysis of stakeholder needs. The research method uses case study qualitative analysis, and the subjects are teachers, students, and stakeholders in the science education study program. One of the results obtained is the characteristics of the cooperation carried out by the achievement of the graduates. The competencies possessed by lecturers as facilitators in the implementation of MBKM. There is a biased understanding of students' perceptions and involvement in the implementation of MBKM. The stakeholders involved in the preparation of this curriculum have conformity with the needs of the curriculum structure. Furthermore, these results can be used as the basis for the readiness of the Science Study Program in implementing MBKM.