Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan Body Shaming Dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja di SMP N 2 Kebasen Kabupaten Banyumas Prasetya, Denni; Apriliyani, Ita; Sundari, Ririn Isma
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body shaming adalah tindakan mendiskriminasi dan merendahkan seseorang berdasarkan penampilan fisiknya. Kepercayaan diri dapat diartikan sebagai keyakinan seseorang terhadap aspek kelebihan yang dimilikinya yang memberinya keyakinan bahwa dia memiliki kemampuan untuk mencapai berbagai tujuan hidupnya. Remaja adalah masa transisi dari anak-anak sekitar 5-11 tahun menuju remaja sekitar 12-20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMP N 2 Kebasen Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional yang menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 154 siswa kelas 8 dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah body shaming yang dikembangkan oleh (Sari, 2020) yang terdiri dari 26 item pertanyaan dan kuesioner kepercayaan diri yang dikembangkan oleh (Masrifah, 2020) yang terdiri dari 23 item pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji statistisk univariat untuk memperoleh data distribusi frekuensi dari karakteristik usia, jenis kelamin, variabel body shaming dan kepercayaan diri. Serta menggunakan analisis bivariate dengan teknik Spearman Rank untuk menganalisis hubungan antara body shaming dan kepercayaan diri. Hasil diperoleh responden sebagian besar berusia <14 tahun yaitu sebanyak 114(74%), jenis kelamin perempuan sebanyak 85(55,2%), body shaming kateori rendah 73(47,4%), kepercayaan diri tinggi 70(45,5%). Uji Spearman Rank didapatkan ada hubungan body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMP N 2 Kebasen Kabupaten Banyumas dengan hasil ρ value sebesar 0,000 (<0,05).
Hubungan Intensitas Bermain Game Online Dengan Kecerdasan Emosional Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Padamara Yuliani, Erfina Dwi; Sundari, Ririn Isma; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas bermain merupakan banyaknya jam (rata-rata) dalam bermain game online perhari. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang dalam mengelola emosi diri sendiri dan orang lain sehingga dapat mengekspresikannya dengan tepat dan efektif. Remaja adalah masa transisi perkembangan dari anak-anak menuju dewasa dimana individu mulai mencari identitas diri dan kebebasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas bermain game online dengan kecerdasan emosional pada remaja di SMP Negeri 1 Padamara. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei analisis dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 79 responden kelas IX dipilih menggunakan tiga teknik yaitu non-probability sampling purposive sampling, proportionate stratified sampling dan simpel random sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi intensitas bermain game online dan kuesioner kecerdasan emosional berdasarkan 30 item pertanyaan. Analisis data menggunakan Uji Koefisien Korelasi Spearman Rank. Hasil Uji Koefisien Korelasi Spearman Rank, menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan (p-value 0,000 < 0,05) dan koefisien korelasi -0,607. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat korelasi negatif antara intensitas bermain game online dengan kecerdasan emosional remaja. Semakin ringan intensitas bermain game online, semakin tinggi kecerdasan emosional remaja, dan sebaliknya.
Gambaran Perilaku Bullying Pada Anak Sekolah Dasar Di Sdn 1 Dan 2 Banjaranyar Kabupaten Banyumas Sartika, Soniyati Dewi; Sundari, Ririn Isma; Apriliyani, Ita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta sosial anak. Terdapat empat jenis bullying, yakni bullying fisik, bullying verbal, dan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku bullying pada anak sekolah dasar di SDN 1 dan SDN 2 Banjaranyar Kabupaten Banyumas. Desain penelitiannya adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian ini adalah siswa dan siswi SD kelas 4-5 di SDN 1 dan 2 Banjaranyar Kabupaten Banyumas tahun 2024 sebanyak 134 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa statistic menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitain menunjukan sebagian responden adalah berusia 11 tahun (37,6%) dan sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (52,6%). Sebagian besar perilaku bullying adalah rendah (88,0%), sebagian besar perilaku bullying fisik adalah rendah (85,7%), sebagian besar perilaku bullying verbal adalah rendah (79,7%) dan paling banyak juga bullying verbal adalah sedang (20,3%), dan sebagian besar perilaku cyber bullying adalah kategori rendah (97,7%).
Pelatihan Terapi Mindfulness Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Lansia Aulia, Zahra; Rahmawati, Arni Nur; Sundari, Ririn Isma
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Health Innovation and community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v4i1.577

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah meningkat secara abnormal dan terus menerus. Bisa dikatakan hipertensi apabila tekanan darah sistolik lebih dari 120 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 80 mmHg. Penderita hipertensi kemungkinan akan merasa cemas, sehingga diperlukan sebuah terapi untuk menurunkan kecemasan. Terapi mindfulness dapat menurunkan kecemasan karena membantu seseorang menjadi tenang dan positif karena adanya perubahan pada kondisi otak. Tujuan: Memberikan pelatihan terapi mindfulness untuk menurunkan kecemasan pada lansia hipertensi. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi yang didukung oleh media seperti PowerPoint, video, dan selebaran tentang terapi mindfulness. Jumlah peserta sebanyak 20 lansia yang mengalami hipertensi. Tingkat kecemasan pada lansia diukur menggunakan instrumen Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS), dan keterampilan lansia dalam melakukan terapi mindfulness diukur dengan lembar pemantauan yang terdiri dari 12 tahap. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan penurunan tingkat kecemasan dari skor rata-rata 39,55 menjadi 34,6. Keterampilan lansia dalam melakukan terapi mindfulness mendapatkan skor rata-rata 89,78, yang menunjukkan bahwa mereka dapat melakukan terapi mindfulness dengan baik. Kesimpulan: Terapi mindfulness telah terbukti efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pada orang lanjut usia. Skor kecemasan rata-rata menurun dari 39,55 menjadi 34,6, dengan penurunan signifikan pada kategori kecemasan sedang dan berat. Selain itu, keterampilan lansia dalam mempraktikkan terapi mindfulness diklasifikasikan sebagai baik, dengan sebagian besar peserta mencapai skor tinggi pada lembar pemantauan.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kemampuan Beradaptasi Santri Ayu, Kamanda Restika; Sundari, Ririn Isma; Rahmawati, Arni Nur
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2300

Abstract

Santri yang tinggal di pondok pesantren biasanya menghadapi banyak masalah, seperti dorongan orang tua untuk masuk pesantren, stres yang disebabkan oleh tanggung jawab akademik, menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, dan beradaptasi dengan aturan dan lingkungan pesantren. Proses pembelajaran dan kemampuan individu untuk berinteraksi satu sama lain terpengaruh oleh stres yang tidak ditangani dengan baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana tingkat stres di Pondok Pesantren Mamba'ul Ushulil Hikmah di Banyumas berkorelasi dengan kemampuan beradaptasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan semua santriwan dan santriwati yang tinggal di asrama, dengan 127 responden dari bulan November 2021 hingga bulan Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan kemampuan beradaptasi sedang 75 (59,1%), tingkat stres ringan 53 (41,7), dan tingkat stres sedang 53 (41,7). Hasil uji chi-square test menunjukkan p-value = 0,000, kurang dari a = 0,05. Studi ini menemukan bahwa ada korelasi yang signifikan antara tingkat stres santri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ushulil Hikmah dan kemampuan mereka untuk beradaptasi.
Penerapan Strategi Pelaksanaan dalam Pemberian Asuhan Keperawatan pada Penderita Skizofrenia Paranoid dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Ayu, Kamanda Restika; Sundari, Ririn Isma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4228

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah keadaan di mana pasien gangguan jiwa mendengarkan bisikan-bisikan yang tidak nyata. Dalam praktik keperawatan, strategi pelaksanaan (SP) dapat membantu mengontrol halusinasi pendengaran. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan strategi pelaksanaan (SP) pasien yang terjadi gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran mengontrol halusinasi. Studi kasus melalui pengamatan, observasi, serta studi dokumentasi. Sdr. F dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Wisma Lily 15 RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang adalah peserta yang diterapkan untuk implementasi ini. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien bisa menentukan kapan dan berapa lama halusinasi terjadi, dan bisa mengontrolnya. Mereka juga menunjukkan bahwa gejala halusinasi pendengaran telah berkurang, dinilai dari observasi serta ungkapan pasien.
Pengaruh Terapi Tertawa terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Lansia Hipertensi Wulandari, Nuri; Sundari, Ririn Isma; Rahmawati, Arni Nur
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4237

Abstract

Masalah kesehatan mental yang paling sering terjadi pada lansia adalah depresi dan dimensia. Lansia yang menderita hipertensi dituntut untuk lebih memperhatikan keadaannya dirinya. Ketika lansia menemui masalah keseharian dalam hidupnya akan rentan memunculkan skema negatif awal dan membentuk depresi. Upaya penanganan depresi dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu dengan terapi tertawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia hipertensi di UPTD Puskesmas Karangkobar Banjarnegara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitan ini termasuk penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pre-posttest design. Sampel berjumlah 18 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji t-test. Terdapat pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia dengan hipertensi di UPTD Puskesmas Karangkobar dengan nilai p-value 0,000 <0,05. Terapi ini baik untuk diterapkan sebagai upaya perawatan penyakit hipertensi dan depresi secara non farmakologi.
Pemberian Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Kondisi Ansietas Pasien Dengan Hipertensi Damayanti, Evi; Sundari, Ririn Isma
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i1.1640

Abstract

The elderly are a vulnerable group who often experience anxiety. Anxiety experienced by the elderly is caused by the presence of several health problems that accompany one of them is hypertension. Anxiety in the elderly with hypertension is associated with complications that may occur, such as heart failure, stroke, myocardial infarction to death. The purpose of this study was to describe the nursing care process for hypertensive patients with anxiety using deep breathing therapy interventions. The research design uses a descriptive method with a case study approach in hypertensive elderly who experience anxiety. Data obtained by conducting interviews, observation and physical examination. Giving deep breathing intervention for 3 visits showed that the anxiety problem was partially resolved. This condition can be seen from the decrease in the level of anxiety, the patient looks more relaxed and does not show any anxiety. The results of the case studies are expected to be a motivation in the management of anxiety in hypertensive patients so as to prevent further complications. And can be used as a reference for providing further interventions to be modified with other interventions in the management of anxiety.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Remaja Awal Mudrikaturobiah, Ika; Shufah, Imas; Sundari, Ririn Isma; Rahmawati, Arni Nur
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 5 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i5.669

Abstract

Introduction: Sleep is a fundamental need for adolescents, yet many experience poor sleep quality due to stress, academic workload, and excessive smartphone use. Such disturbances often lead to decreased concentration and reduced academic performance. Objective: The purpose of this service was to improve the sleep quality of early adolescents at MTs Miftahul Ulum Karangpari, Brebes, through the application of progressive muscle relaxation (PMR) techniques as a nonpharmacological intervention. Method: This public service was conducted in two sessions involving 13 eighth-grade students. Activities included counseling, demonstrations, and practice of PMR techniques. Sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) before and after the intervention to assess changes in participants’ sleep patterns. Result: The findings showed a notable improvement in sleep quality after the intervention. Before the program, 53.84% of participants had poor sleep quality, 23.08% moderate, and 23.08% good. After implementing PMR, 46.15% achieved good sleep quality, 46.15% moderate, and only 7.70% remained in the poor category. The results indicate an overall improvement of three participants moving to the good category and a reduction of six participants from the poor category. Conclusion: The findings showed a notable improvement in sleep quality after the intervention. Before the program, 53.84% of participants had poor sleep quality, 23.08% moderate, and 23.08% good. After implementing PMR, 46.15% achieved good sleep quality, 46.15% moderate, and only 7.70% remained in the poor category. The results indicate an overall improvement of three participants moving to the good category and a reduction of six participants from the poor category.
Penerapan Teknik Butterfly Hug Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Lansia Dengan Penyakit Diabetes Melitus Rokhmat, Miftakhur; Rohpiani, Suci; Rahmawati, Arni Nur; Sundari, Ririn Isma
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v4i1.1390

Abstract

The elderly is the final phase of the individual's developmental process characterized by various physical, emotional, and mental changes that may lead to various health issues, one of which is anxiety. The aim of this community service activity is to enhance the knowledge and skills of the elderly regarding the Butterfly Hug technique as an effort to reduce anxiety levels. This community service method is carried out through lectures and demonstrations held in two meetings on April 12, 2025, and May 10, 2025. The first meeting included a pretest on anxiety levels, counseling, and a demonstration of the Butterfly Hug technique. The second meeting included a posttest and a re-demonstration of the Butterfly Hug technique questionnaire. This activity was conducted at the Sokaraja 1 Health Center and involved 68 elderly participants. The results of the pretest showed an average anxiety score of 48.14, with the highest score being 54 and the lowest score being 38, while the posttest results indicated a decrease in the average anxiety score to 40.32, with the highest score being 51 and the lowest score being 36. This activity aims to empower the elderly with the knowledge and skills about the Butterfly Hug Technique which is needed to reduce anxiety levels.