Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGEMBANGAN INDIKATOR-INDIKATOR INTERNAL MARKETING YANG DIHARAPKAN INTERNAL CUSTOMER BISNIS RITEL MODERN DI KOTA SURABAYA Rizqiawan, Hendrik; Novianto, Iful
Jurnal Daya Saing Vol. 7 No. 2 (2021): Perilaku Konsumen, Pengembangan UMKM, dan Inovasi Pelayanan di Era Adaptasi Bar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v7i2.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator internal marketing yang diharapkan pada pelanggan internal bisnis ritel modern di kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan melakukan wawancara dan focus group discussion (FGD) pada informan sebanyak 20 orang dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang kemudian dilakukan analisis faktor dan proses hirarki analitis (AHP). Kriteria informan dan responden adalah laki-laki/perempuan dengan usia minimal 19 tahun dan bekerja sebagai karyawan atau pelanggan internal pada bisnis retail modern di Surabaya dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 9 indikator pemasaran internal yang diharapkan pelanggan bisnis ritel di Surabaya dan diurutkan berdasarkan skor pembobotan yaitu Suasana Kerja, Tingkat Karir, Kepemimpinan, Gaji, Pelatihan, Penghargaan (Bonus dan Insentif), Keamanan Toko, Asuransi , lalu Seragam dan Perlengkapan Kerja.
UJI FAKTOR YANG MENJADI PERTIMBANGAN KONSUMEN RITEL KETIKA BELANJA LURING PAKAIAN Hendrik Rizqiawan; Iful Novianto
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.498

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lanjutan dari studi yang pernah dilakukan tim peneliti. Sebelumnya, tim meneliti topik dan objek yang serupa dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil pada penelitian tersebut berupa temuan faktor yang menjadi pertimbangan para konsumen ketika mereka berbelanja secara offline atau luring (tatap muka langsung) padangerai/toko ritelnpakaian dinSurabaya antara lain faktor produk, pelayanan karyawan, harga, fasilitas di dalam gerai/toko, promosi, atmosfer toko dan lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara kuantitatif apakah temuan faktor tersebut berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam berbelanja secara offline atau luring (tatap muka langsung) padangerai/toko ritelnpakaian dinSurabaya. Populasi pada penelitian ini adalah para konsumen yang pernah berbelanja secara luring (tatap muka langsung) padangerai/toko ritelnpakaian dinSurabaya. Adapun kriteria mereka ialah pria maupun wanita yang pernah berbelanja secara luring padangerai/toko ritelnpakaian dinSurabaya dalam kurun waktu 2 tahun belakang ini dan memiliki usia minimal 17 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Responden yang terlibat sebanyak 70 orang. Hasil analisis regresi uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi pada faktor produk, pelayanan karyawan, harga, fasilitas di dalam gerai/toko, promosi, atmosfer toko dan lokasi terhadap keputusan berbelanja sebagai variabel dependen antara lain sebesar 0,943, 0,304, 0,308, 0,008, 0,012, 0,569 dan 0,787. Hanya 2 faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan berbelanja secara luring, yaitu faktor fasilitas di dalam gerai/toko dan promosi. Namun pada hasil analisis regresi uji F menunjukkan bahwa secara silmutan keseluruhan faktor berpengaruh terhadap keputusan berbelanja secara luring dengan angka signifikansi sebesar 0,001.
ANALISIS PENERAPAN DIGITALISASI PENILAIAN KINERJA DARI PERSPEKTIF KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA Iful Novianto; Hendrik Rizqiawan
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.517

Abstract

Metode pada penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer yang didapatkan pada penelitian ini berasal dari penggalian atau pengumpulan data yang merupakan hasil wawancara dengan para narasumber atau informan. Populasi yang digunakan ialah para karyawan PT Z yang berada di kota Surabaya. Para informan berjumlah 9 orang yang berasal dari pelbagai level jabatan, antara lain Staf, Supervisor serta level Manager. Kriteria para informan yaitu wanita maupun pria, sedang dan sudah bekerja di PT Z minimal 1 tahun, berusia 20 tahun ke atas, serta pernah ikut serta dalam kegiatan penilaian kinerja. Teknik pemilihan para informan ialahpurposive sampling. Tahapan-tahapan analisis data terdiri dari kondensasi data, penyajian data yang ditemukan, serta pengambilan kesimpulan. Penerapan digitalisasi pada sistem penilaian kinerja yang diharapkan oleh para karyawan agar dapat meningkatkan kinerja mereka sebagai karyawan PT Z antara lain aplikasi atau sistem penilaian kinerja memiliki tampilan yang menarik, mudah digunakan, fungsional, adanya sosialisasi penggunaan aplikasi atau sistem penilaian kinerja tersebut, bisa diakses PC & Mobile, memiliki fitur pengingat laporan dan penilaian kinerja, dan bisa diakses di semua masing-masing jabatan.
PPM USAHA MINUMAN OLAHAN BUAH DI TANDES SURABAYA Hendrik Rizqiawan; Iful Novianto; Mei Indrawati; Maulana Ahmad Najih; Ubaidillah Sunugroho
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2682

Abstract

Mitra pada program pemberdayaan masyarakat ini merupakan seorang ibu rumah tangga yang berusia 35 tahun dan bertempat tinggal di Manukan, Tandes, Surabaya. Produk yang mitra layani antara lain jus buah, sop buah dan salad buah. Mitra mengalami beberapa keterbatasan dan hambatan dalam menjalankan usahanya, yaitu pada aspek pemasaran dan produksi. Permasalahan yang mitra alami pada aspek pemasaran adalah 1) mitra belum memanfaatkan fitur di aplikasi Google Maps secara maksimal sebagai media promosi. Kemudian pada permasalahan aspek produksi adalah: 1) Kurangnya kapasitas media penyimpanan buah dan bahan baku penunjang lainnya yang mitra miliki; dan 2) Mitra tidak menggunakan perlengkapan higienitas produksi pangan yang sesuai. Adapun solusi yang telah diberikan antara lain: 1) Pelatihan terkait pentingnya memanfaatkan Google Maps sebagai media promosi; 2) Pendampingan pemanfaatan Google Maps sebagai media promosi; 3) Pengadaan dan serah terima media penyimpanan buah dan bahan baku penunjang lainnya.yang berupa chest freezer; 4) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan media penyimpanan buah dan bahan baku penunjang lainnya yang berupa chest freezer tersebut; 5) Pengadaan dan serah terima perlengkapan higienitas produksi pangan yang sesuai berupa celemek/apron; 6) Sosialisasi pentingnya perlengkapan higienitas pada proses produksi pangan; dan 7) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan perlengkapan higienitas produksi pangan yang berupa celemek/apron tersebut.
PPM UMK ONDE-ONDE DI KANDANGAN SURABAYA Trisa Indrawati; Iful Novianto; Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro; Hendrik Rizqiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2683

Abstract

Mitra kegiatan PPM ini merupakan salah satu pelaku UMK dengan produk kudapan yang berupa onde-onde warna warni yang bermerek”RainbowQu”. Mitra bernama Ibu Ida, merupakan wanita berusia 37 tahun yang telah menjalankan usahanya tersebut lebih dari 2 tahun di rumahnya yang berlokasi di Kandangan, Surabaya. Mitra pada pagi hari juga membuka lapak di area sentra kuliner yang berada tidak jauh dari rumah mitra. Permasalahan yang mitra hadapi meliputi aspek produksi, pemasaran dan keuangan. Pada aspek permasalahan produksi, mitra masih melakukan proses pengulenan adonan kulit onde-onde secara manual. Pada aspek permasalahan pemasaran, mitra belum memanfaatkan Google Maps secara optimal sebagai alat promosi. Kemudian pada aspek permasalahan keuangan, mitra dinilai kurang tertib dalam melakukan pencatatan keuangan. Solusi yang sudah diberikan antara lain: 1) Pengadaan dan serah terima peralatan produksi yang otomatis berupa mesin pengaduk adonan otomatis; 2) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan mesin pengaduk adonan otomatis tersebut; 3) Pelatihan terkait pentingnya memanfaatkan Google Maps sebagai alat promosi; 4) Pendampingan pemanfaatan Google Maps sebagai alat promosi; 5) Pengadaan dan serah terima buku pencatatan keuangan dan alat tulis lainnya; serta 6) Pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan yang tepat dan sesuai kebutuhan mitra.
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN KETIKA BERBELANJA LURING PADA TOKO RITEL PAKAIAN DI SURABAYA Hendrik Rizqiawan; Iful Novianto
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.759

Abstract

Pakaian menempati posisi salah satu produk terbanyak di antara berbagai jenis produk yang dibeli oleh konsumen ketika berbelanja daring. Hal tersebut tentunya dapat berimbas pada proses bisnis yang dijalani oleh pelaku usaha industri pakaian terutama pada sektor ritel yang menggantungkan pendapatannya dari pembelian produk mereka secara luring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara melakukan observasi dan wawancara pada informan sebanyak 32 orang. Hasil penelitian yang diperoleh berupa faktor apa saja yang dipertimbangkan konsumen ketika berbelanja luring pada toko ritel pakaian di Surabaya. Dengan diketahui dan teridentifikasinya faktor tersebut, diharapkan para pelaku usaha ritel pakaian di Surabaya dapat menerapkan secara efektif pada usahanya sehingga konsumen bersedia berkunjung dan membeli produk mereka. Faktor tersebut antara lain faktor produk, faktor harga, faktor promosi, faktor lokasi, faktor pelayanan karyawan, faktor atmosfer toko dan faktor fasilitas di dalam toko.
SISTEM PENILAIAN KINERJA YANG DIHARAPKAN OLEH KARYAWAN AGAR DAPAT MENINGKATKAN KINERJA Iful Novianto; Hendrik Rizqiawan
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1232

Abstract

Penelitian dengan metode kualitatif deskriptif ini dilaksanakan dengan cara melakukan wawancara kepada 9 informan yang merupakan karyawan PT XXX, perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, persisnya pada jenis sektor ritel modern, memiliki beberapa cabang yang beroperasional di berbagai sudut Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis apakah sistem penilaian kinerja di PT XXX saat ini dapat meningkatkan kinerja karyawan dari sudut pandang karyawan, serta bagaimanakah sistem penilaian kinerja di PT XXX yang diharapkan oleh karyawan agar dapat meningkatkan kinerja karyawan. Adapun data yang didapatkan setelah dilakukan penggalian dan analisis data adalah bahwa penilaian kinerja yang sudah dijalankan oleh PT XXX menurut sudut pandang para informan selaku karyawan ialah sudah dijalankan dengan baik, dan penilaian kinerja tersebut dapat meningkatkan kinerja mereka. Namun beberapa informan juga menganggap penilaian kinerja saat ini masih perlu adanya perbaikan. Adapun penilaian kinerja yang perlu dipertahankan dan perlu diperbaiki agar dapat meningkatkan kinerja karyawan antara lain KPI yang sesuai dengan masing-masing jabatan, penilaian kinerja secara sistematis dan runut, penilaian kinerja secara objektif, adanya umpan balik, penilaian kinerja yang berkala, dan hasil penilaian kinerja dapat dipantau secara berkala.
MODEL KETERKAITAN BRAND CHARACTERISTIC, COMPANY CHARACTERISTIC, CONSUMER CHARACTERISTIC (TRUST IN BRAND) TERHADAP BRAND LOYALTY MELALUI REINFORCES COMMITMENT (Studi Kasus Pada Perusahaan Semen PT. Holcim Indonesia di Jawa Timur Perwakilan Cabang Jawa Timur) kartika, chandra; Rizqiawan, Hendrik
Majalah Ekonomi Vol 22 No 1 Juli (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.067 KB)

Abstract

This study aims to provide most of the answers to the problems of the interrelationships customers Trust In Brand dimension given to the Manufacturing Company, due to the manner of observation and measurement beyond the more value-value that fell on the dimensions of Trust In Brand in Cement Company PT. Holcim Indonesia, a growing number of complaints arising from its customers about the relationship of trust acquired customers decreased, so the loyalty level pelangganpun influence, therefore the researchers will examine the issue very krausal to increase the level of relationship Trust In Brand and to increase the value of loyalty and through commitment to customers, mainly in manufacturing companies precisely in PT. Holcim Indonesia and will examine the influence of Trust In Brand to influence brand loyalty through Reinforces Commitment. Samples in this study of 144 respondents drawn from the Customer associated with cement products from 2 cities research has been determined in the study of Surabaya and Malang. This study used quantitative analysis and qualitative approaches analysis method using the analysis technique SEM amous PLS versions of 5.00 on a findings are expected to be found positive results and can describe the level of Trust In Brand is further improved and certainty in order to help improve the level of Trust In Brand against Brand Customer Loyalty through Reinforces Commitment to the Cement Manufacturing Company PT. Holcim Indonesia Key Word : Trush In Brand, Brand Loyalty, Reinforces Commitment