Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisa Perbandingan Rencana Mutu Kontrak (RMK) Antara Penyedia Jasa Dengan Standar Pekerjaan Umum Sari, Kharisma Permata; Chairi, Maiyozzi; Desfita, Mediana; Faismon4, Riki Hendra
JURNAL RIVET Vol 4 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v4i02.1799

Abstract

One way that contractors or service providers do to provide satisfaction to customers or service users, by improving the quality of the services offered. One of the applications is to compare the Contract Quality Plan (RMK) Document implemented by contractors or service providers for the Solok City Hospital Development Advanced Project and the Marahadin Laing Football Field Construction Advanced Project. This research method is quantitative with a comparative method that compares two or more of a variable, situation, event, activity or in the form of similarities and differences in planning and implementation. Based on the evaluation of the completeness of the contents of the Contract Quality Plan (RMK) document, the total percent obtained from the evaluation of the completeness of the contents of the Contract Quality Plan Document (RMK) obtained from the Solok City Hospital Construction Continuation Project was 61.90% and the Marahadin Laing Football Field Construction Continuation Project was 54.76%. This assessment is carried out based on the completeness of the contents of the Contract Quality Plan Document which refers to the Contract Quality Plan Document (RMK) which regulates in the Regulation of the Minister of General Employment Number: 04/PRT/M/2009.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA): Submit Jurnal Willy Kurniawan Kurniawan, Willy; Deded Eka Sahputra; Kharisma Permata Sari; Maiyozzi Chairi
Civil Engineering Collaboration Vol. 9 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v9i2.74

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan aspek yang sangat pernting diperharikan untuk mempertahankan kosumen. PT. Konstruksi Indonesia Group tugasnya sebagai penyedia jasa di bidang konsruksi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa konstruksi dan Menentukan hal-hal yang menjadi prioritas perbaikan terhadap faktor–faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna jasa penelitian ini 15 variabel kepuasan pengguna jasa konstruksi dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index ( CSI ) dan diagram Importance Performance Analysis ( IPA ). Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa dari 15 variabel yang diajuka kepada 20 orang responden diperoleh nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 77,53 % yang artinya pengguna jasa “puas” terhadap produk yang di hasilkan penyedia jasa, untuk kinerja dari pengguna jasa nilai Importance Performance Analysis ( IPA ) sebesar 4,45 hal tersebut dapat di katakan bahwa pengguna jasa konstruksi “Sangat Puas” terhadap Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian mutu proyek secara terjadwal.
Analisis Penyebab Terjadinya Pekerjaan Repair pada PT. Lubuk Minturun Konstruksi Persada (PT. LMKP) Padang Sari, Kharisma Permata; Arman, Utami Dewi; Desfita, Mediana; Nasmirayanti, Rita
JURNAL RIVET Vol 5 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v5i01.2066

Abstract

This study aims to determine the factors that cause repair work. To find out the factors that cause the most dominant repair work and to find out how to minimize repair work at PT Lubuk Minturun Konstruksi Persada (PT.LMKP) Padang. The method used is SPSS (Statistical Product and Service Solutions). By circulating a questionnaire of 50 respondents. The results of data analysis concluded that the indicators causing repair work consisted of design and documentation totaling 6 indicators, planning and scheduling totaling 6 indicators, materials and equipment totaling 6 indicators, human resources totaling 6 indicators, leadership and documentation totaling 6 indicators. So the total is 28 indicators of the causes of repair work. The indicator that causes the most dominant repair work is the indicator that has the highest score, namely Design and Scheduling for indicator X2.5 “repair work causes inequality between architectural drawings and structural drawings / not according to drawings” with a total score of 229 and an average of 4.58, the most dominant factor causing repair work at PT Lubuk Minturun Konstruksi Persada (PT LMKP) Padang, Design and Scheduling and finding ways to minimize the occurrence of repair work.
The Causal Factors of Building Construction Defects Arman, Utami Dewi; Melasari, Jihan; Sari, Afrilda; Sari, Kharisma Permata
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i1.543

Abstract

Defects are something that must be identified in the implementation of quality management. Defects can potentially lead to construction failures and injury. This study aims to identify and analyse the causal factors of building construction defects based on the perspective’s project stakeholders. This research is quantitative-descriptive research conducted through questionnaires distributed to the purposive respondents. Then, conduct statistical analysis and evaluate the causal factors of construction defect using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Based on the results, the critical causal factors of building construction defects are lack of communication within the project environment with a value of 33.6; poor performance of the project management team with a value of 30.3; improper design and specification with a value of 27.88; lack of supervision in the site with the value of 24.60 and lack of competency of the construction labour with the value of 23.04. Project stakeholders are expected to pay more attention to critical causal factors as preventive measures to prevent structural failure and injury.
PENGAPLIKASIAN STANDAR PEMASANGAN BAJA RINGAN UNTUK PEMBUATAN GUDANG Sari, Kharisma Permata; Sari, Afrilda; Arman, Utami Dewi; Arsyad, Nadra; Nasmirayanti, Rita; Asrianur, Arita; Leilany, Lili; Desfita, Mediana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29880

Abstract

Pengaplikasian Baja ringan sekarang ini sudah seperti kayu, yang tidak hanya digunakan untuk pembuatan Rangka Atap saja. Penggunaan baja ringan kini telah menjadi sebuah tren tersendiri. Banyak produsen baja ringan yang tersedia. Namun terkadang akibat banyaknya produsen baja ringan, persaingan di pasar tidak seimbang. Misalnya, beberapa produsen yang menyediakan baja ringan dengan harga yang lebih murah, namun mutu bajanya dikurangi. Penyimpangan yang terjadi di industri baja ringan tidak sedikit mengakibatkan runtuhnya konstruksi yang menggunakan baja ringan. Kegagalan tersebut disebabkan oleh kegagalan sambungan, kegagalan elemen, dan kesalahan pengerjaan. Salah satu penyebab terjadinya kegagalan tersebut adalah karena belum adanya standar maupun prosedur khusus untuk baja ringan di Indonesia.
Pengaruh Customer Experience, Event Marketing, dan Daya Tarik Kuliner terhadap Loyalitas Pengunjung Taman Bungkul di Surabaya Sari, Kharisma Intan Permata; Cempena , Ida Bagus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5063

Abstract

Ruang publik perkotaan memiliki peran penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, tidak hanya sebagai ruang rekreasi tetapi juga sebagai tempat interaksi sosial dan aktivitas ekonomi. Taman Bungkul di Surabaya, sebagai salah satu taman kota yang pernah meraih penghargaan The 2013 Asian Townscape Award, menghadapi tantangan dalam mempertahankan loyalitas pengunjung meskipun memiliki tingkat kunjungan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer experience, event marketing, dan daya tarik kuliner terhadap loyalitas pengunjung Taman Bungkul. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, customer experience, event marketing, dan daya tarik kuliner berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pengunjung dengan nilai F-hitung sebesar 23,550 (p<0,001). Secara parsial, customer experience berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,188 (p=0,031), event marketing berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,304 (p=0,003), dan daya tarik kuliner berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,306 (p=0,003). Ketiga variabel mampu menjelaskan 40,6% variasi loyalitas pengunjung. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi customer experience, event marketing, dan daya tarik kuliner sebagai strategi pengelolaan ruang publik perkotaan yang berorientasi pada keberlanjutan kunjungan dan pembentukan loyalitas pengunjung.
Analisis Fungsi Manajemen Konstruksi Dalam Pembangunan Gedung Komersil Sonia, Gina; Desfita, Mediana; Nasmirayanti, Rita; Sari, Kharisma Permata
JURNAL RIVET Vol 5 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v5i02.2456

Abstract

Commercial buildings are buildings that accommodate various commercial functions such as villas, hotels, resorts, trade, rental office space, and others. According to their type, commercial buildings are buildings that are planned and designed to generate profits for both owners and users. Based on this thinking, commercial building design considers nine aspects (Wungow, 2011). Factors that must be considered in the construction of commercial buildings and actions taken so that the construction management function has a significant influence on the success of commercial building construction projects in project development. From its definition, construction management applies management functions to a project by utilizing resources effectively and efficiently to achieve project objectives. The main goal of construction management is to manage management functions effectively and efficiently to obtain optimal results as agreed with the project owner. The selected sampling techniques were Interviews/Questionnaires and Primary Data. In this study, a sample of 25 respondents from several different construction service companies was required. Based on Company Status, company type, company work experience, work equipment aspects, capital/finance, HR (Human Resources). Analysis of construction management factors in commercial building construction, analysis of questionnaire data taken from 25 respondents was processed using Microsoft Office Excel 2010.
EFEKTIVITAS PENGGUNA JASA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN WASTE PEMBESIAN Akbar Alfa; Kharisma Permata Sari; Elsa Widara Pramisti
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.564

Abstract

Building construction is a crucial aspect of infrastructure development, involving architectural planning, civil engineering, and project management. This research focuses on analyzing rebar waste in the Basko City Mall construction project in Padang, which can affect project efficiency and costs. The applied research method is a mixed-method approach, integrating quantitative and qualitative data to evaluate material utilization. Quantitative data includes planned values from the Budget Plan (RAB) and actual material volumes used on-site, while qualitative data was obtained through interviews with relevant parties. The findings show material volume discrepancies, with surpluses of 384 D16 rebars, 176 D13 rebars, and 164 M8 wiremesh sheets. There were also material shortages for D19 rebars, D10 rebars, and M10 wiremesh. The total waste cost reached Rp. 68,628,844.61 (approximately $4,500). Unused excess material potentially causes budget waste, making leftover material management crucial for cost reduction and waste minimization. This study recommends comprehensive evaluation of project planning and execution processes, along with better leftover material management. Suggestions for future research include using more accurate data and updated software for more detailed analysis, as well as tracking construction material waste from project commencement. Konstruksi gedung merupakan aspek penting dalam pengembangan infrastruktur, melibatkan perencanaan arsitektur, teknik sipil, dan manajemen proyek. Penelitian ini berfokus pada analisis waste pembesian dalam proyek pembangunan Basko City Mall di Padang, yang dapat memengaruhi efisiensi dan biaya proyek. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode gabungan, mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi pemanfaatan material. Data kuantitatif mencakup nilai rencana dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan volume material yang digunakan di lapangan, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya selisih volume material, dengan kelebihan besi D16 sebanyak 384 batang, D13 sebanyak 176 batang, dan wiremesh M8 sebanyak 164 lembar. Selain itu, terdapat kekurangan material untuk besi D19, D10, dan wiremesh M10. Total biaya waste mencapai Rp. 68.628.844,61. Kelebihan material yang tidak terpakai berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran, sehingga pengelolaan material sisa menjadi penting untuk mengurangi biaya dan meminimalkan limbah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan proyek serta pengelolaan sisa material yang lebih baik. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup penggunaan data yang lebih akurat dan software terbaru untuk analisis yang lebih mendetail.
GERAKAN PEDULI LINGKUNGAN DALAM KONSEP JAGA ALAM BERSAMA KPS PELANGI ALIRAN SUNGAI BATANG JIRAK MELALUI KEGIATAN PENANAMAN POHON Kharisma Permata Sari; Afrilda Sari; Utami Dewi Arman; Nadra Arsyad; Rita Nasmirayanti; Lili Leilany; Mediana Desfita; Mutiara Yetrina; Susriyati Susriyati; Rina Sepriana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47467

Abstract

Pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan dan menjaga kelestarian sungai sangat berpengaruh baik terhadap lingkungan alam maupun pada kehidupan masyarakat. Diperlukan adanya kesadaran dari masyarakat terhadap masalah pencemaran sungai, menciptakan perilaku dan gerakan dari dalam diri masyarakat untuk berupaya sedemikian rupa melakukan konservasi sungai. Dalam upayanya melakukan konservasi sungai, masyarakat di wilayah bantaran aliran sungai Batang Jirak di Kecamatan Lubuk Begalung  yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Sungai Pelangi (KSP Pelangi) membentuk sebuah gerakan yang bertujuan untuk melakukan konservasi sungai dan menjaga kelestarian sungai, namun di sisi lain juga dapat dimanfaatkan sumber daya yang ada di sungai tersebut untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tim dosen fakultas teknik UPI’YPTK’ Padang  ini digunakan metode pendekatan partisipatif Masyarakat melalui komunitas KSP Pelangi untuk melalukan diskusi proaktif dalam upaya peningkatan kesadaran penuh masyarakat terhadap lingkungan dan menganalisis potensi ekonomi dan juga pemanfaatan lainnya terhadap impact positif dari kegiatan peduli lingkungan.Dimulai dengan mensosialisasikan kepada masyarakat dan dan melakukan upaya konservasi sungai seperti pemanfaatan, perlindungan, dan pemeliharaan sungai secara berkala supaya sungai mampu sustainable di masa mendatang.
PENILAIAN RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS ; GEDUNG DPRD KABUPATEN PASAMAN) Kharisma Permata Sari; Maiyozzi Chairi; Asri Yuda Trinanda; Muhammad Agrival
JURNAL RIVET Vol 3 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v3i02.1232

Abstract