Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

hubungan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan di desa salumokanan kecamatan rantebulahan timur kabupaten mamasa Liliandriani, Andi; Sohorah, Sitti; Anggriani, Puri
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4180

Abstract

Imunisasi merupakan bagian penting dari kesehatan masyarakat sebagai pencegahan primer yaitu segala upaya pencegahan penyakit atau kejadian yang dapat menimbulkan sakit atau luka dan kecacatan, memperagakan gizi dengan sanitasi lingkungan yang baik, perlindungan terhadap segala macam luka dan keracunan serta imunisasi terhadap penyakit. Permasalahan yang ditemukan adalah apakah ada hubungan antara pengetahuan ibu dan dukungan keluarga terhadap ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan di Desa Salumokanan Kecamatan Rantebulahan Timur Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional melalui pendekatan cross sectional. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan dengan p-value = 0.000 dan juga ada hubungan antara dukungan keluarga dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan dengan p-value = 0.000. Kesimpulannya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dan dukungan keluarga denga ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi umur 0-12 bulan. Karena itu disarankan agar pemerintah dan tenaga kesehatan untuk bekerja sama dalam memberi lebih banyak lagi informasi-informasi tentang pentingnya imunisasi dasar pada anak melalui penyuluhan.
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE Liliandriani, Andi; Elidayanti, Syarifah; Fitriani, Fitriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.3412

Abstract

Tujuan (1) Untuk Mengetahui Hubungan kawat kasa pada ventilasi rumah terhadap kejadian DBD, (2) Untuk Mengetahui Hubungan Pencahayaan rumah terhadap kejadian DBD, (3) Untuk Mengetahui Hubungan Kelembaban rumah terhadap kejadian DBD, (4) Untuk Mengetahui Hubungan Tempat Penampungan Air rumah terhadap kejadian DBD.  Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini mempunyai populasi yaitu semua rumah yang berada di wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata dan jumlah sampel sebanyak 98 responden dengan tehnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan juni – juli 2022 Intrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan juga wawancara. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis uji chi–Square. Kesimpulan (1) Ada hubungan antara kawat kasa pada ventilasi terhadap kejadian DBD (p=0,004<0,05) (2) Ada hubungan antara Pencahayaan terhadap kejadian DBD (p=0,000<0,05) (3) Tidak ada hubungan antara kelembaban terhadap kejadian DBD (p=0,955>0,05) (4) Tidak ada hubungan antara Tempat Penampungan Air terhadap kejadian DBD  (p=0,377>0,05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI DALAM MASA KEHAMILAN Liliandriani, Andi; Nengsi, Sri
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.455 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.1973

Abstract

Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil, kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan dengan berat badan normal dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Secara umum tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dengan gizi dalam masa kehamilan di Puskesmas Kassi Makassar. Desain penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan Cross Sectional Study, dengan tehnik pengambilan sampel yaitu Accidental sampling sehingga didapatkan responden sebanyak 40 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner pada responden dan pengolahan data atau uji statistic menggunakan SPSS versi 16.0 dengan nilai kemaknaan α < 0.05 yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan Ibu hamil dengan gizi dalam masa kehamilan dengan nilai kemaknaan P = 0.001 < 0.05, dan ada hubungan yang bermakna antara perilaku ibu hamil dengan gizi dalam masa kehamilan dengan nilai kemaknaan P = 0.000 < 0.05.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 9 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TINAMBUNG Verawati, Verawati; Abidin, Urwatil Wusqa; Liliandriani, Andi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.166 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.2682

Abstract

Latar belakang Di Negara-negara berkembang angka kejadian gizi buruk masih cukup tinggi berkisar antara 6,9% - 53%). Tercatat satu dari tiga anak meninggal setiap tahun akibat buruknya kualitas nutrisi. Sebuah riset juga menunjukkan setidaknya 3,5 juta anak meninggal tiap tahun karena gizi serta kekurangan buruknya kualitas makan. Kondisi gizi anak-anak di Indonesia merupakan salah satu yang terburuk di dunia.Tujuan penelitian ini secara umum adalah Pengaruh Pengaruh Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian MP ASI Terhadap Status Gizi Bayi Berumur 0-9 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tinambung. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan pendekatan cross sectional study. Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Jumlah populasi 60 orang,  dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 38 orang. Dari hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara pengetahuan ibu (ρ = 0,006) dengan status gizi anak usia 9 bulan di wilayah kerja puskesmas tinambung. Kesimpulan peneliti ada pengetahuan antara Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian MP ASI Terhadap Status Gizi Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tinambung.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA PEMILIK JAMBAN PLENGSENGAN DI DESA MINAKE KECAMATAN TANDUKKALUA KABUPATEN MAMASA Asri, Asri; Liliandriani, Andi; Kharisma, Kharisma
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.321 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.2591

Abstract

Lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bebas dari polusi yang kondusif bagi terwujudnya keadaan sehat, yaitu lingkungan yang bebas dari polusi, ketersedian air bersih, sanitasi lingkungan yang memadai, perumahan, pemukiman yang sehat, perncanaan kawasan yang berwawasan kesehatan, serta terwujudnya kehidupan masyarakat yang tolong menolong dalam memelihara nilai nilai budaya bangsa. Lingkungan mempunyai dua unsur pokok yang sangat terkait satu sama lain yaitu unsur fisik dan sosial. Lingkungan fisik mempunyai hubungan langsung dengan kesehatan dan perilaku sehubungan dengan kesehatan seperti polusi air akibat pembuangan limbah pabrik ke sungai atau ke tempat yang tidak semestinya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, kecacingan dan Lain lain. Lingkungan sosial seperti ketidakadilan sosial yang dapat menyebabkan kemiskinan yang berdampak terhadap status kesehatan masyarakat. Pada penelitian kali ini, Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dalam liter artur metode penelititan, kualitatif tidak hanya dimaknai sebagai jenis data, tetapi juga berhubungan dengan analisis data dan interpretasi atas objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel pengetahuan di ketahui jika kepemilikan jamban pelengsengan dengan pengetahuan yang masuk dalam kategori kurang adalah sebanyak 26 (35,1%) orang sedangkan yang untuk kategori cukup adalah 48 (64,9%) orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap responden tentang kepemilikan jamban plengsengan yang termasuk sikap buruk sebanyak 40 (54,1%), dan yang memiliki sikap baik sebanyak 34 (45,9%).
Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Di SMA Negeri 1 Polewali Muhrima, Iin; Liliandriani, Andi; Abidin, Urwatil Wusqa
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.4738

Abstract

Penyakit menular seksual atau disebut juga penyakit kelamin merupakan penyakit yang dapat ditularkan dengan melakukan hubungan seksual baik itu melalui vaginal, anal ataupun oral. Selain itu, dapat pula di tularkan melalui transfuse darah dan penggunaan jarum suntik dengan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pada remaja SMA Negeri 1 Polewali tentang penyakit menular seksual. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian quasi experiment dengan rancangan pre-test & post-test dengan diantarai oleh kegiatan penyuluhan. Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan convenience sample sebanyak 24 responden. Berdasarkan hasil analisis yang di dapatkan tingkat pengetahuan remaja di SMA Negeri 1 Polewali Hasil pada kategori pengertian IMS diperoleh tingkat pengetahuan baik sebanyak 15 responden (62.5%), Jenis – jenis IMS diperoleh tingkat pengetahuan kurang sebanyak 14 responden (58.3%), Cara Penularan IMS diperoleh tingkat pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (41.7%), Tanda dan gejala diperoleh tingkat pengetahuan cukup sebanyak 12 responden (50%), Faktor Risiko diperoleh hasil sebanyak 11 responden (45.8%), Pencegahan IMS diperoleh tingkat pengetahuan baik 15 responden (62.5%). Peneliti berharap ditingkatkannya kerjasama antar sektor pendidikan dengan kesehatan agar dapat bekerjasama dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan khususnya mengenai penyakit menular seksual dan kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BALITA 6 – 24 BULAN DI PUSKESMAS SALUGATTA KEC. BODONG-BUDONG KAB. MAMUJU TENGAH Liliandriani, Andi; Abidin, Urwatil Wusqa; Gusnining, Gusnining
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.2580

Abstract

Makanan Pendamping ASI sangat penting pada bayi setelah berusia 6 – 24 bulan, karna  ASI sudah tidak lagi mencukupi zat gizi yang dibutuhkan. Dalam hal ini pengetahuan tentang MP-ASI yang dimiliki ibu sangat berpengaruh. Adapun faktor yang mempengaruhi dalam memberikan MP-ASI antara lain pendidikan, dan umur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian makanan pendamping ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Salugatta Kecamatan Budong-budong Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Observational Analitik dengan desain penelitian Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Salugatta Kecamatan Budong-budong Kabupaten Mamuju tengah dengan sebanyak 83  responden. Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini dengan wawancara terstruktur yang berpedoman pada cheklist Ya atau Tidak. Hasil penelitian dari jumlah sampel 83 responden menunjukkan  pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI dengan tingkatan baik sebanyak 28 (93,3%), dan pengetahuan ibu  tentang  makanan pendamping ASI Kurang sebanyak 2 (3,8%) pemberian makanan pendamping ASI yang cukup sebanyak 2 (3,8%), dan pemberian makanan pendamping ASI yang kurang sebanyak 51 (92,3) 
GAMBARAN PENERAPAN MANAJEMEN KEBIDANAN TERHADAP CAKUPAN PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINUANG TAHUN 2022 Mukhaarrim, Muh Said; Liliandriani, Andi; Maslan, Maslan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4694

Abstract

Menurut hasil evaluasi program di Kabupaten Polewali Mandar, di daerah itu banyak bidan. Di Polewali Mandar tercatat hampir 35 kasus kematian bayi pada tahun 2018 dan 2019. Bayi terbesar di Provinsi Sulawesi Barat berada di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implikasi dari Gambaran Penerapan Manajemen Kebidanan terhadap Cakupan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Binuang Tahun 2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan protokol desk-top scribing untuk mendapatkan lebih banyak informasi. informasi mendalam tentang fungsi bidan desa di Wilayah Kerja Puskesmas Binuang. Ditunjukkan dengan adanya posyandu setiap bulannya, selesainya kegiatan kegiatan dan proyek, dan penggunaan data penginputan baik offline maupun online, hasil kajian mengenai analisis situasi menunjukkan bahwa kegiatan dan proyek yang dilakukan oleh petugas kesehatan berjalan sesuai rencana dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan puskesmas.
SOSIALISASI ALAT PERAGA SMART CLOCK SEBAGAI SRATEGI PEMBELAJARAN DI SDN 031 INPRES TUMPILING Liliandriani, Andi; Nengsi, Sri; Iqbal, Iqbal
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i2.5176

Abstract

SDN 031 INPRES Tumpiling merupakan sasaran kami dalam pengimplementasian produk pengabdian pada pelaksanaan program unasman membangun desa. Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di SDN 031 INPRES Tumpiling, di peroleh informasi bahwa metode belajar yang di gunakan selama pandemi Covid-19 yaitu di lakukan secara berkelompok atau di luar sekolah. Proses pembelajaran belum mampu memenuhi kriteria proses pembelajaran yang efektif, hal ini di sebabkan karna penyampaian materi dengan menggunakan metode konvensional, guru masih kurang menggunakan alat peraga, guru hanya menggunakan buku tema pembelajaran dalam menyampaikan konsep pembelajaran. Olehnya itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru dan peserta didik agar proses belajar mengajar lebih efektif utamanya dengan adanya penggunaan alat peraga “Smart Clock” sebagai strategi pembelajaran. Smart clock (jam pintar) adalah suatu alat peraga yang berbentuk jam, yang cara kerjanya di putar searah dengan jarum jam. Alat peraga ini dapat di gunakan untuk semua mata pelajaran pada semua tingkatan kelas. Dengan adanya produk ini, diharapkan dapat menjadi inovasi baru dalam proses belajar mengajar sehingga dapat dijadikan sebagai sarana dalam pembelajaran agar dapat mempermudah guru dalam penyampaian materi pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sehingga prestasi belajar peserta didik meningkat
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DROP OUT PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAPILLI Liliandriani, Andi; Abidin, Urwatil Wusqa; Diana, Alfi Syahri Futri
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 2, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i2.5909

Abstract

 Increasing drop out rates in contraceptive use can have an impact on population growth, which in turn affects welfare, quality of education, development and health, thereby reducing the quality of the population in a country. This study aims to identify risk factors that cause drop outs in contraceptive use among women of childbearing age (PUS) in the Mapilli Community Health Center area. The type of research used is analytical observational with a case control design. Samples were taken using the Lames How formula with a ratio of 1:1, and the total sample was 176 people. Data were analyzed using the chi square test and odds ratio test. The results of the study showed that there was a significant relationship between age (p=0.001) and the incidence of dropping out of contraceptive use, while knowledge (p=0.232), side effects (p=0.061) and husband's support (p=0.395) did not have a significant relationship with the incidence of drop out use of contraceptives in women of childbearing age in the working area of the Mapilli Health Center. Women at reproductive age who are classified as healthy have a tendency to experience drop outs (OR=5.051) or 5 times greater than women who are not reproductively healthy.