Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perlindungan Hukum bagi Korban Penyebarluasan Konten Pornografi dengan Motif Balas Dendam (Revenge Porn) Lina Karlina; Hasuri
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 6 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (September - Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i6.2713

Abstract

Penelitian ini meneliti perlindungan hukum bagi korban penyebaran konten pornografi yang dilakukan dengan motif balas dendam (revenge porn). Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan studi pustaka. Revenge porn merupakan distribusi gambar seksual individu tanpa izin yang melanggar Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik. Fenomena ini menyebabkan kerugian signifikan bagi korban, terutama perempuan, karena tindakan ini dianggap memalukan dan merendahkan. Perlindungan hukum yang dapat diberikan mencakup restitusi, konseling, layanan kesehatan, dan bantuan hukum. Penelitian ini juga menekankan pentingnya perlindungan hak asasi manusia sesuai dengan UUD 1945 yang mengharuskan negara untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga negaranya. Upaya pemulihan bagi korban revenge porn sangat penting untuk membantu mereka mengatasi dampak psikologis dan sosial dari tindakan tersebut, sehingga mereka dapat melanjutkan hidup dengan lebih baik.
Legal Analysis Of The Resolution of The Trademark Plagiarisme Dispute Between MS Glow And PS Glow Sulasno; Cindi Nur Febriani; Nada Salsabila Kusuma; Hasuri; Berthanila, Rethorika
Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 9 No. 2 (2025): Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ajudikasi.v9i2.gqwqdv20

Abstract

A brand is an identification mark that is used to specifically differentiate between one product and another product. Trademarks are in the form of images, logos, names, words, letters, numbers, color schemes, two and/or three dimensions, sounds, holograms, or a combination of both. The factors above are to differentiate goods and/or services produced by individuals or legal entities in the context of trading goods and/or services. As technology and information develop, there are many disputes regarding brands. Like the MS Glow and PS Glow brand trophies which are widely discussed due to brand plagiarism trophies. The aim of this research is to find out how the Ms Glow and Ps Glow Trademark Dispute is resolved and legal protection efforts for the MS Glow and PS Glow trademarks. This research uses qualitative research methods and a normative type of research with a literature approach. Data search was carried out by reviewing and tracing related laws and regulations, books, literature, articles and documents regarding the study of trade secret issues. The results of this research were that settlements were carried out in two Commercial Courts. The lawsuit at the Medan Niaga District Court was won by Ms Glow, while the lawsuit at the Surabaya Niaga District Court was won by Ms Glow. The decision at the Surabaya Niaga District Court found that the Ms Glow brand used did not comply with the registered brand class
Edukasi Stop Bullying di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang: Upaya Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Kesehatan Mental Siswa Berthanilla, Rethorika; Hasuri; Endang Tri Santi; Marthalena; Indrianti Azhar Firdausi; Salma, Putri
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.zcbqp547

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi akademik siswa. Penelitian menunjukkan bahwa bullying dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan penurunan motivasi belajar pada korban. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang stop bullying kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan pembagian materi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% siswa memahami lebih baik tentang bullying dan dampaknya, sedangkan 72% siswa merasa lebih percaya diri untuk melaporkan kejadian bullying. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah menciptakan perubahan perilaku jangka panjang, terutama terkait pelaporan dan perlindungan korban. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih tegas dari pihak sekolah untuk mendukung upaya pencegahan bullying dan memastikan perlindungan yang memadai bagi korban. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penyuluhan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.