Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA KARANGPRING KECAMATAN SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER Faisol, Achmad; Qurtubi, Moh
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2023): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v3i2.2651

Abstract

Keluarga merupakan pusat pendidikan yang pertama dan utama. Di dalam keluarga inilah anak pertama kalinya mendapatkan didikan dan bimbingan, karena sebagian besar pendidikannya pun banyak diterima dari lingkungan keluarga. Sehingga pendidikannya pun banyak diterima dari lingkungan keluarga tersebut. Pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang sangat penting terutanma pendidikan Islam, yang mutlak harus dilakukan oleh kedua orang tuanya sejak dini sampai dewasa. Selain itu keluarga juga berfungsi sebagai peletak dasar pembentukan pribadi anak. Dan Dalam hal ini peran orang tua sebagai pendidik yang pertama dan utama sangat dibutuhkan. Mengingat pentingnya peraanan orang tua dalam pendidikan keluarga, di mana semua pengetahuan dan pengalaman yang diterimanya (oleh anak) baik melalui penglihatan, pendengaran, ataupun tingkah laku yang berasal dari orang tua akan mempengaruhi dan mewarnai terhadap pembentukan pribadi anak, maka setiap kata, sikap dan tingkah laku orang tua merupakan cermin si anak dan akan mewarnai kahidupannya. Demikian pula dengan Bias Gender yang ada dalam keluarga ataupun masyarakat secara luas akan sangat berdampak bagi psikologis anak dalam kehidupannya di masa yang akan datang.Dengan demikian untuk keberhasilan pendidikan dalam keluarga harus didukung oleh suasana yang kondusif dari keluarga atau orang tua itu sendiri, serta lingkungan dan teman pergaulan anak. Dalam pendidikan gender, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mendidik dan mengarahkan anak-anaknya, karena apabila dalam satu keluarga tersebut terjadi bias gender maka hal ini akan sangat berpengaruh pada pola pikir anak-anaknya dimasa yang akan datang. Adapun yang menjadi fokus dari studi ini adalah mencari sedetail-detailnya tentang hubungan suami isteri dan antara anak laki-laki dan perempuan dalam keluarga dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1)Bagaimanakah pandangan Masyarakat desa Karangpring SukorambiJember tentang kewajiban mendidik anak bagi kedua orang tua?; (2) Bagaimanakah pandangan Masyarakat desa Karangpring SukorambiJember tentang keteladanan yang harus diberikan oleh kedua orang tua?; (3) Bagaimanakah pandangan Masyarakat desa Karangpring SukorambiJember tentang Keadilan terhadap semua anak? Dan tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengungkapkan pandangan Masyarakat desa Karangpring SukorambiJember tentang kewajiban mendidik anak bagi kedua orang tua; (2) Untuk mendiskripsikan pandangan Masyarakat desa Karangpring Sukorambi Jember tentang keteladanan yang harus diberikan kedua orang tua pada anak-anaknya; (3) Untuk menjelaskan pandangan Masyarakat desa Karangpring SukorambiJember tentang Keadilan terhadap semua anak dalam memberikan pendidikan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan metode analisis data Purposive Sampling dan Quota Sampling yaitu pengambilan sample berdasarkan atas cirri-ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya dan sampel yang akan ditarik diusahakan supaya mempunyai sifat-sifat seperti populasi tersebut. Untuk menjawab semua pertanyaan di atas, dalam skripsi ini ditempuhdengan penelitian teoritis dan empiris, dalam penelitian teoritis penulis menggunakan metode induksi, deduksi, komparasi. Sedangkan dalam penelitian empiris penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, interview, dokumentasi dan angket. Adapun populasi dari penelitian ini adalah semua komponen masyarakat yang ada di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember dan sampel penelitiannya adalah orang tua yang tinggal di desa tersebut sebanyak 84 KK, dengan menggunakan rumus          F P =           X 100%          N    Adapun dari analisis data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa Pandangan masyarakat desa Karangpring tentang kewajiban mendidik anak bagi orang tua adalah suatu hal yang wajib untuk dilaksanakan. Dan dengan adanya sikap orang tua yang menganggap bahwa pedidikan terhadap anak adalah suatu hal yang wajib, berarti orang tua sudah melaksanakan salah satu tanggung jawab yang diamanahkan Allah yaitu mendidik anak-anaknya. Dan yang berhak atau yang berkewajiban dalam mendidik anak-anaknya adalah kedua orang  tua. Dan yang berkewajiban untuk memberikan teladan bagi anak-anaknya adalah kedua orang tua, mereka berpendapat bahwa peran ayah dan ibu dalam memberikan teladan pada anak-anaknya sangatlah besar. Demikian pula dengan  Keadilan orang tua dalam memberikan pendidikan terhadap anak-anak dalam keluarga. Mereka berpendapat bahwa berbuat adil dan bijaksana terhadap semua anak adalah suatu hal yang seharusnya.
ULUL ALBAB DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Faisol, Achmad
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v2i1.2655

Abstract

  Pendidikan merupakan  kebutuhan dasar manusia yang sangat penting untuk saat ini dan akan datang  dalam rangka meningkatkan keintelektualan dan keagungan akhlak manusia. Bahwa dengan pendidikan manusia akan dibimbing, dibina, diarahkan untuk memperoleh ilmu pengetahuan dengan berbagai macam metode. Sehingga manusia mampu memahami berbagai fenomena alam yang diciptakan Allah. Pendidikan Ulul Albab ini ialah  pendidikan untuk mencapai kecakapan  hidup yang inovatif berdasarkan  kewajiban atau keharusan yang lahir dari fitrah manusia. Oleh sebab itu sebagai acuan pendidikan hal yang pertama adalah menjadikan manusia memiliki pengetahuan yang benar dan pilihan terhadap kata” perubahan”. Yang tidak mengubah ejaan dan tampilnya sendiri.yakni dengan menjadikan insanUlul Albab dalam kehidupan yang majemuk (plural) dan beranekaragam ini secara utuh dan sungguh- sungguh. Karena insane Ulul Albab ialah sosok manusia yang selalu berusaha keras dalam setiap aktivitasnya untuk mengambil hikmah yang  Allah ciptakan  di jagad raya ini, dan selalu bisa mengobati dirinya sendiri bila mana ia jatuh menghadapi masalah dengan mengharap pertolongan Allah. Ulul Albab ini akan mampu menciptakan suasana kondusif (menunjang), dan mampu memberikan faedah atau manfaat baik diri pribadi maupun kepada bangsa Negara. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggambarkan atau menjelaskan keadaan atau istilah yang lebih dikenal dengan deskriptif. Dan juga menggunakan studi leteratur (teks). Dalam penelitian studi teks ini penulis mengambil nstudi pustaka yang seluruh subtansinya membutuhkan olahan filosofis atau teoritik denagan menggunakan deskriptif analysis. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan tehnik library research yaitu penyelidikan kepustakaan dengan membaca, memilah buku-buku primer maupun sukunder yang ada kaitannya dengan obyek kajian. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Sesuai dengan jenis data yang diperlukan dari penelitian ini maka tehnik analisa datanya menggunakan contens analysis yaitu suatu metode analisa data yang mengfokuskan pada isi suatau obyek penelitian. Dengan tehnik ini data yang diperoleh akan dipilah-pilah untuk melakukan pengelompokan   atas data yang ada atau sejenis, dan selanjutnya dianalis isinya sesuai dengan objek yang dibutuhkan secara konkrit. Pembahasannya diuraikan dengan menggunakan beberapa pendekatan yakni deduktif induktif dan komparasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Alul Albab adalah suatu model pendidikan yang mengembangkan fitrah manusia pendidikan yang lebih menekankan pada keintelektualan dan akhlak dengan berbagai macam metode  yang sesuai dengan kondisi. Dengan tujuan agar mampu menjadikan manusia yang tangguh memiliki ilmu pengetahuan yang luas baik dari segi imtaq dan iptek. Profesional dalam semua bidang ilmu pengetahuan, selalu kreatif dan inovatif dalam menghadapi perubahan dan permasalahan yang menjunjung tinggi nilai ketauhidan dan sunnah Rasul. Pada bagian akhir penulis skripsi ini berisi tentang kesimpulan yang mengatakan bahwa pendidikan Ulul Albab adalah pendidikan yang mencakup pengembangan seluruh aspek fitrah peserta didik; aspek spiritual, intelektual, imajinasi, fisik, ilmiah dan bahasa, baik secara individual maupun kolektif dan mendorong semua aspek tersebut berkembang kearah kebaikan dan kesempurnaan. Tujuan akhir pendidikan ini terletak pada perwujudan ketundukan yang sempurna kepada Allah, baik secara pribadi, komunitas, maupun seluruh umat manusia.Dengan demikian, pembahasan ini lebih menekankan pada kajian yang relevan  dengan judul “Ulul Albab Dalam Perspektif Pendidikan  
The Effect of Accounting Information System Implementation and Human Resource Competence on the Financial Reporting Quality of Public Service Agencies in the Indonesian Navy Pratama, Mardiyanto Aris; Faisol, Achmad; achmad, Mohamad
Journal of Industrial Engineering & Management Research Vol. 6 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : AGUSPATI Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7777/jiemar.v6i3.593

Abstract

The Public Service Agency (BLU) is a government institution oriented toward public service, operating under a flexible, efficient, and productive financial management system. Several work units within the Indonesian Navy (TNI AL) have been designated as BLUs; however, in practice, they still face various challenges in preparing financial reports, such as reconciliation discrepancies, budget deficits (pagu minus), and account classification errors. Although various accounting information system applications—such as SAKTI, e-Rekon, and BIOS—have been implemented, their effectiveness remains hindered by limited training, low digital literacy, and dependence on internet connectivity. On the other hand, human resource (HR) competency also poses a major issue, as the number of personnel who have received financial training remains very limited. This study aims to analyze the influence of accounting information systems and HR competency on the quality of financial reports, as well as to examine the policies, strategies, and efforts to improve the financial reporting quality of BLUs within the Indonesian Navy. The study population consists of 138 BLU Account Staff personnel in TNI AL, with a sample size of 103 determined using Slovin's formula. Key informants include the Heads of TNI AL Dental and Oral Health Centers (Ladokgi R.E. Martadinata and Yos Sudarso), the Heads of Naval Hospitals (Rumkital Marinir Cilandak, dr. Midiyato S., dr. Mintohardjo, and dr. Ramelan). The research method used is a mixed-method approach. The findings of this study reveal that: 1) The implementation of accounting information systems has a positive and significant effect on the quality of financial reports; 2) HR competency has a positive and significant effect on the quality of financial reports; 3) Accounting information systems and HR competency simultaneously have a positive and significant effect on the quality of financial reports; and 4) The general policy formulated in this research emphasizes improving the quality of financial reporting in TNI AL’s BLUs through enhancing accounting information systems and HR competency. This policy is translated into three key strategies: First, leveraging advancements in science and technology to address integration issues in accounting information systems within TNI AL’s BLUs; Second, enhancing financial IT training through technological developments and inter-agency collaboration; and Third, improving the digital literacy of financial personnel in the Indonesian Navy to meet public transparency demands.