Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Gema Wiralodra

PENGARUH PENINGKATAN KREDIT BPR, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN Fitri Rizkiyah, Tiara; Nurhayati, Nunung
Gema Wiralodra Vol 11 No 2 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i2.135

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang masih sulit terpecahkan hampir di setiap daerah di Indonesia. Tingkat kemiskinan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya Pemberian Kredit oleh BPR, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan pengangguran terbuka. Oleh sebab itu, studi ini meneliti tentang bagaimanakah pengaruh peningkatan Kredit BPR, Peningkatan PDRB,dan Peningkatan tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2010-2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier panel data dengan bantuan Eviews 8.0 dengan Fixed Effect Model digunakan sebagai teknik analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peningkatan Kredit BPR berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0144. (2) PDRB tidak berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,1016 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0,024. (3) Pengangguran berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan positif dengan nilai koefisien yang di peroleh sebesar 0.137. Selanjutnya secara simultan bahwa Kredit BPR, PDRB dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Barat sebesar 43,3%. Sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lainnya.
PENGARUH PENINGKATAN KREDIT BPR, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN Tiara Fitri Rizkiyah; Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 11 No. 2 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i2.135

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang masih sulit terpecahkan hampir di setiap daerah di Indonesia. Tingkat kemiskinan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya Pemberian Kredit oleh BPR, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan pengangguran terbuka. Oleh sebab itu, studi ini meneliti tentang bagaimanakah pengaruh peningkatan Kredit BPR, Peningkatan PDRB,dan Peningkatan tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2010-2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier panel data dengan bantuan Eviews 8.0 dengan Fixed Effect Model digunakan sebagai teknik analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peningkatan Kredit BPR berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0144. (2) PDRB tidak berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,1016 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0,024. (3) Pengangguran berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan positif dengan nilai koefisien yang di peroleh sebesar 0.137. Selanjutnya secara simultan bahwa Kredit BPR, PDRB dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Barat sebesar 43,3%. Sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lainnya.
Investigasi Dampak COVID-19 pada Perkembangan UMKM dan Tingkat Pengangguran di Provinsi Jawa Barat Tiara Fitri Rizkiyah; Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 2 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v13i2.294

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan kondisi perekonomian di Indonesia pada tahun 2021 mengalami penurunan pertumbuhan secara signifikan. Hal itu berimbas pada penurunan jumlah UMKM dan menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi PDRB Kabupaten Indramayu. Selain itu, sebelum adanya pandemi COVID-19 tingkat pengangguran di Kabupaten Indramayu mengalami peningkatan. Tujuan penelitian yakni menginvestigasi, mendeskripsikan dan menganalisis seberapa besar pengaruh UMKM dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method. Hal itu karena pada penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif dan kualitatif dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan SPSS versi 26. Kemudian diinterpretasikan hasil kemudian dilanjutkan dengan analisis data kualitiatif yang bertujuan untuk mengkonfirmasi hasil dari penelitian kuantitatif. Secara simultan, perkembangan UMKM dan pengangguran mampu berpengaruh secara signifikan terhadap PDRB, penyebabnya karena perkembangan UMKM dan pengangguran saling berhubungan. Peningkatan jumlah perusahaan akan meningkatkan jumlah output yang akan dihasilkan sehingga lapangan pekerjaan meningkat dan akan mengurangi pengangguran atau dengan kata lain akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.