Di Kota Malang, masih banyak anak muda yang ingin menikah sebelum waktunya. Jumlah permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kota Malang meningkat setiap tahunnya. Salah satu faktor yang menyebabkan fenomena anak tanpa bapak di Indonesia adalah ketidakmampuan generasi Z untuk mempersiapkan pernikahan. Studi ini bertujuan untuk menentukan seberapa jauh Generasi Z laki-laki di Kecamatan Blimbing melihat keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Metode pengumpulan data adalah angket atau kuesioner, dan metode analisis adalah persentase. Studi ini menunjukkan bahwa: 1) Pandangan generasi Z tentang menjadi ayah dianggap positif. Sebagian besar responden berpendapat bahwa menjadi ayah memerlukan persiapan dan sulit, tetapi dapat dipelajari dengan berbagai cara; 2) Generasi Z akan menerapkan pola asuh demokratis saat menjadi orang tua; dan 3) Persepsi generasi Z laki-laki tentang pentingnya mendidik ayah sangat tinggi. Sebagian responden berpendapat bahwa partisipasi ayah dalam pengasuhan anak berdampak positif pada perkembangan anak.