Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Information System

Pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk di Kota Tegal) Prasetyono, Agus; Indriasih, Dewi
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v1i1.9

Abstract

Bagi Perbankan Syariah, kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang telah dilakukan oleh setiap karyawan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif untuk mencapai tujuan perusahaan. Adapun tujuan perbankan syariah pada umumnya antara lain, dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabah, dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DP3) baik tabungan, deposito dan giro serta dapat memberikan kredit atau pembiayaan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan aset perusahaan serta memberikan laba yang maksimum bagi perusahaan dan stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kepuasan kerja. 2) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kepuasan kerja. 3) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan. 4) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan. 5) Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. 6) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. 7) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. Responden dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Para responden tersebut merupakan karyawan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk di Kota Tegal baik karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) PLS 3.0 sebagai alat analisisnya. Hasil analisis data membuktikan bahwa variabel self esteem dan self efficacy berpengaruh terhadap kepuasan kerja, variabel self esteem berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, variabel self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, self esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
Locus of Control, Self-Efficacy, dan Modal Sosial: Faktor Penentu Kinerja Penyuluh KB Pemalang Tahun 2022 Dwita Susilowati, Agnes; Subroto, Setyowati; Suwandi, Suwandi; Prasetyono, Agus; Ferris, Ferris
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v2i1.36

Abstract

Tidak tercapainya target yang telah ditentukan baik mengenai capaian peserta KB aktif maupun target peserta KB baru mencerminkan bahwa kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang masih kurang optimal karena dalam melakukan sosialisasi belum dapat menggerakan masyarakat ikut berperan serta dalam program khususnya Keluarga Berencana. Tidak maksimalnya kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang dalam bidang pengendalian kependudukan dan program Keluarga Berencana selain dilihat dari tidak tercapainya target yang ditentukan juga karena kurangnya kedisiplinan fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang di bidang pengawasan dan pengendalian kependudukan dan Keluarga Berencana. Metode pada penelitian kuantitatif menggunakan teknik metode survei dan teknik pengumpulan data dalam bentuk kuesioner dan kepustakaan. Dari pengujian parsial locus of control kepada kinerja menggunakan uji t ternyata diperoleh nilai thitung 2,173 dan nilai signifikansi 0,034, Dari uji parsial pengalaman kerja terhadap prestasi kerja menggunakan uji t bernilai thitung 4,141, nilai signifikansi 0,000. Dari hasil uji parsial budaya kerja terhadap prestasi kerja dengan uji t bernilai thitung 2,105 dan nilai signifikansi 0,040. Dari uji simultan SPSS diperoleh nilai Fhitung 92,813 dengan jumlah nilai signifikansi 0,000. Kesimpulannya pengaruh locus of control terhadap kinerja penyuluh keluarga berencana pada Dinas Sosial. Terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh modal sosial terhadap adanya kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh signifikan locus of control, self-efficacy dan modal sosial secara bersama-sama terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Penelitian ini menemukan bahwa locus of control, self-efficacy, dan modal sosial secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi untuk meningkatkan keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial dapat berdampak positif pada kinerja penyuluh KB Dinas Sosial.