Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DESIGN THINKING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN USABILITAS DAN INTERFACE QUALITY PADA ASWAYA trista ayunda, afifah; Wahyu Tisno Atmojo; Erick Dazki; Masriah
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 5 No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jnastek.v5i4.321

Abstract

Aswaya merupakan Learning Management System (LMS) yang dikembangkan Universitas Pradita untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa, mulai dari penyampaian materi, pengumpulan tugas, hingga interaksi dengan dosen dan mahasiswa. Namun, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pemanfaatan Aswaya belum sepenuhnya efektif dan masih belum memenuhi harapan manajemen. Kendala utama dialami pengguna terkait desain antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang dinilai kurang optimal, sehingga menurunkan kenyamanan serta motivasi dalam menggunakan platform tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, digunakan metodologi Design Thinking yang berfokus pada kebutuhan pengguna melalui pendekatan kreatif dan iteratif. Proses evaluasi dilakukan dengan pengujian prototipe menggunakan System Usability Scale (SUS) dan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ). Hasilnya, skor SUS pada iterasi pertama mencapai 75 dan nilai PSSUQ pada iterasi kedua sebesar 6. Temuan ini menunjukkan bahwa Aswaya telah memenuhi standar kegunaan yang baik, meskipun peningkatan pada kualitas informasi masih diperlukan.
Analisis Sentimen Masyarakat Indonesia Terhadap Aplikasi Threads di Twitter Menggunakan Naïve Baiyes Fredrick Lim; Afifah Trista Ayunda
JUSIFO : Jurnal Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2023): JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi) | December 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jusifo.v9i2.19965

Abstract

Threads, a new application released by Meta in mid-2023, has sparked discussions across various social media platforms. This application has been widely compared to Twitter. This research aims to analyze the sentiment of Indonesian society regarding the emergence of Threads on social media. Various opinions were collected from Twitter posts and analyzed using the Naïve Bayes algorithm in RapidMiner to classify each public response. The results show that 28.8% of respondents view the introduction of Threads positively, while 71.2% express negative sentiment. Therefore, Threads should improve its application by adding additional features to gain broader acceptance among users. Although this research has not validated using other algorithms, it provides a general overview of the public's response to the newly emerging Threads application.
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAIVE BAYES DALAM ANALISA SENTIMEN TERHADAP TREND TIKTOK Wahyu Tisno Atmojo; Ericka Keisya; Afifah Trista Ayunda
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIKomSiN) Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Tikomsin, Vol 13, No.2, Oktober 2025
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30646/tikomsin.v13i2.1015

Abstract

Social networking is becoming more and more important. Social media's purpose has evolved from its first appearance as a place just for self-actualization to include online buying and selling, self-actualization, and other functions. Tik tok is one of the social media platforms that is currently in high demand; opinions about its rise are mixed and include both positive and negative aspects. The goal of this study is to closely examine and comprehend how people react to the phenomena of Tiktok's development by keeping an eye on user-generated material in tweets and the evolution of sentiment over time. This experimental study suggests using the Naïve Bayes Algorithm as a sentiment analysis method to examine how Twitter users are responding to the TikTok craze. In-depth insights into the dynamics of Twitter users' reactions to the TikTok trend are sought by this research, which combines sentiment analysis technology with Confusion Matrix performance evaluation. According to the sentiment analysis results, the majority of user comments are neutral (57.03%), followed by critical (33.20%) and affirmative (9.77%) remarks. This illustrates the nuanced reactions that people have had to the TikTok movement, in which the majority of users share their ideas in an unbiased manner. The significance of this research lies in its ability to provide an answer.
Sentiment Analysis of Roblox Genres on TikTok: Roleplay, RPG, and Horror using Naïve Bayes Dermawan, Keisha Jovie; Sabrina, Nur Amalina; Michelle, Greycia Febrina; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pkbfwq48

Abstract

Popularitas platform gim Roblox di Indonesia tercermin dari tingginya volume interaksi pengguna di media sosial TikTok. Namun, data komentar yang masif tersebut bersifat tidak terstruktur dan banyak menggunakan bahasa tidak baku (slang), sehingga menyulitkan pengembang untuk mengidentifikasi preferensi pemain secara spesifik terhadap genre tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen pengguna dan melakukan studi komparatif preferensi terhadap tiga kategori gim utama dalam ekosistem Roblox, yaitu Roleplay, RPG, dan Horror. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan 3.000 data komentar melalui teknik scraping pada video TikTok yang diunggah periode Juni hingga Desember 2025. Data tersebut melalui tahapan pra-pemrosesan yang komprehensif, meliputi pembersihan data, normalisasi teks berbasis kamus slang, dan ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF. Klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes dengan penerapan teknik oversampling untuk menangani ketidakseimbangan kelas data. Hasil pengujian model menunjukkan performa yang baik dengan tingkat akurasi global sebesar 77,78% dan nilai Presisi pada kelas Negatif mencapai 91%. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa distribusi sentimen global didominasi oleh sentimen Netral (40%) dan Negatif (33%), sedangkan sentimen Positif hanya 26%. Analisis komparatif menunjukkan bahwa genre RPG memiliki rasio sentimen negatif tertinggi akibat keluhan teknis seperti lag, sedangkan genre Horror mencatat sentimen positif yang signifikan di mana respon emosional "takut" diinterpretasikan sebagai kepuasan. Kesimpulannya, stabilitas teknis dan pengalaman emosional menjadi faktor determinan utama dalam preferensi pemain.
Implementation of KAMI Index for IT Risk Management at PT. X Sabrina, Nur Amalina; Dermawan, Keisha Jovie; Wulandari, Annisa; Fadlillah, Muhammad Hafidz; Hidayat, Vicho Yunanda; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/nrwrys87

Abstract

Keamanan informasi menjadi aspek yang sangat penting bagi perusahaan yang bergantung pada teknologi informasi dalam operasional bisnisnya. PT. X sebagai pengelola pusat perbelanjaan modern memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap sistem elektronik seperti membership, pembayaran, CCTV, dan perparkiran, sehingga membutuhkan pengelolaan keamanan informasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan keamanan informasi PT. X menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) Versi 5.0 yang dikembangkan oleh BSSN. Metode penelitian dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara terstruktur dengan Kepala Departemen IT, kemudian hasilnya diolah menggunakan lembar kerja resmi Indeks KAMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X berada pada kategori Sistem Elektronik Tinggi dengan skor total 563 dan tingkat kematangan berada pada level I+ (Pemenuhan Kerangka Kerja Dasar). Area dengan skor tertinggi adalah Teknologi dan Keamanan Informasi, sementara kelemahan utama terdapat pada Pengelolaan Risiko dan Pelindungan Data Pribadi. Kesenjangan utama meliputi belum adanya penetapan risk appetite, belum tersedianya prosedur pemusnahan data pribadi, minimnya dokumentasi kebijakan keamanan informasi, serta belum diterapkannya patch management secara rutin. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada penyusunan kebijakan keamanan informasi formal, penerapan patch management, penyusunan SOP pemusnahan data, serta penetapan toleransi risiko. Temuan ini diharapkan dapat membantu PT. X dalam menyusun prioritas peningkatan keamanan informasi serta memberikan kontribusi terhadap literatur penerapan Indeks KAMI di sektor retail dan pusat perbelanjaan.
Information Security Evaluation Based on KAMI Index 5.0 (2023) at PT X Michelle, Greycia Febrina; Modami, Nickel; Manopo, Ephraim Eleazar Reva; Kurniawan, Muhamad Rafly; Enditama, Danendra Rafi; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2026): May: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/etg50932

Abstract

Transformasi digital di sektor jasa keuangan menuntut adanya jaminan keamanan informasi yang tangguh untuk melindungi data strategis dari ancaman siber yang semakin kompleks. PT X, sebagai institusi strategis yang mengelola investasi dan aset publik, menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan operasional sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dengan kepatuhan terhadap regulasi privasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan (maturity level) keamanan informasi dan mengidentifikasi celah risiko pada PT X menggunakan instrumen Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Versi 5.0 yang diselaraskan dengan standar ISO/IEC 27001:2022. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara, observasi dokumen, dan pengisian dashboard assessment yang mencakup tujuh area evaluasi. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada November 2025, Sistem Elektronik pada PT X diklasifikasikan dalam kategori "Tinggi" dengan skor 21. Hasil akhir evaluasi menunjukkan status "Cukup Baik" dengan rincian tingkat kematangan yang bervariasi: Tata Kelola (III+), Pengelolaan Risiko (III+), Kerangka Kerja (II), Pengelolaan Aset (II), Teknologi (III+), dan Pelindungan Data Pribadi (I+). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun aspek tata kelola dan kontrol teknologi telah terdefinisi dengan baik, terdapat kesenjangan signifikan pada formalisasi dokumentasi kerangka kerja dan kepatuhan terhadap UU PDP yang masih berada pada level awal. Kesimpulannya, prioritas perbaikan strategis harus difokuskan pada penyusunan kebijakan privasi data dan manajemen siklus hidup aset untuk mencapai target kepatuhan yang optimal.
Evaluation of Information System Governance Using COBIT 4.1 and Index KAMI to Measure Maturity and Security Levels in Bank Maju Untoro, Elianna Katherine; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2026): May: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/rtwth195

Abstract

The development of information technology requires the banking sector to implement measurable IT governance and information security to ensure operational reliability and customer data protection. However, many financial institutions, including Bank Maju, do not yet have a comprehensive picture of the maturity of IT governance and information security in an integrated manner. This study aims to evaluate the maturity of information technology governance using the COBIT 4.1 framework and to assess information security readiness using the KAMI Index version 5.0. This study uses a case study method with a descriptive qualitative approach through document analysis, observation, and assessment of IT processes in four COBIT 4.1 domains: Plan and Organize, Acquire and Implement, Deliver and Support, and Monitor and Evaluate, and five main areas of the KAMI Index. The evaluation results show that Bank Maju’s IT governance maturity level is 3.58, or Level 3 (Defined Process), indicating that the process has been documented but not consistently and measurably implemented. The KAMI Index assessment shows information security readiness is in the Sufficient/Moderate category, with major weaknesses in risk management, asset management, and personal data protection. These findings indicate that weaknesses in IT governance directly impact the low effectiveness of risk management and information security. This research contributes to this by providing an integrated evaluation approach that links IT governance and information security readiness as a basis for formulating improvement recommendations in the banking sector.
Analisis Sentimen Komentar YouTube terhadap Rumor Peluncuran iPhone 17 Menggunakan Web Scraping dan Studi Komparatif Algoritma Klasifikasi Modami, Nickel; Manopo, Ephraim Eleazar Reva; Enditama, Danendra Rafi; Ayunda, Afifah Trista
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v9i2.5684

Abstract

Peluncuran produk teknologi seperti iPhone senantiasa memicu diskusi masif yang merefleksikan persepsi publik terhadap inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap rumor peluncuran iPhone 17 memanfaatkan data media sosial. Sebanyak 1.077 komentar YouTube diproses menggunakan pendekatan Text Mining dan pembobotan TF-IDF untuk diklasifikasikan menggunakan algoritma Naive Bayes, Random Forest, dan K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil analisis menunjukkan sentimen positif mendominasi sebesar 43% yang didorong antusiasme fitur kamera, diikuti sentimen negatif sebesar 38,8% yang menyoroti isu harga dan desain. Evaluasi model menunjukkan Random Forest sebagai algoritma terbaik dengan akurasi uji 69,2% dan validasi silang 65,68%, mengungguli algoritma lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan persepsi pasar Indonesia, menyimpulkan bahwa meskipun loyalitas merek Apple kuat, faktor harga dan inovasi fungsional menjadi penentu utama penerimaan produk.
USER ACCEPTANCE TESTING DAN EVALUASI HEURISTIK PADA REDESAIN SISTEM E-PROCUREMENT MODUL VENDOR Benedicta, Laurence; Ayunda, Afifah Trista
Information System Journal Vol. 8 No. 02 (2025): Information System Journal (INFOS)
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/infosjournal.2025v8i02.2436

Abstract

Isu pokok dalam penelitian ini adalah masalah pada desain e-procurement modul vendor PT X yang memiliki usability kurang optimal, tata letak tidak konsisten, dan tidak selaras dengan Design System perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perancangan ulang (redesain) UI/UX sistem tersebut untuk meningkatkan usability dan konsistensi. Metode/pendekatan yang digunakan adalah Lean UX untuk proses perancangan yang cepat, serta metode campuran (mixed-method) untuk evaluasi. Evaluasi ini mengkombinasikan User Acceptance Testing (UAT) kualitatif dan Heuristic Evaluation (HE) kuantitatif dengan 4 pakar UI/UX. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Pengujian UAT mencapai status 100% "Pass" setelah dua iterasi, membuktikan desain baru telah memenuhi kebutuhan fungsional. Sementara itu, pengujian HE menghasilkan skor rata-rata severity rating 0,437, jauh di bawah 1.0 (batas "masalah kosmetik"), yang mengkonfirmasi usability sangat tinggi dan tidak adanya masalah urgen.
Perancangan Prototype Website Desain Interior Garis Nuansa Berbasis User-Centered Design Dengan Fitur Kustomisasi Desain Dan Project Tracking Damien Hugo Heriyando; Afifah Trista Ayunda
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v6i1.200

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong terjadinya perubahan signifikan dalam sistem layanan di berbagai sektor industri, termasuk pada bidang desain interior. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tersebut adalah penggunaan website interaktif sebagai media untuk meningkatkan efisiensi layanan, transparansi proses kerja, serta kualitas pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype website desain interior Garis Nuansa berbasis User-Centered Design yang dilengkapi dengan fitur kustomisasi desain dan project tracking. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode prototype yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan cepat, pembangunan prototype, serta evaluasi pengguna. Pengujian usability dilakukan dengan metode Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) terhadap 46 responden. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata usability sebesar 4,22 dari skala 1–5 yang menandakan bahwa prototype website memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik, tampilan yang menarik, serta fitur yang fungsional dan informatif. Oleh karena itu, prototype website ini diharapkan dapat mendukung proses transformasi digital bisnis desain interior Garis Nuansa melalui peningkatan transparansi, keterlibatan pengguna, dan kepuasan klien.